Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

Video untuk Perdamaian - Laporan Narasi Pertanggung Jawaban Hibah



Laporan Narasi Pertanggung Jawaban Hibah

Video untuk Perdamaian: Mendorong Penghapusan Bias Media dalam Liputan Isu Minoritas

untuk

Ford Foundation

Instruksi untuk mengisi laporan penerimaan hibah

Ford Foundation mengharuskan seluruh penerima hibah yang mendapatkan pendanaan melalui The Indonesian International Education Foundation (IIEF) melaporkan kegiatan mereka dalam bentuk laporan naratif dan laporan keuangan. Untuk laporan keuangan, setiap penggunaan dana yang nilainya sama dengan atau melebihi USD 50 atau setara dengan empat ratus ribu rupiah harus melampirkan nota asli.

Laporan naratif dan seluruh bukti nota asli dikirimkan melalui pos (dokumen) ke Bapak. Imam Nursidik, Deputy Director, Indonesian International Education Foundation (IIEF), Menara Imperium 28th Floor Suite A – B, Jl. H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan 12980 Laporan naratif disarankan dalam bentuk lima hingga tujuh halaman.

Penerima hibah : FIRDAUS MUBARIK (PERKUMPULAN 6211)

Periode Laporan : 27 Januari 2012 hingga 30 September 2012

Proyek : Video Untuk Perdamaian

1. Pembelajaran Silahkan tuliskan pembelajaran, acara-acara yang anda buat/ alami yang dapat membuat perubahan dalam satu tahun kedepan sebagai hasil dari upaya upaya yang anda buat dibawah hibah yang anda terima, perubahan-perubahan yang anda percaya dapat membatu organisasi/ komunitas anda mencapai tujuan-tujuannya dan/ atau kesulitan dan tantangan yang tidak anda perkirakan yang anda temukan dalam periode pelaporan hibah ini.

Periode satu dari 3 tahap ini fokus pada membangun jaringan videografer komunitas dengan membuat modul, infrastrukture (pra produksi hingga distribusi), pelatihan dan monitoring paska pelatihan. Pada perido ini juga mempersiapkan video dokumenter yang akan dieksekusi pada tahap 2 program.

MONITORING

Dalam pelaksanaan 5 training ini kami menyadari bahwa untuk memastikan tujuan-tujuan pelatihan dan pemberdayaan dapat benar-benar tercapai diperlukan monitoring dan pedampingan yang lebih intensif paska pelatihan. Meski dalam desain awal program kami telah merencanakan hal ini namun dalam pelaksanaan ternyata membutuhkan resource dan perhatian yang lebih tinggi.

POST PRODUKSI

Satu hal yang juga menuntut perhatian lebih besar adalah post produksi. Dalam desain pelatihan, kami mencoba untuk mengajarkan para peserta membuat video tanpa atau minim post pro. Ini dimaksudkan untuk mempercepat proses dan menurunkan cost di tingkat komunitas. Meski ada beberapa video yang berhasil untuk dilepas tanpa atau minim post pro (editing) namun sebagian besar video masih tetap memerlukan perbaikan agar dapat dinikmati dengan baik.

KEBUTUHAN LOKAL

Dalam diskusi-diskusi selama pelatihan dapat terlihat bahwa para peserta sangat antusias untuk mengangkat isu-isu lokal yang berhubungan dengan hidupnya. Dalam hal komunitas Ahmadiyah eks pengungsi misalnya mereka hendak menggunakan video sebagai sarana komunikasi dengan keluarga dan komunitas mereka di tempat lain. Proses ini menjadi semacam penguatan bagi mereka selama membuat dan mendistribusikan video.

2. Aktivitas/ Isu yang Anda usung dan mencoba atasi

Berikut adalah aktivitas dan isu-isu yang anda masukkan pada permohonan hibah anda: Membuka akses informasi alternatif dari komunitas minoritas agama langsung dengan melatih komunitas minoritas agama di lokasi rawan kekerasan memproduksi video dokumenter secara mandiri dengan kamera flip sebagai informasi pembanding terhadap liputan media.

Mengurangi ketergantungan terhadap media konvensional dalam menyuarakan dan advokasi isu-isu yang mereka hadapi.

Pemberitaan mengenai minoritas agama tidak mengalami bias dengan penayangan dokumentasi dalam bentuk video mengenai bias wartawan pada tugas jurnalistik dalam pemberitaan tentang minoritas agama pada diskusi dan kunjungan redaksi Republika , Hidayatullah , Radar Bogor, Waspada Online, , Jawa Pos, Kompas, Pikiran Rakyat, Republika, Suara Merdeka, TV One, MetroTV, dan TribunNews.

Mendorong media untuk mencari narasumber diluar penyerang, pendukung dan polisi yang mempopulerkan kata tersebut. Sementara kata “sesat” harus digunakan secara proporsional bukan sebagai sikap wartawan dan redaksi. Sebagai pembanding Al Jazeera, ABC Australia, Associated Press Television Network, BBC dan CNN menggunakan kata “serangan”

Dalam diskusi dan kunjungan meminta perubahan diksi “segel” menjadi “serangan”, “merusak”, “memasuki lokasi tanpa izin” untuk menggambarkan pemaksaan tanpa keputusan pengadilan yang sah dan dilakukan bukan oleh aparat berwenang.

Aktifitas dan isu yang anda atasi

Yang pertama adalah mempersiapkan infrasrukture dalam hal ini jaringan videographer pada komunitas-komunitas agama di 5 titik. Kedua adalah mendorong titik-titik ini untuk mulai memproduksi video untuk menceritakan permasalahan yang mereka hadapi serta menjawab informasi-informasi salah yang beredar di masyarakat dan media massa. Ketiga adalah mulai mengindentifikasi jalur distribusi yang efektif pada masing-masing daerah untuk menyebarkan video/informasi yang dibuat. Karena tanpa distribusi yang tepat video-video itu hanya akan menjadi tontonan namun tidak berdampak pada perubahan kebijakan.

3. Indikator sukses anda dalam permohonan hibah

  • Wartawan dan redaksi

    • Kesadaran wartawan untuk bersikap independen dari bias kepercayaan dalam melakukan kegiatan jurnalistik dalam peliputan minoritas agama

    • Alternatif sumber pemberitaan untuk wartawan yang mendukung usaha liputan independen (bebas bias negatif terhadap komunitas minoritas agama).

    • Penurunan penggunaan diksi “sesat”, “bentrok”, “segel”, “pertobatan” yang memiliki bias negatif terhadap komunitas minoritas agama

  • 13 Titik komunitas Jakarta, Bogor, Serang, Tangerang, Cianjur, Sukabumi, Bandung, Tasikmalaya, Kuningan, Mataram, Makasar, Medan, Jogja;

    • Memiliki kemampuan dokumentasi

    • Mampu menciptakan 26 video documenter mengenai bias wartawan sebagai bahan kampanye dan advokasi.

    • Wartawan dan redaksi media terlibat dalam diskusi dan kunjungan di 13 titik komunitas

    • Video komunitas digunakan media arus utama dalam liputan

Hasil aktual hingga laporan ini dibuat

Training telah dilakukan di 5 titik yang berbeda (Makassar, Bandung, Tasikmalaya, Bekasi dan Malang) dan titik-titik ini mulai membuat konten-konten video seperti yang telah disepakati dalam pelatihan.

Dalam beberapa lokasi sudah memanfaatkan video sebagai sarana dokumentasi (Bandung dan Malang)

Beberapa video telah diupload dan dapat dilihat melalui : youtube.com/VideoPerdamaian

4. Tujuan dan Sasaran

Silahkan anda jelaskan apa yang telah anda berhasil peroleh dengan hibah ini yang berkaitan dengan tujuan yang lebih besar yang anda harapkan dapat anda capai Sasaran-sasaran yang diharapkan dapat dicapai:

A. Memperkenalkan bias yang dilakukan dalam liputan media melalui video.

Aktivitas: membuat riset dan dokumentasi persepsi 10 wartawan mengenai liputan yang dia atau lembaganya buat dalam bentuk essay video.

B. Penurunan penggunaan diksi dengan tendensi bias negatif dalam pemberitaan komunitas minoritas agama.

Aktivitas: Diskusi dan kunjungan yang melibatkan wartawan dan jajaran redaksi media dengan sarana video. Redaksi diminta untuk merubah diksi-diksi tertentu yang sarat bias. Penurunan penggunaan diksi bias dilihat dari pemantuan terhadap hasil pemberitaan sebelum dan sesudah intervensi.

C. Komunitas minoritas agama di daerah rawan kekerasan memiliki kemampuan melakukan dokumentasi video.

Aktivitas: Pelatihan membuat video dokumentasi menggunakan kamera flip atau handphone di 13 titik rawan kekerasan yaitu Jakarta, Bogor, Serang, Tangerang, Cianjur, Sukabumi, Bandung, Tasikmalaya, Kuningan, Mataram, Makasar, Medan, Jogja.

D. Komunitas dapat mempublikasikan dan mendistribusikan video yang dihasilkan.

Aktivitas: Situs distribusi video, kunjungan pendampingan, membuat kompetisi akan hasil-hasil video. Kampanye media dilakukan dengan kunjungan media ke lokasi-lokasi rawan kekerasan yang telah memiliki kemampuan dokumentasi.

Tujuan yang berhasil dicapai hingga saat ini

  1. Komunitas minoritas agama di daerah rawan kekerasan memiliki kemampuan melakukan dokumentasi video.

  2. Komunitas dapat mempublikasikan dan mendistribusikan video yang dihasilkan (parsial)

5. Perubahan Lingkup Organisasi/ Lingkungan Sekitar

Tolong jabarkan perubahan perubahan signifikan yang organisasi anda dapatkan yang memiliki dampak pada pekerjaan anda pada periode pelaporan yang anda lakukan untuk saat ini. Masukkan secara deskriptif bagaimana anda menangani perubahan perubahan tersebut dan bagaimana perencanaan anda berubah sebagai hasilnya.

PERUBAHAN KOMPOSISI PERSONEL

Dalam berjalannya program ada perubahan komposisi dari inisiator program. Perubahan ini disebabkan oleh berpindah lokasi, fokus pada program lain atau urusan pribadi sehingga menyebabkan beberapa orang tidak dapat terlibat secara penuh pada periode-periode tertentu.

Pada awal program kami hampir tidak memiliki panduan tertulis mengenai program kecuali ide awal (berupa proposal) dan notulensi-notulensi diskusi/rapat. Kami percaya bahwa orang-orang yang terlibat mengerti benar proses yang harus dilakukan. Namun pada berjalannya waktu tim melihat bahwa perubahan komposisi baik permanen maupun sementara akan sangat mungkin terjadi mengingat bentuk organisasi yang belum ketat. Untuk itu kami mulai membuat proses-proses penting menjadi terdokumentasi seperti materi training, persiapan dan komunikasi yang harus dibangun dengan komunitas-komunitas.

Dengan proses ini beberapa tugas dapat didelegasikan dengan mudah pada orang baru sehingga membuka peluang partsipasi yang lebih luas. Namun hal-hal yang bersifat mendasar dan ideologis tetap perlu dijaga dengan mengatur komposisi orang-orang yang terlibat sejak awal tetap ada dalam setiap proses.

Misalnya dalam pelatihan ke komunitas kami mulai menukar beberapa pekerjaan teknis kepada personel baru namun tetap memastikan materi dan tujuan dari program ini dapat disampaikan oleh trainer yang terlibat sejak awal. Dengan proses ini juga terjadi transfer kesadaran antara personel lama dan baru yang juga berfungsi sebagai kaderisasi organisasi.

Tantangan/ masalah organisasi/ pengelolaan yang dihadapi

Isu-isu manajemen atau organisasi apakah yang anda hadapi pada saat anda menuliskan laporan ini (apakah ada perubahan signifikan pada komposisi staf/ dewan atau anggota tim anda. Apakah ada faktor-faktor lain yang dapat membatasi kemampuan organisasi/ komunitas anda untuk mengumpulkan data dan menerjemahkan data data keuangan atau aktifitas yang terkait dengan program dalam tujuan awal). Bila mungkin juga tuliskan dan tekankan kebutuhan yang belum terpenuhi/ teridentifikasi sebelumnya dalam menangani penguatan organisasi/ komunitas anda

LEGALITAS ORGANISASI

Hingga kini Perkumpulan 6211 belum mempunyai status legal sebagai badan hukum perkumpulan. Secara teknis status itu tidak berpengaruh apapun dalam melakukan kerja-kerja bersama komunitas, sehingga sejak awal kami mengurus status dengan santai. Namun perkembangan selanjutnya ketika perhubungan dengan lebih banyak pihak untuk melakukan kerja bersama atau dalam hal mencari sumber pendanaan status legal tersebut menjadi sandungan. Ada beberapa aksi yang telah direncanakan namun ditunda, bahkan ada tagihan keuangan yang tidak dapat dibayar karena pihak lain meminta kita untuk melengkapi status legal ini.

KONSOLIDASI INTERNAL

Selama hampir satu tahun berjalan kami menyadari perlunya konsolidasi internal yang tidak hanya melibatkan tim inti tapi juga komunitas-komunitas yang selama ini bekerja sama. Konsoldiasi ini penting untuk menyatukan visi akan kerja bersama yang akan dilakukan dan menyelesaikan masalah yang tidak dapat selesai dalam rapat-rapat Badan Pengurus rutin. Penguatan tim juga perlu dilakukan untuk mencegah para personel kelelahan dengan kerja-kerja rutin.

PERUBAHAN ANGGARAN

Mencermati perubahan beban program kami berencana untuk melakukan revisi anggaran dengan lebih meningkatkan anggaran paska training (monitoring, post pro, distribusi) dan mengurangi jumlah titik pelatihan agar dapat lebih fokus.

LAPORAN KEUANGAN

Proses pelaporan keuangan yang menggabungkan laporan offline dan online ternyata membuat beban yang cukup tinggi. Proses ini meski secara teknis tidak terlalu rumit namun membutuhkan tenaga yang lebih besar dari yang diperkirakan. Akibatnya adalah laporan tertunda dari yang direncanakan (September menjadi November) dan hingga kini masih tetap mengejar laporan untuk bulan berikutnya. Solusi yang dapat diambil adalah meningkatkan resource di bagian finance atau menyederhakan beberapa model laporan keuangan internal agar mengurangi beban bagian finance.

6. Keberagaman

Silahkan ditulis perubahan perubahan yang berpengaruh dalam keberagaman (contohnya apabila anggota komunitas, dewan, atau komposisi staf anda mulai beragam dari sisi jenis kelaminnya, suku, pendidikan, umur, budaya, agama, latar belakang asal lokasinya, bahasanya, dan lain sebagainya) dalam periode pelaporan ini. Apabila organisasi/ komunitas anda mengalami tantangan keberagaman, silahkan tuliskan juga pendapat anda.

Dari sisi personel pelaksana program dan organisasi (anggota dewan) tidak ada hambatan dalam keberagaman. Kami menganggap komposisi kami cukup sudah cukup beragaam dengan melibatkan beberapa komunitas agama yang menjadi stakeholder organisasi. Dalam hal peserta ada beberapa tantangan. Pertama karena pada awalnya jaringan yang dibuat adalah dari satu kelompok agama tertentu ada problem kepercayaan ketika hendak mengajak peserta dari kelompok lain. Training di Jawa Barat terutama memiliki masalah ini. Di tiga lokasi yaitu Bandung, Cianjur dan Tasikmalaya praktis hanya diikuti oleh peserta dari satu kelompok yang sama. Meski panitia lokal sudah berusaha untuk mencari peserta dari kelompok lain namun gagal hadir pada hari pelaksanaan. Kami menyimpulkan bahwa perlu waktu yang lebih panjang untuk berinteraksi dengan komunitas-komunitas agama yang sedang mengalami diskriminasi agar dapat terlibat. Sementara di 3 tempat lain (Bekasi, Makassar, dan Malang) masalah keberagaman kelompok lebih mudah diatasi. Masalah lain adalah rendahnya peserta perempuan. Hal ini dikarenakan pada banyak komunitas tugas-tugas dokumentasi visual biasanya diserahkan pada pria dengan asumsi bahwa tugas-tugas dokumentasi memiliki resiko keamanan tinggi. Daerah yang mengalami hambatan pada keberagaman kelompok juga mengalami hambatan pada menarik peserta perempuan.

7. Laporan keuangan[sunting]

Silahkan masukkan pranala laporan keuangan anda disini

http://www.ciptamedia.org/wiki/Video_untuk_Perdamaian/Laporan_Penggunaan_Dana

8. Pengesahan[sunting]

Saya, sebagai penandatangan, menyatakan bahwa saya adalah individu yang berwenang untuk menyerahkan laporan ini atas nama komunitas/ organisasi saya sesuai dengan persyaratan yang dicantumkan pada Perjanjian Hibah Cipta Media Bersama yang telah ditandatangani sebelumnya dan seluruh dana yang dibelanjakan telah dibelanjakan sesuai dengan tujuan-tujuan yang tercantum dalam permohonan hibah.

Tertanda: Lokasi dan tanggal:

Jakarta, 7 November 2012

Firdaus Mubarik

Tags:



November 2012 | CC BY-SA 3.0