Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

Talkshow Orang Tua dan Pengenalan sistem rating Next Generation



200px-November_4_2012_NextGeneration_Semipalar1.jpg

200px-November_4_2012_NextGeneration_Semipalar3.jpg

200px-November_4_2012_NextGeneration_Semipalar4.jpg

Tujuan : Talkshow Orang Tua dan Pengenalan sistem rating Next Generation

Lokasi : Rumah Belajar Semipalar

Alamat : Rumah Belajar Semipalar, Pasteur, Bandung.

Jam : 09.30 - 11.30

Hadir :

  • Muhamad Iqbal Tawakal (Narasumber)
  • Khemal Andrias
  • Yudha
  • Santi Indra Astuti (Narasumber)
  • Andy Sutiyoso (Kepala Sekolah)
  • dan 45 Peserta Lainnya (Orang Tua Siswa dan Kaka pembimbing kelas Semipalar)

Ringkasan :

  • Acara diawali oleh pembukaan dari pihak sekolah, kata sambutan disampaikan oleh Ketua Komite Orang Tua Siswa.
  • Materi 1 (Santi) : Pemaparan isu media literasi di Indonesia masih kurang, padahal paparan media sudah setiap saat, terutama pada anak-anak. Ia juga menjelaskan penggunaan media bisa berdampak buruk bila tidak diimbangi pengetahuan yang cukup tentang media tersebut. Penjelasan dimulai dari media paling konvensional, yakni radio, televisi, film, internet, hingga video game. Studi banyak menunjukan hubungan positif antara penggunaan media dan pola perilaku seseorang. Orang bisa jadi begitu konsumtif bila terpapar iklan berlebihan, atau jadi begitu takut setelah menonton satu film. Demikian juga dalam proses belajar, media sebenarnya bisa menjadi sarana belajar efektif. Bila digunakan dengan cermat dan bijak. Video game merupakan sara edukasi yang efisien. Tentu dengan penggunaan video game yang tepat dan sesuai. Tapi kenyataannya sulit mencari referensi bagi orang tua dalam mencari video game yang tepat itu, terutama di Indonesia.
  • Materi 2 (iqbal) :Pemaparan isu video game sebagai salah satu media massa yang perlu juga diperhatikan oleh orang tua. P*enjelasan mengapa video game tertentu sangat tidak cocok dimainkan oleh anak-anak. Orang tua juga ditunjukan beberapa konten video game yang ada dan beredar di game center yang berkemungkinan dimainkan oleh anak mereka. Beberapa contoh kasus kecanduan video game pada anak dan remaja serta dampaknya bagi mereka dan lingkungan sosial sekitar. Peran orang tua sangat sentral dalam mengurangai penggunaan video game ‘dewasa’ pada anak-anak. Orang tua juga harus mengaktifkan fitur ‘parental control’ yang ada di konsol video game yang anak mereka miliki. Selanjutnya sosialisasi komunitas NXG Indonesia, sebagai komunitas pemantau konten video game di Indonesia. Memperkenalkan sistem rating yang digunakan NXG Indonesia. NXG juga berbagi langkah praktis dalam mengatur “parental control” pada konsol video game.
  • Simulasi “Parental Control” pada Windows 7
  • Diskusi dan sharing pengalaman orang tua
  • Penutupan oleh Kepala Sekolah, dengan memaparkan tujuan dari acara parent meeting dan mengapa isu video game diangkat pada hari itu.
Tags:



November 2012 | CC BY-SA 3.0