Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

Border Blogger Movement - Laporan Narasi Pertanggung Jawaban Hibah Termin II



Border Blogger Movement

Wikimedia Indonesia

Instruksi untuk mengisi laporan penerimaan hibah

Wikimedia Indonesia mengharuskan seluruh penerima hibah melaporkan kegiatan mereka dalam bentuk laporan naratif dan laporan keuangan berdasarkan Perjanjian Penerima Hibah Cipta Media Bersama yang telah disepakati kedua belah pihak. Laporan naratif disarankan dalam bentuk lima hingga tujuh halaman.

Laporan dapat dikirimkan melalui surel atau dokumen asli

Penerima hibah : Border Blogger Movement

Periode Laporan : 21 Juli 2012 - 30 Maret 2013

Proyek : Peningkatan kapasitas dan fasilitasi blogger perbatasan agar bisa menjadi wartawan kampung untuk menyuarakan persoalan-persoalan di perbatasan Kalimantan Barat dengan Sarawak-Malaysia

1. Pembelajaran

Silahkan tuliskan pembelajaran, acara-acara yang anda buat/ alami yang dapat membuat perubahan dalam satu tahun kedepan sebagai hasil dari upaya upaya yang anda buat dibawah hibah yang anda terima, perubahan-perubahan yang anda percaya dapat membatu organisasi/ komunitas anda mencapai tujuan-tujuannya dan/ atau kesulitan dan tantangan yang tidak anda perkirakan yang anda temukan dalam periode pelaporan hibah ini.

  • Pelajaran yang menarik dari aktifitas BBM pada priode ini (tahap II), yaitu untuk wilayah dampingan BBM yang diberikan distimulasi secara teratur, melahirkan benih-benih blogger baru. Sebagai contoh adalah penerima manfaat program dari Kabupaten Sambas dan Bengkayang. Karena di kedua Kabupaten perbatasan yang relative dekat dengan Kota Pontianak (sekretariaat BBM), telah lahir tak kurang dari 30 blogger baru dari berbagai kalangan yang difasilitasi blogger perbatasan angkatan pertama, atau penerima manfaat langsung program BBM.
  • Terbukanya peluang yang semakin luas bagi para blogger untuk mengkases dan berbagi informasi dengan blogger di daerah lain melalui weblog masing-masing maupun jejaring sosial yang ada.
  • Informal meeting/training lebih efektif dibandingan pelatihan-pelatihan yang terstruktur dan formal. Karena warga kampung di perbatasan akan merasa lebih nyaman berkomunikasi dengan nara sumber dan juga trainer. Setelah program BBM selesai bulan Juli (secara kalender program), justru para blogger (penerima manfaat langsung) sering berkomunikasi informal baik ofline maupun offline untuk berkonsultasi tentang teknis ngeblog yang mereka belum faham.
  • Idea dan cara yang digunakan para blogger perbatasan ini mendapat perhatian khusus dari para blogger negara tetangga Malaysia. 13 blogger yang juga wartawan dan sastrawan dari perkumpulan Penulis Utara Sarawak (Putera) dan 6 blogger perbatasan pemenang syaembara BBM dan sejumlah blogger dan wartawan Pontianak mendirikan komunitas Borneo Writer Club 10 Pebruari 2013 di Pontianak, usai pelaksanaan Borneo Writer Gathering.
  • Informasi tentang perbatasan tidak lagi dimonopoli olehmedia mainstream, atau para birokrat saja, tetapi juga telah bisa dilakukan warga masyarakat secara langsung dari perbatasan. Cara menyampaikannya pun sederhana, yaitu dengan gaya dan cara warga masyarakat itu sendiri.
  • Banyak sekali terungkap cerita-cerita kecil dari para blogger perbatasan yang kemudian malah memicu media mainstream untuk menjadikannya berita. Baik Cetak maupun Elektronik.
  • Kami menemukan perspektif baru warga perbatasan mengenai hubungan sosial maupun nasionalisme yang sesungguhnya, dan itu sangat berbeda dengan cara pandang orang-orang Jakarta yang sama sekali tidak bersentuhan langsung dengan sosial masyarakat Malaysia di sempadan
  • Selama program berlangsung, meski ratusan calon blogger telah dilatih, tetapi hanya sekitar 70 blogger saja yang kemudian mendaftarkan diri ke sindikasi portal BBM.Beberapa blogger lain, telah menggeser topic blognya ke pada beragam issue, tidak lagi semata-mata mengenai perbatasan dan kehidupan di sekitar kampungnya.
  • 20 blogger peserta BBM lain yang sempat teridentifikasi, malah sudah mengembangkan blog bisnis, iklan danberagam isu yang sama sekali tidak berkaitan dengan program.
  • Luas Kalimantan Barat yang 1,15 kali pulau Jawa tidak dapat kami jangkau sepenuhnya dengan durasi program yang pendek. Apalagi Rentang panjang perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan Barat mencapai 996 KM dengan infrastruktru yang buruk, adalah kendala utamakami tidak cukup waktu secara intens menstimulasi dan memotivasi para blogger pemula di perbatasan.
  • Belum semua wilayah perbatasan Kalimantan Baratmemiliki jaringan provider selular. Sejumlah peserta mengirim berita via SMS (di kawasan-kawasan perbukitan atau kecamatan tetangga yang memiliki signal) setelah beberapa hari kemudian. Program SMS gate way terpaduseperti ushaidi menjadi satu alternative. Uji coba dan sosialisasi Ushaidi di Kecamatan Paloh dan Bengkayang, di akhir program mendapat respon yang positif, tetapi tahap berikutnya tidak terlaksana karena program BBM sudah berakhir.
  • Sistem agregasi pada web BBM sangat membantu memantau seluruh aktivitas blogger yang telah mendaftarkan diri kepada admin web.

2. Aktivitas/ Isu yang Anda usung dan mencoba atasi

Berikut adalah aktivitas dan isu-isu yang anda masukkan pada permohonan hibah anda:

  1. Warga perbatasan belum memiliki media komunitas yang dapat digunakan secara aktif maupun interaktif untuk menyuarakan masalah-masalah perbatasan Kalimantan Barat-Sarawak, Malaysia.
  2. Media mainstream belum mampu menjangkau semua kawasan perbatasan, sehingga persoalan-persoalan di perbatasan lambat terdeteksi dan diungkap.
  3. Jumlah blogger dan yang peduli perbatasan masih sangat sedikit serta belum terorganisir.
  4. Sedikitnya warga perbatasan yang mampu menulis, mengolah serta menyebarluaskan informasi terkait isu-isu perbatasan.
  5. Masih minimnya informasi dari, untuk dan tentang perbatasan Kalimantan Barat-Sarawak Malaysia.
  6. Selain informasi tentang perbatasan Kalimantan Barat dengan Sarawak Malaysia, masih kurang juga belum terintegrasi dan terorganisasi dengan baik.

Aktifitas dan isu yang anda atasi:

  1. Selain BBM telah melakukan pelatihan keada lebih dari100 blogger yang berasal dari 15 Kecamatan Kalimantan Barat membuat, kini blogger penerima manfaat petama program BBM, telah melakukan pelatihan secara swadaya kepada masyarakat di perbatasan. Terutama blogger di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas dan blogger kecamatan 17 serta Sanggau ledo, Kabupaten Bengkayang. Dengan demikian semakin banyak warga perbatasan memiliki media publikasi independent sendiri. Baik berupa blog, fb, maupun media sosial lainnya. Impect lainnya adalah terbentuknya Borneo Writer Club pada 10 Pebruari 2013, usai pelaksanaan Borneo Writer Gathering di Pontianak, dimana para blogger di Kalimantan Barat, dan juga para blogger perbatasan Indonesia-Malaysia bisa saling terhubung dan berdiskusi. Kini para blogger dan warga perbatasan juga memiliki web agregasiwww.borderblogger.org, yang mudah diakses oleh public. Pada bulan Maret saja tercatat 8 blogger baru teragregasi ke situs BBM tersebut. Ratings kunjungan ke facebook Border Blogger terus meningkat, dan peningkatan paking tinggi pada bulan Maret 2013.
  2. Dengan program ini terjadi shortcut informasi yang langsung disampaikan oleh jurnalis warga perbatasan sendiri yang terhindar dari bias kepentingan media, partai politik, birokrat dan penguasa. Tulisan dan informasi-informasi yang ditulis para blogger ini kerap dikutip dan dijadikan bahan berita oleh media mainstream yang tidak mampu men-cover seluruh kawasan perbatasan. Antra lain Media Indonesia, The Jakarta Post, Pontianak Post (jawa post group), RRI, TVRI Nasional, Antara dan lain sebagainya.
  3. Klau awalnya hanya bisa ditemukan sekitar 9 bloger perbatasan, pasca proram BBM, hingga akhir Maret 2012 tercatat lebih dari 150 blogger, da 75 blogger teragregasi ke situs www.borderblogger.org (BBM) dan www.borneoblogger.org (Borneo Blogger Community).
  4. Kini lebih dari 150 warga perbatasan ( termasuk watawan desa pada program PNPM Mandiri di Bengkayang) yang telah mendapat pelatihan jurnalisme kampung dan memiliki ketrampian menulis, photographi dan video maker sederhana untuk merekam dan melaporkan berbagai isu dan masalah di perbatasan antara Kalimantan Barat dengan negara Sarawak, Malaysia.
  5. Hingga akhir maret 2013, setidaknya kami mencatat content yang terpublikasi di web agregasi www.borderblogger lebih dari 1000 content berupa text, photo dan video.
  6. Berita-berita warga tentang perbatasan yang pada awal mulanya berserakan secara sporadic di internet dan berbagai media, kini mulai terintegrasikan ke portal BBM (www.borderblogger). Harapannya situs ini menjadi pionir media informasi warga mengenai perbatasan.

3. Indikator sukses anda dalam permohonan hibah

Border Blogger Movement telah menumbuhkan simpul-simpul informasi di perbatasan melalui jejaring sosial media, terutama weblog yang mudah diakses dan cepat, melalui teknologi handphone karena langsung dilaporkan para warga perbatasan (berada pada lingkaran pertama informasi). Selain itu gerakan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kapasitas para pelaku jejaring sosial media, melalui 45 orang pada tahap awal.

  1. Terpublikasinya satu situs aggregate blogger perbatasan;
  2. Terpublikasinya minimal 45 weblog warga perbatasan Kalimantan Barat-Sarawak;
  3. Meningkatnya kemampuan blogger perbatasan Kalimantan Barat dibidang jurnalisme kampung
  4. Terlatihnya 45 blogger perbatasan yang pandai dan aktif menulis di weblog aggregat blogger perbatasan;
  5. Terpublikasinya minimal 15 tulisan di media cetak lokal maupun nasional tentang perbatasan yang ditulis para blogger perbatasan;
  6. Terpublikasinya minimal 540 konten tentang isu perbatasan berupa text, video dan photo blogger perbatasan di agregat web perbatasan;
  7. Terpublikasinya minimal satu buku kumpulan tulisan, foto, video (best practice) karya blogger perbatasan.

Hasil aktual hingga laporan ini dibuat:

Border Blogger Movement telah menumbuhkan simpul-simpul informasi di perbatasan melalui jejaring sosial media, terutama weblog yang mudah diakses dan cepat, melalui teknologi handphone karena langsung dilaporkan para warga perbatasan (berada pada lingkaran pertama informasi). Selain itu gerakan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kapasitas para pelaku jejaring sosial media, melalui 45 orang pada tahap awal.

  1. Telah terpublikasinya satu situs aggregate blogger perbatasan www.borderblogger.org (BBM);
  2. Dari target terpublikasinya 45 weblog warga perbatasan Kalimantan Barat-Sarawak, kini telah lebih dari 100 lebih weblog, berhasil dipublikasikan. Jumlah ini tidak termasuk puluhan weblog para partisipan dari kalangan NGO,Mahasiswa, pelaku PNPM, PNS dan aktivis Parpol, yang berpartisipasi membuat dan menulis blog selama program pelatihan berlangsung, karena tidak dimasukan sebagai penerima hibah Cipta Media;
  3. Kemampuan blogger perbatasan Kalimantan Barat dalam menerapkan metode Jurnalisme Kampung (JK) yang sederhana membuat mereka dengan mudah bisa membuat konten blog. Baik yang berupa tulisan maupun photo dan sebagian kecil video. Di beberapa kecamatan, pelatihan yang menggunakan media HP kamera dan android kini sudah mulai bisa memotret dan membuat film documenter sederahana yang diedit dengan HP. Jadi HP tidak sekadar untuk menelepon atau SMS tetapi sudah multi fungsi, termasuk untuk nge-blog. Komputer Cuma dipakai mengetik kini dipakai menulis di blog.
  4. Dari target hanya 45 blogger yang terlatih dalam program ini, kini terdapat 150 blogger yang pandai dan menulis diweblog masing-masing dan teragregasi ke situs www.borderblogger.org.
  5. Pada akhir maret 2013 tak kurang dari dari 1000 kontenberupa berita/text, photo dan video karya para blogger perbatasan terpublikasi di situs masing-masing, di www.borderblogger.org, di media lokal dan nasional dan bentuk buku print serta ebook.
  6. Satu buku berjudul Suara dari Batas Negara (SDBN) telah dipublikasi dan diluncurkan pada 10 Pebruari 2013 lalu di Pontianak, dalam acara Borneo Writers Gathering, yang dihadiri oleh 13 blogger, wartawan dan sastrawan Malaysia.
  7. Program ini juga memicu munculnya berbagai tulisan mengenai perbatasan dan BBM di media lokal maupun nasional, antara lain di
    1. Jakarta Post: Dual Currency Operates Border Areas
    2. Jakarta Post: Border Children Prefer Study Malaysian
    3. Media Indonesia: Warga Perbatasan Berlatih Ngeblog
    4. Media Indonesia: E KTP Sulit Cegah Kewarganegaraan Ganda
    5. Jurnal Nasional
    6. Jawa Post Network: Meneriakkan Kisah Batas Negara Lewat Blog
    7. Radio Republik Indonesia
    8. Kalbar Online.com
    9. Tribun News Pontianak
    10. Kalimantan-news.com mengutip Kantor Berita Antara “Warga Perbatasan Dilatih Tuangkan Kisah Dalam Blog”
  8. Terpublikasinya 558 tulisan dan 400 photo. Tapi video hanya 5 terpublikasi, dan masih ada 5 video yang telah dikirim Darmawan dan Junaidi, blogger Kabupaten sambas yang belum dipublish.
  9. Hingga Maret 2013 tercatat 75 blogger yang teragregasi ke dalam situs portal www.borderblogger.org.
  10. Selain inisiatif dari beberapa komunitas yang membangun medianya sendiri seperti yang dilaporkan pada Laporan priode pertama lalu, kini para blogger perbatasan dan Kalimantan Barat membuat komunitas Borneo Writers Club, bersama para blogger dan penulis Malaysia.
  11. Meski schedule program BBM telah selesai namun gerakan Jurnalisme Kampung BBM juga tetap dilakasanakan di beberapa komunitas. Antara lain Kelompok Tani Muda Palambon Pucuk Baguas (KTM PPB) di Jalan Trans Kalimantan, Desa Teluk Bakung bekerja sama dengan program PNPM Peduli (Para blogger dan jurnalis Kampung disana telah berhasil menulis buku Kampung: Loncek Baguas). Praktik Jurnalisme Kampung BBM, juga diterapkan pada training Ruang Belajar Masyarakat PNPM-MP di Kabupaten Landak dan Bengkayang. BBM mentraining para 50 wartawan desa yang juga para pelaku PNPM-MP di kedua kabupaten tersebut.

4. Tujuan dan Sasaran

Silahkan anda jelaskan apa yang telah anda berhasil peroleh dengan hibah ini yang berkaitan dengan tujuan yang lebih besar yang anda harapkan dapat anda capai. Sasaran-sasaran yang diharapkan dapat dicapai:

  1. Mempropagandakan program Border Blogger Movement kepada publik, termasuk kepada para pemangku kebijakan di perbatasan Kalimantan Barat (Indonesia) -Sarawak (Malaysia).
  2. Meningkatkan kemampuan 45 blogger perbatasan Kalimantan Barat di bidang citizen journalism.
  3. Membuat satu situs aggregate blogger perbatasan dan 45 weblog perbatasan Kalimantan Barat.
  4. Mengidentifikasi karya dan praktik terbaik maupun potensi-potensi baru para blogger peduli perbatasan.
  5. Transparansi proyek dan penggunaan dana hibah.

Tujuan yang berhasil dicapai hingga saat ini:

Setelah program dilakukan, jumlah blogger perbatasan yang memiliki kemampuan citizen journalism meningkat. Ini dapat dilihat dari karya-karya berupa tulisaan, photo maupun sebagian kecil video yang mereka publish di weblog masing-masing maupun web BBM.

Para blogger menulis, memotret dan merekam peristiwa serta masalah-masalah perbatasan Kalimantan Barat dengan Sarawak-Malaysia yang selama ini tidak mendapat perhatian media arus utama.

  1. Gerakan blogger perbatasan ini tidak saja telah berhasil melatih 45 warga perbatasan, tetapi juga para blogger di 2 kabupaten (Sambas dan Bengkayang) telah melakukan pelatihan swadaya kepada para guru-guru perbatasan dan warga setempat.
  2. Sudah terjadi peningkatan kapasitas lebih dari 45 blogger perbatasan di bidang citizen jurnalism, yang sebelumnya tidak pernah ada, ini bisa dilihat dari karya berupa text, photo dan video yang mereka hasilkan. Bahkan 6 blogger memenangkan syaembara blog yang diadakan BBM. Hal ini juga memicu tumbuhnya blogger-blogger baru dari desa-desa di perbatasan yang belum tersentuh langsung oleh program BBM, sebelumnya. Misalnya yang terpantau adalag blogger dari Desa Sengai Bening dan Blogger dari Desa Sabunga, Sambas.
  3. Telah dipublikasikan content-kontent yang menyuarakan persoalan-persoalan dan berbagai hal di perbatasan Kalimantan Barat dengan Sarawak Malaysia melalui blog mereka masing-masing.
  4. Telah dipublish website www.borderblogger.org dan lebih dari 45 weblog perbatasan kalimantan barat. Bahkan saat ini jumlah mereka mencapai 75 orang (tidak termasuk peserta yang telah dilatih, namun tidak mendaftarkan diri sebagai anggota sindikasi BBM (www.borderblogger.org)
  5. Sudah dilakukan identifikasi terhadap karya-karya terbaik maupun potensi-potensi baru blogger peduli perbatasan dan hasil identifikasi akan segera diumumkan kepada publik, berupa pemenang syaembara.
  6. Sudah dierbitkannya buku Suara Dari Batas Negara (SDBN) berupa kompilasi karya-karya terbaik para blogger perbatasan. Cetakan kedua buku sedang dalam proses.
  7. Pelaporan transparan dilakukan oleh Border Blogger Movement. Ini dapat dilihat posting dan dokumentasi kegiatan di wikimedia

Tolong jabarkan perubahan perubahan signifikan yang organisasi anda dapatkan yang memiliki dampak pada pekerjaan anda pada periode pelaporan yang anda lakukan untuk saat ini. Masukkan secara deskriptif bagaimana anda menangani perubahan perubahan tersebut dan bagaimana perencanaan anda berubah sebagai hasilnya.

Berakhirnya kontrak kerja sesuai kalender program ini, menyebabkan terjadi perubahan yang signifikan pada hasil pekerjaan kami, khususnya pada pelaporan dan adiminstrasi program. Karena para wartawan dan blogger yang menjadi volunteer dan personil yang terlibat dalamprogram ini telah kembali pada kesibukan dan pekerjaan masing-masing.

5. Tantangan/ masalah organisasi/ pengelolaan yang dihadapi

Isu-isu manajemen atau organisasi apakah yang anda hadapi pada saat anda menuliskan laporan ini (apakah ada perubahan signifikan pada komposisi staf/ dewan atau anggota tim anda. Apakah ada faktor-faktor lain yang dapat membatasi kemampuan organisasi/ komunitas anda untuk mengumpulkan data dan menerjemahkan data data keuangan atau aktifitas yang terkait dengan program dalam tujuan awal). Bila mungkin juga tuliskan dan tekankan kebutuhan yang belum terpenuhi/ teridentifikasi sebelumnya dalam menangani penguatan organisasi/ komunitas anda.

Pasca kalender program berakhir dan kontrak kerja berakhir, kami kehilangan dukungan SDM yang memadai. Karena 99% personil Mata Enggang dan volunteer berlatar belakang journalist dan blogger tanpa pengetahuanadministrtif program yang cukup. Ini berdampak pada pelaporan kegiatan yang menjadi terlambat. Kebutuhan utama lembaga adalah peningkatan kapasitas bidangadministrasi dan management lembaga. Dimana komunitas Mata Enggang 100% wartawan, dan Borneo Blogger Community adalah 100% blogger.

6. Keberagaman

Silahkan ditulis perubahan perubahan yang berpengaruh dalam keberagaman (contohnya apabila anggota komunitas, dewan, atau komposisi staf anda mulai beragam dari sisi jenis kelaminnya, suku, pendidikan, umur, budaya, agama, latar belakang asal lokasinya, bahasanya, dan lain sebagainya) dalam periode pelaporan ini. Apabila organisasi/ komunitas anda mengalami tantangan keberagaman, silahkan tuliskan juga pendapat anda.

Tidak ada perubahan. Komposisi gender adalah 70 % pria dan 30% wanita.

7. Laporan keuangan

Silahkan masukkan pranala laporan keuangan anda disini:

Laporan keuangan termin II

8. Pengesahan

Saya, sebagai penandatangan, menyatakan bahwa saya adalah individu yang berwenang untuk menyerahkan laporan ini atas nama komunitas/ organisasi saya sesuai dengan persyaratan yang dicantumkan pada Perjanjian Hibah Cipta Media Bersama yang telah ditandatangani sebelumnya dan seluruh dana yang dibelanjakan telah dibelanjakan sesuai dengan tujuan-tujuan yang tercantum dalam permohonan hibah.

Tertanda: Pontianak, 8 April 2013

Asriyadi Alexander Mering

Tags: