Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

Sistem Informasi Integrasi Kepramukaan Berbasis Mobile dan Android - Mentoring 29 Oktober 2014



Laporan mentor monitoring Heru Tjatur tahap I

Dari: Heru Tjatur

Tanggal: 2014-10-29 23:01 GMT+07:00

Subject: Laporan: Mentoring Sistem Informasi Integrasi Kepramukaan Berbasis Mobile dan Android

Kepada: Info Cipta Media Bersama

Penetapan platform aplikasi dan informasi pengembang aplikasi web dan mobil

  1. Berdasarkan pengalaman dan ketersediaan sumberdaya (skill & fund), kami rekomendasikan untuk fokus pada platfrom web (termasuk mobile-site) dan Android Apps
  2. Platform web pun diharapkan memanfaatkan adaptive/responsive-design, sehingga cukup satu web app untuk melayani desktop & mobile browser.
  3. Untuk melayani aplikasi tersebut diputuskan untuk menggunakan layanan komputasi awan (Cloud Computing) dengan pertimbangan utama biaya, pemeliharaan, dan keleluasaan.

Proses pengembangan aplikasi dan hal-hal yang perlu mendapatkan perhatian

  1. Selain menyarankan untuk menggunakan pendekatan gamifikasi dalam pengembangan aplikasi, tim mentor juga menekankan untuk fokus pada fitur-fitur aplikasi kepramukaan dan menyediakan fasilitas bagi target pengguna, anggota pramuka dan pembina-nya. Ini untuk membatasi agar tidak melebar pada fitur-fitur media sosial, dan lebih menyarikan temuan-temuan dari survey yang dilakukan penyelenggara.
  2. Mencoba melihat opsi proses digitalisasi aktivitas yang biasa dilakukan dalam kepramukaan, misalnya: proses ’sertifikasi’ untuk mendapatkan emblem kecakapan, jambore digital, atau yang lain.
  3. ‘Memaksa’ penerima hibah untuk melihat bahwa hibah ini adalah ‘modal awal’ yang harus bisa membuat kegiatan program ini berlanjut. Oleh karenanya mereka harus memikirkan untuk mulai berpikir pengembangan layanan & aplikasi kepramukaan ini bertahap. Tidak semua fitur yang teridentifikasi pada poin (2) harus muncul dalam rilis ini, tetapi akan berlanjut pada penyempurnaan versi-versi selanjutnya.
  4. Dalam proses mentoring tersebut Tim Mentor menghindari untuk berinteraksi langsung dengan Tim Developer agar apa yang dikembangkan murnii dari pemahaman Tim Kepramukaan yang akan mengelola dan mengembangkan layanan ini ke depan.
  5. Termasuk di dalam poin (3) adalah bagaimana Tim Kepramukaan mulai berpikir dan berupaya melibatkan pemangku kepentingan untuk mulai terlibat dalam mendukung pendanaan operasi dan penyempurnaan layanan yang berkelanjutan, misalnya KPDT Kabupaten Sukabumi, Kemenkominfo (melalui program Relawan TIK), Sekolah-sekolah yang menanungi Gugus Depan Pramuka, Kwarcab, Kwarda, dan mungkin Kwarnas. Tidak menutup kemungkinan dari kalangan sektor swasta melalui program-program CSR.

Di luar hal-hal tersebut ada beberapa administratif yang mendapatkan masukan, terutama hal-hal yang menyangkut Adminsitrasi anggaran dan keuangan program.

Target rills aplikasi: Medio Desember 2014. Hal ini akan sangat bergantung pada hasil User Acceptance Testing dan kesesuaian dengan rencana aplikasi.

Regards,

–tjatur

Tags:



October 2014 | CC BY-SA 3.0