Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

Marsinah FM - Laporan Narasi Pertanggung Jawaban Hibah Termin II



Forum Buruh Lintas Pabrik

Wikimedia Indonesia

Instruksi untuk mengisi laporan penerimaan hibah

Wikimedia Indonesia mengharuskan seluruh penerima hibah melaporkan kegiatan mereka dalam bentuk laporan naratif dan laporan keuangan berdasarkan Perjanjian Penerima Hibah Cipta Media Bersama yang telah disepakati kedua belah pihak. Laporan naratif disarankan dalam bentuk lima hingga tujuh halaman.

Laporan dapat dikirimkan melalui surel atau dokumen asli

Penerima hibah : DIAN SEPTI TRISNANTI (FORUM BURUH LINTAS PABRIK)

Periode Laporan : 1 November 2012- 15 Maret 2013

Proyek : Radio Buruh Perempuan: Dari Perempuan Buruh untuk Kesetaraan

1. Pembelajaran

Silahkan tuliskan pembelajaran, acara-acara yang anda buat/ alami yang dapat membuat perubahan dalam satu tahun kedepan sebagai hasil dari upaya upaya yang anda buat dibawah hibah yang anda terima, perubahan-perubahan yang anda percaya dapat membatu organisasi/ komunitas anda mencapai tujuan-tujuannya dan/ atau kesulitan dan tantangan yang tidak anda perkirakan yang anda temukan dalam periode pelaporan hibah ini.

  1. Membangun tim pengelola radio

    • Penyiar dan kru sudah bisa bersiaran dan mulai dipikirkan untuk mengatasi rasa bosan yang menghinggap ketika acara siaran sudah mulai rutin dilakukan. Kebosanan ini diatasi dengan mengupayakan kreatifitas siaran secara bersama-sama. Biasanya melalui pembicaraan santai dan informal agar tidak terlalu membebani.

    • Selain penyiar, operator juga bertambah. Sekarang hampir semua penyiar sekaligus jadi operator. Tapi masih sedikit yang mau dan bisa untuk menjadi humas, administrasi dan laporan. Tercatat penyiar dan kru sudah ada 30 orang, semuanya merangkap sebagai operator. Namun hanya 3 orang yang menjadi tekhnisi. Sementara untuk administrasi dan laporan masih 2 orang.

  2. Menjalankan program siaran

    • Program siaran belum bisa sepenuhnya berdasar pada rapat redaksi. Perlu mekanisme yang lebih informal sebagai pendukung rapat. Koordinasi dan komunikasi harian banyak membantu menyiapkan rencana siaran. Pengurus utama perlu siap tiap saat menampung aspirasi spontan, sambil mengarahkan pada mekanisme rapat redaksi.

    • Program siaran yang masih banyak tantangan yang perlu diatasi adalah Talkshow karena harus menyiapkan tema talkshow. Sampai sekarang, tema, materi talkshow masih banyak peran dari pendiri Radio Komunitas Marsinah FM, selain melalui rapat redaksi adalah melalui diskusi informal. Penyiar belum bisa mandiri penuh dalam menentukan tema dan menyiapkan materi talkshow. Namun program talkshow sudah mampu menghadirkan pembicara dari organisasi serikat buruh lain seperti KASBI, FSPMI, SBTPI, PROGRESIP dll

    • Program siaran lain yang masih belum bisa dijalankan maksimal adalah program siaran yang perlu rekaman karena penyiar berhalangan hadir. Hal ini dikarenakan tidak ada studio rekaman tersendiri sehingga waktu rekaman terpaksa di malam hari setelah jam siar selesai (Jam 23.00 WIB).

  3. Mengenalkan radio dan mendapatkan pendengar

    • Lagu (terutama dangdut) efektif untuk mengenalkan radio Radio Marsinah FM, sambil diselingi iklan program tematik.

    • Sosialisasi juga berjalan oleh penyiar di lingkungannya, ‘menyapa’ teman saat siaran, juga dengan acara non-siaran yang bersifat terbuka, selain terus lewat terbitan FBLP, sms massal, dan iklan program siaran.

    • Untuk Talkshow, guna mendapatkan pendengar penyiar dan kru aktif meng sms pendengar supaya mendengarkan talkshow dan mengajukan pertanyaan via sms

  4. Mengajak aktif para pendengar dalam program siaran

    • Karena keaktifan pendengar lebih banyak pada program musik, maka perlu terus ditambah ketersediaan beragam lagu baru maupun lama (terutama dangdut, pop, korea, india).

    • Program siaran tematik dan talkshow lebih mungkin ada partisipasi pendengar jika tepat tema dan terutama sang penyiar ketemu metode yang asyik.

    • Mengajak aktif para pendengar rencananya dengan membuat informasi dalam bentuk ILM, tapi butuh studio rekam untuk itu.

    • Supaya pendengar aktif berinteraksi di program siaran disediakan Telpon Hybrid, namun penyiar masih belum bisa menggunakannya sehingga rencana akan diagendakan pelatihan tekhnis Telpon Hybrid.

  5. Mendorong perempuan korban pelanggaran hak berani bicara

    • Mendapat keberanian perempuan korban bicara tentang masalah yang dihadapi di acara siaran radio, masih sangat sulit. Maka dibuat bentuk lain, bahwa kisah pelanggaran hak yang dialami atau diadukan kepada kru pengelola radio dan FBLP, diangkat dalam acara siaran. Sudah ada pengaduan dan dibuat pembelaan sebisanya untuk kasus KDRT, perkosaan dan pelecehan, selain tentang pelanggaran hak perburuhan.

    • Korban sudah berani berbicara dalam hal mengadukan kasus kepada kru dan penyiar (10 sms pengaduan yang kemudian ditangani secara organisasi). Namun korban belum memiliki keberanian untuk menjadi pembicara di acara talkshow. Sehingga untuk mengatasinya, yang menjadi pembicara adalah saksi dan individu yang mengadvokasi korban.

  6. Membangun publikasi dan jaringan radio di luar komunitas

    • Media sosial yang dijalankan adalah page FB, Twiter dan Blog. Namun yang paling aktif masih FB dan Blog. Ke depan Twiter akan lebih diaktifkan.

    • Selain melalui media sosial, Marsinah FM sampai sekarang telah dipublikasikan oleh beberapa media mainstream, sehingga sangat membantu publikasi dan jaringan. Terutama tentang keberadaan radio dari dan oleh buruh perempuan, sekaligus turut mengangkat masalah buruh perempuan yang perlu dibela masyarakat luas.

    • Marsinah FM juga berjaringan dengan

    • Publikasi Marsinah FM sangat meluas selain karena media sosial milik Marsinah FM, juga karena publikasi yang dilakukan media mainsream. Media mainstream yang sudah meliput tentang marsinah FM adalah TV One, Metro TV, Dai TV, Anteve, SCTV, KBR 68H, Jawa Pos, Tempo TV.

    • Publikasi semakin luas karena salah satu pendiri Marsinah FM, Jumisih, masuk nominasi penerima Liputan 6 Award. Hal ini merupakan capaian dari publikasi yang dijalankan oleh Marsinah FM baik melalui media sosialnya sendiri maupun oleh media mainstream.

    • Jaringan juga semakin luas dan terbantu karena salah satu pendiri Marsinah FM, Dian Septi Trisnanti lolos untuk mengikuti pelatihan liputan investigasi HAM yang diselenggarakan oleh KBR 68H dengan tema “Pelecehan Seksual dalam Pabrik” Salah satu bentuk konkrit jaringan Marsinah FM adalah adanya tawaran untuk magang di KBR 68H yang bisa meningkatkan kapasitas kru dan penyiar. Ini akan menjadi agenda ke depan. Serta adanya tawaran dari jaringan untuk mengikuti pelatihan Video yang akan berjalan di bulan Juli 2013. Jaringan lain yang terbentuk adalah dengan Luviana, Indra (Pembawa Acara B- Channel) dan Jurnalis RRI yang menawarkan mengisi pelatihan jurnalistik secara rutin. Selain itu, ada pula tawaran dari AMAN untuk memasukkan kisah Marsinah FM selama setahun berdiri dalam buku yang akan diterbitkan, tentang radio komunitas.

    • Selain menambah kepercayaan diri bagi segenap keluarga Marsinah FM, juga tantangan untuk Marsinah FM memanfaatkan sebaik mungkin tiap sisi keunggulan yang dilihat pihak lain.

    • Terlihat jauh lebih maju publikasi terhadap Marsinah FM, dibanding tingkat kemampuan ber-radio di Marsinah FM. Maka capaian di luar ini harus bisa kami internalisasikan.

  7. Pengembangan Radio Komunitas

    • Untuk mengembangkan radio komunitas, ada rencana untuk menjadikan radio komunitas Marsinah FM sebagai radio On line, dan beralih ke Open Source.

2. Aktivitas/ Isu yang Anda usung dan mencoba atasi

Berikut adalah aktivitas dan isu-isu yang anda masukkan pada permohonan hibah anda

  • Tidak tersedianya media yang langsung berpihak pada buruh perempuan di Semper Jakarta Utara sebagai advokasi untuk seluruh bentuk diskriminasi, pelecehan, serangan dan pelanggaran hak buruh perempuan, baik di jalanan, di rumah maupun tempat kerja.

  • Medium diperlukan untuk 100 ribu buruh yang masih kesulitan dan ketakutan untuk berani mengadu, apalagi menuntut keadilan.

  • Medium yang aktif memberi informasi dan pengetahuan, membangun keberanian dan menjadi pembela di antara buruh perempuan, yang sebenarnya berhak merasa aman bekerja malam hari (lembur)

  • Tidak tersedianya media untuk buruh perempuan menjadi berdaya membela hak-haknya.

  • Mendirikan radio komunitas buruh perempuan di kawasan kerja dan hunian buruh, untuk meluaskan kampanye tentang hak dan kesetaraan perempuan, sekaligus memajukan keberanian di kalangan buruh perempuan menghadapi segala bentuk serangan dan diskriminasi.

Aktifitas dan isu yang anda atasi

  • Program siaran yang bertema berat seperti talkshow membutuhkan kreatifitas dan harus dilaksanakan secara intensif agar komunitas banyak tertarik.

  • Pelatihan tekhnis untuk kru dan penyiar agar kapasitas untuk mengelola tekhnis radio bertambah. Karena selama ini untuk bagian tekhnis memang masih belum banyak yang tertarik untuk mempelajari dan mendalami.

Informasi diberikan disela sela infotainment dalam bentuk siaran oleh penyiar, (undang undang, hak buruh dan wanita), karena talkshow kurang diminati. Pembelaan dilakukan via siaran radio oleh kru radio yang sedang berjalan untuk masyarakat sekitar.

Nomor SMS sudah diberikan namun umpan balik dari masy masih tantangan

  • Membuat program siaran radio yang memberi informasi dan pengetahuan bagi buruh perempuan; tentang hak, aturan hukum, pengalaman juang perempuan, sekaligus dengan acara hiburan. Informasi selain disampaikan melalui talkshow juga melalui pesan singkat yang direkam dan ditayangkan berulang-ulang.

  • Membuat program non-siaran berupa diskusi, pemutaran film dan pendidikan yang terbuka bagi buruh KBN Cakung, tentang persoalan buruh perempuan.

  • Membuat dan mengikuti pendidikan-pelatihan tentang kesetaraan jender dan pembelaan terhadap perempuan korban.

  • Membuat sekretariat radio yang menjadi tempat berkumpul, berisitirahat, saling bicara, diskusi dan tempat mengadu persoalan bagi buruh perempuan

  • Membuat pembelaan terhadap perempuan korban kekerasan, dengan memberi dukungan kepada korban dan memprotes pelaku atau penangung jawab tindak kekerasan. Pembelaan dilakukan baik dengan melakukan advokasi secara langsung atau disiarkan di radio, namun dibutuhkan kreatifitas lebih untuk mendapat umpan balik dari masyarakat. Sementara, sampai sekarang baru 1 dari 10 korban yang melapor yang sudah berani berbicara di Radio Komunitas.

3. Indikator sukses anda dalam permohonan hibah

A. Berjalannya Radio Buruh Perempuan yang mampu memberikan informasi untuk buruh perempuan memahami kesetaraan dan hak-haknya sebagai perempuan.

B. Berjalannya radio yang memberikan keberanian bagi buruh perempuan berbicara tentang hak dan kesetaraan.

Indikator keberhasilan:

A. Banyaknya tanggapan pada acara-acara siaran Radio Buruh Perempuan.

B. Pengaduan melalui Kotak SMS diikuti 15 orang setiap minggu pada empat bulan pertama, 30 orang pada empat bulan kedua, dan 50 pada empat bulan ketiga.

C. Terbentuknya komunitas Radio Buruh Perempuan yang rutin melakukan pertemuan yang dihadiri minimal 50 orang

D. Terdapat minimal 30 buruh perempuan yang menjadi bagian pengelola Radio Buruh Perempuan

Hasil aktual hingga laporan ini dibuat

  • Terdapat 30 (tiga puluh) pengelola aktif radio

  • Tanggapan pendengar terhadap siaran radio, dalam satu minggu minimal 50 sms dan 10 telpon. Lebih banyak sms untuk program musik/lagu.

  • Pertemuan komunitas terjadwal sudah berjalan tiga kali, diikuti 50 orang, 100 orang dan 200 orang

  • Program Kotak SMS belum berjalan hingga kini karena adanya kesulitan menjadikan korban untuk bersuara di radio. Pengaduan dari perempuan korban berjalan di luar program siaran, juga dilakukan pembelaan secara langsung. Karena banyak dan berat, kerjasama penanganan kasus sedang dilakukan dengan melibatkan organisasi lain dan pihak kepolisian.

  • Masih berjalannya iuran anggota dan aktifitas ngecrek untuk menambah kas Radio Komunitas

  • Pengikut Page FB Marsinah FM ada yang meminta supaya Marsinah FM juga disiarkan secara on line.

  • Masih berjalannya diskusi tiap hari selasa tentang buruh dan perempuan yang dihadiri sekitar 30 – 50 peserta diskusi

4. Tujuan dan Sasaran

Silahkan anda jelaskan apa yang telah anda berhasil peroleh dengan hibah ini yang berkaitan dengan tujuan yang lebih besar yang anda harapkan dapat anda capai Sasaran-sasaran yang diharapkan dapat dicapai

A. Menyediakan tempat, peralatan, kelengkapan radio komunitas Buruh Perempuan, dan memperkenalkan keberadaan dan program siaran Radio Buruh Perempuan di daerah Semper Jakarta Utara

B. Menyediakan acara siaran radio yang memberikan informasi dan pengetahuan tentang diri dan hak perempuan buruh, inspirasi dari tokoh perempuan, kehidupan rumah tangga, anak dan lingkungan, tentang informasi kekinian di luar perburuhan, serta acara yang mendorong dan mewadahi keberanian buruh perempuan berbicara, berekspresi dan mengadukan masalah

C. Meningkatkan kapasitas buruh perempuan sebagai pengelola radio komunitas buruh perempuan

D. Membangun kerja bersama di antara buruh perempuan sebagai satu komunitas yang bertanggung jawab terhadap kemajuan dan keberlanjutan Radio Buruh Perempuan

E. Pelaksanaan proyek dengan transparansi penggunaan dana secara publik

Tujuan yang berhasil dicapai hingga saat ini

  • Tempat dan peralatan radio hingga memungkinkan siaran sudah tersedia, dan program siaran masih berjalan sebagai Radio Buruh Perempuan Marsinah 106 FM –dari perempuan buruh untuk kesejahteraan dan kesetaraan- dan sudah pindah tempat sejak bulan Januari 2013 karena rumah sebelumnya telah dijual oleh sang pemilik, di Jalan Tipar Selatan No. 27, Semper Barat, Cilincing Jakarta Utara. Namun dibutuhkan biaya pemeliharaan alat dan perlengkapan radio atau membeli baru.

  • Pelatihan tekhnis diajarkan kepada hampir seluruh penyiar dan kru berupa dasar-dasar siaran, pendokumentasian siaran dan rekaman.

  • Berjalan program siaran untuk informasi dan pengetahuan tentang diri dan hak perempuan buruh, berupa: Acara Siaran “HAK & HUKUM” (talkshow dwi mingguan) dan Acara Siaran “CERMIN” (talkshow dwi mingguan); untuk inspirasi dari tokoh perempuan, berupa Acara Siaran “PEREMPUAN PELITA” (pembacaan kisah mingguan); untuk rumah tangga, anak dan lingkungan, berupa Acara Siaran “RUMAH” (siaran interaktif mingguan); untuk informasi kekinian di luar perburuhan, berupa Acara Siaran “Dunia Luas” (info selingan); untuk mendorong dan mewadahi keberanian buruh perempuan bicara, berekspresi, dan mengadukan masalah, berupa: Acara Siaran “ANDAI SAJA” (siaran interaktif mingguan), Acara Siaran “CERITAKU” (siaran interaktif mingguan), Acara Siaran “UNION” (talkshow dwi mingguan), Acara Siaran “LAYAR’ (pembacaan sastra dua kali seminggu), Acara siaran “LAGU NUSANTARA”, “ANTI GALAU”dan beberapa acara siaran musik interaktif mingguan (“DANGDUT ASYIK”, “TEMBANG KENANGAN”, “K-POP”, “BOLLYWOOD HITS”, “LAGU NUSANTARA”, “KARAOKE DANGDUT”, “NYANYIAN MELAYU”)

  • Peningkatan kapasitas buruh perempuan sebagai pengelola radio komunitas buruh perempuan dijalankan melalui: Pendidikan dan Pelatihan Jurnalistik, Pendidikan Kesetaraan, Fokus Group Discussion dan Keakraban yang dikemas dalam bentuk diskusi dan pemutaran film

  • Upaya membangun kerja bersama diantara buruh perempuan untuk keberlanjutan Radio Buruh Perempuan, dijalankan dengan membuat program off-air berupa: Keakraban Kru dan Pendengar, pendaftaran terbuka sebagai pengelola, dan dengan sosialisasi terus menerus tentang Radio Buruh Perempuan MARSINAH 106 FM kepada buruh perempuan dan dan masyarakat luas. Kegiatan tersebut diharapkan bisa memperkuat dan menambah dukungan untuk terus memajukan MARSINAH FM.

  • Transparansi berjalannya program dilakukan dengan publikasi di media sosial, juga melalui laporan dan publikasi cipta media

5. Perubahan Lingkup Organisasi/ Lingkungan Sekitar

Tolong jabarkan perubahan perubahan signifikan yang organisasi anda dapatkan yang memiliki dampak pada pekerjaan anda pada periode pelaporan yang anda lakukan untuk saat ini. Masukkan secara deskriptif bagaimana anda menangani perubahan perubahan tersebut dan bagaimana perencanaan anda berubah sebagai hasilnya.

  • Tidak ada perubahan signifikan. Hanya ada beberapa program yang belum berjalan seperti pelatihan jurnalistik III dan IV, FGD III dan FGD IV, diskusi publik cermin belum dijalankan lagi.

Tantangan/ masalah organisasi/ pengelolaan yang dihadapi

Isu-isu manajemen atau organisasi apakah yang anda hadapi pada saat anda menuliskan laporan ini (apakah ada perubahan signifikan pada komposisi staf/ dewan atau anggota tim anda. Apakah ada faktor-faktor lain yang dapat membatasi kemampuan organisasi/ komunitas anda untuk mengumpulkan data dan menerjemahkan data data keuangan atau aktifitas yang terkait dengan program dalam tujuan awal). Bila mungkin juga tuliskan dan tekankan kebutuhan yang belum terpenuhi/ teridentifikasi sebelumnya dalam menangani penguatan organisasi/ komunitas anda

  • Manajemen organisasi yang menjadi tantangan untuk ditingkatkan lagi bagi Radio Buruh Perempuan MARSINAH FM, berkaitan dengan komposisi pengelola adalah:

  • Masih terbatas tenaga administrasi dan keuangan, sehingga laporan dan pendataan berjalan tapi tidak bisa cepat.

  • Masih terbatas dan sedikit kemampuan tenaga untuk pengolahan program rekaman. Awalnya tidak ada yang bisa, kemudian belajar secara otodidak, dan akan terus ditingkatkan karena kebutuhan lebih banyak lagi.

  • Masih menjadi keterbatasan berjalannya program siaran yang berupa rekaman, karena tidak adanya peralatan terpisah untuk pengambilan dan pengolahan rekaman. Sehingga selama ini program rekaman terutama dilakukan malam hari setelah jam siaran di studio radio.

  • Keterbatasan kapasitas untuk menjalankan program Off Air berupa diskusi publik cermin secara rutin.

6. Keberagaman

Silahkan ditulis perubahan perubahan yang berpengaruh dalam keberagaman (contohnya apabila anggota komunitas, dewan, atau komposisi staf anda mulai beragam dari sisi jenis kelaminnya, suku, pendidikan, umur, budaya, agama, latar belakang asal lokasinya, bahasanya, dan lain sebagainya) dalam periode pelaporan ini. Apabila organisasi/ komunitas anda mengalami tantangan keberagaman, silahkan tuliskan juga pendapat anda.

  • Sejak awal komposisi komunitas dan pengelola sudah beragam, dan terus bertambah karena keterbukaan Radio MARSINAH; dari sisi usia (20 tahun ke atas), latar belakang suku, seks dan orientasi seksual, tingkat pendidikan, daerah asal, hobi dan lain-lain. Catatan: tidak ada pendataan agama/keyakinan

7. Laporan keuangan

Silahkan masukkan pranala laporan keuangan anda disini

http://ciptamedia.org/wiki/Templat:MarsinahFM-Termin2

8. Pengesahan

Saya, sebagai penandatangan, menyatakan bahwa saya adalah individu yang berwenang untuk menyerahkan laporan ini atas nama komunitas/ organisasi saya sesuai dengan persyaratan yang dicantumkan pada Perjanjian Hibah Cipta Media Bersama yang telah ditandatangani sebelumnya dan seluruh dana yang dibelanjakan telah dibelanjakan sesuai dengan tujuan-tujuan yang tercantum dalam permohonan hibah.

Tertanda: Lokasi dan tanggal:

Jakarta, 27 Juni 2013

Dian Septi Trisnanti

Tags: