Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

M-Pantau Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan - Mentoring 6 November 2015



Laporan mentor tahap II - Muhammad Irsyadul Ibad

From: Muhammad Irsyadul Ibad

Date: 2015-11-06 13:01 GMT+07:00

Subject: Panduan Perbaikan dan Tenggat untuk Wahid Institute

To: Gamal Wahid Institute, idaman andarmosoko, Siska Doviana, Biyanto Rebin, Heru Tjatur, Heru Tjatur, Widuri Doank

CC: Info Ciptamedia

Mas Gamal yth

Juga Mba Siska, Mas Idaman, Mas Tjatur, Mas Biyan

Mohon mencermati dokumen yang saya krimkan sebagai panduan penyusunan perbaikan ya. Saya menyarankan agar dokumen :dikerjakan di Google Docs untuk memudahkan saya ikut terlibat dalam penyusunan tersebut. Beberapa catatan: Tidak perlu repot menyusun latarbelakang mengingat kesepakatan kemarin mas Gamal perlu fokus pada kegiatan dan logika perencanaan kegiatan nggeh. Semua orang tentu ingin melihat output yang ditargetkan dapat dihasilkan. Dalam laporan Mas Gamal ada beberapa catatan tentang output. Namun saya ingin sedikit melampaui outut, melalui formulir dibawah saya ingin mengajak mulai memikirikan outcome (outcome mapping). Saya menyarankan pada periode yang singkat ini WI fokus pada: Perapian sistem pengelolaan dan pantau KBB sebagai alat kerja pemantauan; Ujicoba beberapa konteks penggunaan Pantau KBB. Mari mencoba membuat “testing activity” yang bisa dikerjakan cepat, direfleksikan dengan baik dan bisa menghasilkan pembelajaran bagi WI sebagai pengelola PantauKBB (lebih jauh bagi pihak lain yang mencoba menggunakan pendekatan yang sama). Salah satu yang terpenting adalah bisa mendongkrak performa pengelolaan PantauKBB sehingga lebih baik, terutama mempersiapkan paska CMS. Sebagai asupan pengembangan kegiatan, saya ingin memberi sedikit catatan lain: Sebagai platform online, diskusi Pantau KBB belum banyak ditemukan selain melalui portal utama (pantaukbb.org). Hal ini perlu dipertimbangkan dengan memerhatikan bahwa pengguna internet sering mengunjungi website mengacu pada referensi pihak lain. Baiknya ada pendekatan populer juga yang bertujuan untuk mempopulerkan alat kerja ini. Terlebih, alat kerja ini sejak awal diniatkan untuk menjadi salah satu alat urun daya (crowdsourcing). Perlu pemanfaatan media sosial secara lebih baik. Diskusi cepat di media sosial perlu diperhatikan. Mas Gamal dkk, saya sangat senang jika panduan-panduan yang disebutkan dalam laporan turut dikonsultasikan dengan saya. Saya tentu ingin berkontribusi setidaknya memberikan catatan atau masukan sesuai dengan kapasitas saya.

Terkait tenggat, saya nantikan 3 hari ke depan sudah selesai ya. Ada baiknya selama 3 hari ini kita bisa sambil berdikusi. itu akan lebih membantu, saya tidak ke mana-mana sampai dengan selasa. Jadi saya punya waktu agak lebih untuk membantu.

Demikian semuanya, mohon dijadikan catatan.

Terima kasih

Tabik

Tags:



November 2015 | CC BY 4.0