Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

Border Blogger Movement - Laporan Narasi Pertanggung Jawaban Hibah Termin I



Border Blogger Movement

Wikimedia Indonesia

Instruksi untuk mengisi laporan penerimaan hibah

Wikimedia Indonesia mengharuskan seluruh penerima hibah melaporkan kegiatan mereka dalam bentuk laporan naratif dan laporan keuangan berdasarkan Perjanjian Penerima Hibah Cipta Media Bersama yang telah disepakati kedua belah pihak. Laporan naratif disarankan dalam bentuk lima hingga tujuh halaman.

Laporan dapat dikirimkan melalui surel atau dokumen asli

Penerima hibah : Border Blogger Movement

Periode Laporan : 5 Januari 2012 hingga 20 Juli 2012

Proyek : Peningkatan kapasitas dan fasilitasi blogger perbatasan agar bisa menjadi wartawan kampung untuk menyuarakan persoalan-persoalan di perbatasan Kalimantan Barat dengan Sarawak-Malaysia

1. Pembelajaran

Silahkan tuliskan pembelajaran, acara-acara yang anda buat/ alami yang dapat membuat perubahan dalam satu tahun kedepan sebagai hasil dari upaya upaya yang anda buat dibawah hibah yang anda terima, perubahan-perubahan yang anda percaya dapat membatu organisasi/ komunitas anda mencapai tujuan-tujuannya dan/ atau kesulitan dan tantangan yang tidak anda perkirakan yang anda temukan dalam periode pelaporan hibah ini.

  • Pelajaran yang menarik dari aktifitas BBM selama 6 bulan program adalah bahwa klaim jurnalisme hanya bisa dilakukan oleh wartawan ternyata tidak sepenuhnya benar. Karena orang kampung pun, (apabila ditingkatkan kapasitasnya, diberikan kesemepatan dan media yang sama) bisa melakukannya dengan sama baiknya dengan para wartawan dalam level tertentu.
  • Para blogger kampung perbatasan yang telah dilatih memiliki kreatifitas yang tidak kalah dengan blogger dari belahan dunia lain, bahkan mereka yang selama ini hanya berkutat di kampungnya kini telah berkomunikasi dan berinteraksi dengan blogger lain dari berbagai belahan dunia. Di tingkat lokal misalnya para blogger perbatasan di Kabupaten Sambas sekarang berjejaring dan saling tukar informasi dengan blogger perbatasan di Kapuas Hulu yang jaraknya 1000 km. Atau blogger perbatasan Kalimantan Barat berdialog dengan blogger Sarawak maupun dengan blogger dari provinsi lain di Indonesia.
  • Dalam 6 bulan aktifitas di 5 kabupaten Indonesia di Kalimantan Barat yang berbatasan langsung dengan negara Sarawak, Malaysia dan dari laporan para blogger, memberikan gambaran kepada kita yang lebih ril tentang persoalan keterbatasan akses informasi oleh dan dari warga perbatasan, bahkan pada level kota Kecamatan dan Kabupaten yang relatif sudah memiliki infrastruktur komunikasi.
  • Karena tidak memiliki akses, dan tidak memiliki media sebagai saluran informasi yang memadai, Persoalan-persoalan perbatasan Indonesia-Malaysia menjadi lambat sampai pemangku kepentingan, sehingga berbagai masalah perbatasan yang kompleks lambat mendapat respon publik maupun pemerintah. Akibatnya masyarakat perbatasan jadi apatis dan pada akhirnya cendrung bersikap masa bodoh ada atau tidaknya negara Indonesia di sempadan.
  • Informasi-informasi yang disampaikan melalui media mainstream cendrung bersifat streotipe yang justru merugikan masyarakat perbatasan itu sendiri.
  • Isu-isu yang sebenarnya vital di perbatasan (kesejahteraan, kependudukan, dan pendidikan: ada sekolah yang kemudian kosong ditinggalkan siswanya ramai-ramai pindah ke sekolah malaysia) nyaris tak diungkap ke permukaan, karena dominasi kepentingan politik bisnis media mainstrem di Kalimantan Barat maupun Nasional. Begitu juga masalah dwi kewarganegaraan di perbatasan.
  • Dalam aktifitas pemantauan dan evaluasi kami mendapatkan pengetahuan baru mengenai cara komunitas lokal di perbatasan dalam mengelola informasi secara internal, yang di dominasi oleh arus media Sarawak Malaysia.
  • Selama 6 bulan program, dari 100 lebih blogger yang telah dilatih, hanya 63 blogger saja yang kemudian mendaftarkan diri ke sindikasi portal BBM. Dan yang paling aktif adalah blogger yang menggunakan faslitas Black Bery, laptop pribadi dan Android.
  • Durasi program yang pendek (hanya 6 bulan) dengan luas Kalimantan Barat yang 1,15 kali pulau Jawa, serta infrastruktur jalan yang buruk membuat kami tidak cukup waktu secara intens menstimulasi dan memotivasi para blogger pemula di perbatasan. Akibatnya hanya sekitar 46% blogger perbatasan saja yang aktif di akhir program.
  • Hal ini juga dikarenakan tidak semua wilayah kecamatan di perbatasan Kalimantan Barat sudah memiliki jaringan provider selular. Akibatnya sejumlah peserta mengirim tulisannya dengan SMS (di kawasan-kawasan perbukitan atau kecamatan tetangga yang memiliki signal) setelah beberapa hari kemudian.
  • Kondisi di atas sebenarnya bisa difasilitasi dengan program SMS gate way yang seperti program ushaidi yang digunakan pada situs web Cipta Media.

Sistem agregasi pada web BBM sangat membantu memantau seluruh aktivitas blogger yang telah mendaftarkan diri kepada admin web.

2. Aktivitas/ Isu yang Anda usung dan mencoba atasi

Berikut adalah aktivitas dan isu-isu yang anda masukkan pada permohonan hibah anda:

  1. Warga perbatasan belum memiliki media komunitas yang dapat digunakan secara aktif maupun interaktif untuk menyuarakan masalah-masalah perbatasan Kalimantan Barat-Sarawak, Malaysia.
  2. Media mainstream belum mampu menjangkau semua kawasan perbatasan, sehingga persoalan-persoalan di perbatasan lambat terdeteksi dan diungkap.
  3. Jumlah blogger dan yang peduli perbatasan masih sangat sedikit serta belum terorganisir.
  4. Sedikitnya warga perbatasan yang mampu menulis, mengolah serta menyebarluaskan informasi terkait isu-isu perbatasan.
  5. Masih minimnya informasi dari, untuk dan tentang perbatasan Kalimantan Barat-Sarawak Malaysia.
  6. Selain informasi tentang perbatasan Kalimantan Barat dengan Sarawak Malaysia, masih kurang juga belum terintegrasi dan terorganisasi dengan baik.

Aktifitas dan isu yang anda atasi:

  • Pelatihan ke pada lebih dari 100 blogger yang berasal dari 15 Kecamatan Kalimantan Barat membuat warga perbatasan kini memiliki media (blog dan facebook) yang juga secara interaktif digunakan untuk memposting berbagai cerita dan masalah-masalah perbatasan langsung dari orang perbatasan. Baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa lokal.
  • Kini informasi tentang persoalan perbatasan tidak lagi bergantung pada media mainstream yang terbatas jangkauannya. Dengan adanya media blog yang dikelola secara pribadi oleh warga perbatasan, maupun www.borderblogger.org telah terjadi shortcut informasi yang langsung disampaikan oleh warta perbatasan sendiri. Bahkan media mainstream seperti Media Indonesia, The Jakarta Post, Pontianak Post (jawa post group), RRI, dan lain-lain menjadikan content blog dari perbatasan dan juga portal [www.borderblogger.org BBM] sebagai informasi awal mengenai perbatasan.
  • Jika pada mulanya jumlah blogger peduli perbatasan sangat sedikit, yaitu sekitar 9 blog, pasca training yang dilakukan BBM sekarang telah lebih dari 63 blogger yang tergabung dalam [www.borderblogger.org BBM] maupun [www.borneoblogger.org Borneo Blogger Community].
  • Kini lebih dari 100 warga perbatasan (tidak termasuk partisipan dari pemerintah dan aktivis NGO yang menyokong program ini) yang telah mendapat pelatihan jurnalisme kampung dan memiliki ketrampian menulis, photographi dan video maker mengengenai berbagai masalah di perbatasan antara Kalimantan Barat dengan negara Sarawak, Malaysia.
  • Sejak 6 bulan program BBM berjalan, setidaknya kini content yang terpublikasi di web agregasi www.borderblogger lebih dari 540 (berupa text, photo dan video). Dari yang sebelumnya semua berita perbatasan bertebaran secara sporadis, kini mulai kami integrasikan ke portal BBM (www.borderblogger) bersama para blogger dengan harapan menjadi cikal bakal media perbatasan yang sesungghunya kelak.

3. Indikator sukses anda dalam permohonan hibah

Border Blogger Movement telah menumbuhkan simpul-simpul informasi di perbatasan melalui jejaring sosial media, terutama weblog yang mudah diakses dan cepat, melalui teknologi handphone karena langsung dilaporkan para warga perbatasan (berada pada lingkaran pertama informasi). Selain itu gerakan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kapasitas para pelaku jejaring sosial media, melalui 45 orang pada tahap awal.

  1. Telah terpublikasinya satu situs aggregate blogger perbatasan www.borderblogger.org (BBM).
  2. Dari target terpublikasinya 45 weblog warga perbatasan Kalimantan Barat-Sarawak, kini telah lebih dari 64 weblog, berhasil dipublikasikan. Jumlah ini tidak termasuk puluhan weblog para partisipan dari kalangan NGO, PNS dan aktivis Parpol, yang dalam program tidak termasuk sebagai penerima hibah Cipta Media Bersama.
  3. Meningkatnya kemampuan blogger perbatasan Kalimantan Barat dalam memproduksi konten berita, baik berupa tulisan maupun photo dan sebagian kecil video. Contohnya, sebelum pelatihan, Blackberry dan Android yang hanya digunakan untuk menelepon, pushmail, memotret, merekam video dan SMS, kini mereka sudah menambah fungsinya untuk nge-blog. Komputer yang selama ini hanya digunakan mengetik, setelah diberikan modem kini mereka bisa telah bisa menggunakannya untuk mendesign, melakukan setting weblog dan media sosial lainnya secara kreatif.
  4. Dari target hanya 45 blogger yang terlatih dalam program ini, kini terdapat 64 blogger yang pandai dan menulis di situs www.borderblogger.org.
  5. Kini telah berhasil dipublikasikan lebih dari 540 konten berupa berita/text, photo dan video karya para blogger perbatasan.
  6. Sedangkan buku yang akan dipublikasikan di akhir program saat ini sedang dalam proses editing, layout dan diterbitkan.

Hasil aktual hingga laporan ini dibuat:

  • Program ini juga memicu munculnya berbagai tulisan mengenai perbatasan dan BBM di media lokal maupun nasional, antara lain: Screenshot_2017-03-27_15.09.55.png
  • Terpublikasinya 300 tulisan dan 340 photo dan 5 video (pesert sulit memposting video karena networking internet yang sangat lambat dan terbatas di perbatasan) yang dibuat oleh blogger perbatasan, pasca training di 5 Kabupaten perbatasan Kalimantan Barat.
  • Hingga saat ini tercatat 63 blogger yang teragregasi ke dalam situs portal www.borderblogger.org.
  • Ada inisiatif dari beberapa komunitas yang membangun medianya sendiri, antara lain Forum Peduli Masyarakat Perbatasan Kapuas Hulu, dan Persatuan Mahasiswa Perbatasan Kecamatan Sekayam.
  • Antar individu maupun komunitas serta pemerintah saling bertukar informasi dan saling bekerjasama. Misalnya antara Dinas Pariwisata Kapuas Hulu bekerjasama dengan Forum Peduli Masyarakat Perbatasan Kapuas Hulu.

4. Tujuan dan Sasaran

Silahkan anda jelaskan apa yang telah anda berhasil peroleh dengan hibah ini yang berkaitan dengan tujuan yang lebih besar yang anda harapkan dapat anda capai Sasaran-sasaran yang diharapkan dapat dicapai.

  1. Setelah program dilakukan, jumlah blogger perbatasan yang memiliki kemampuan citizen journalism meningkat. Ini dapat dilihat dari karya-karya berupa tulisaan, Foto maupun sebagian kecil video yang mereka publish di weblog masing-masing maupun web BBM.
  2. Para blogger menulis, memotret dan merekam peristiwa serta masalah-masalah perbatasan Kalimantan Barat dengan Sarawak-Malaysia yang selama ini tidak mendapat perhatian media mainstream.

Tujuan yang berhasil dicapai hingga saat ini:

  • Propaganda dan publikasi tentang program Border Blogger Movement kepada publik, termasuk kepada para pemangku kebijakan di perbatasan telah dilaksanakan, baik melalui kunjungan langsung ke kecamatan-kecamtan di 5 Kabupaten perbatasan di Kalimantan Barat, maupun melalui koran lokal dan radio serta FGD di lapangan. Bahkan di Kabupaten Kapuas Hulu yang kecamatannya paling banyak berbatasan langsung dengan Sarawak-Malaysia, kegiatan sosialisasi dibuka langsung oleh Bupati, di hadiri SKPD dan instansi terkait.
  • Sudah terjadi peningkatan kapasitas lebih dari 45 blogger perbatasan dibidang citizen jurnalism, yang sebelumnya tidak pernah ada, ini bisa dilihat dari karya berupa text, photo dan video yang mereka hasilkan.
  • Telah dipublikasikan content yang menyuarakan persoalan-persoalan di perbatasan Kalimantan Barat dengan Sarawak Malaysia melalui blog mereka masing-masing.
  • Telah dipublish website [www.borderblogger.org Borderblogger.org] dan lebih dari 45 weblog perbatasan kalimantan barat. Bahkan saat ini jumlah mereka mencapai 63 orang (tidak termasuk peserta yang telah dilatih, namun tidak mendaftarkan diri sebagai anggota sindikasi [www.borderblogger.org BBM]. Sudah dilakukan identifikasi terhadap karya-karya terbaik maupun potensi-potensi baru blogger peduli perbatasan dan hasil identifikasi akan segera diumumkan kepada publik, berupa pemenang syaembara.
  • Untuk itu sedang dilakukan kompilasi karya-karya tersebut untuk diedit dan didesign menjadi sebuah buku suara blogger dari perbatasan.
  • Pelaporan yang transparan sedang dilakukan oleh Border Blogger Movement. Ini dapat dilihat posting dan dokumentasi kegiatan di Wikimedia.

Tolong jabarkan perubahan perubahan signifikan yang organisasi anda dapatkan yang memiliki dampak pada pekerjaan anda pada periode pelaporan yang anda lakukan untuk saat ini. Masukkan secara deskriptif bagaimana anda menangani perubahan perubahan tersebut dan bagaimana perencanaan anda berubah sebagai hasilnya.

  • Tidak ada perubahan signifikan dari pekerjaan yang kami lakukan, karena anggota organisasi adalah para wartawan cum NGO yang telah berpengalaman.

5. Tantangan/ masalah organisasi/ pengelolaan yang dihadapi

Isu-isu manajemen atau organisasi apakah yang anda hadapi pada saat anda menuliskan laporan ini (apakah ada perubahan signifikan pada komposisi staf/ dewan atau anggota tim anda. Apakah ada faktor-faktor lain yang dapat membatasi kemampuan organisasi/ komunitas anda untuk mengumpulkan data dan menerjemahkan data data keuangan atau aktifitas yang terkait dengan program dalam tujuan awal). Bila mungkin juga tuliskan dan tekankan kebutuhan yang belum terpenuhi/ teridentifikasi sebelumnya dalam menangani penguatan organisasi/ komunitas anda.

Tidak ada perubahan komposisi tim kerja BBM

6. Keberagaman

Silahkan ditulis perubahan perubahan yang berpengaruh dalam keberagaman (contohnya apabila anggota komunitas, dewan, atau komposisi staf anda mulai beragam dari sisi jenis kelaminnya, suku, pendidikan, umur, budaya, agama, latar belakang asal lokasinya, bahasanya, dan lain sebagainya) dalam periode pelaporan ini. Apabila organisasi/ komunitas anda mengalami tantangan keberagaman, silahkan tuliskan juga pendapat anda.

Tidak ada perubahan. Komposisi gender adalah 70 % pria dan 30% wanita.

7. Laporan keuangan

Silahkan masukkan pranala laporan keuangan anda disini:

http://ciptamedia.org/wiki/Border_Blogger_Movement/Laporan_Penggunaan_Dana

8. Pengesahan

Saya, sebagai penandatangan, menyatakan bahwa saya adalah individu yang berwenang untuk menyerahkan laporan ini atas nama komunitas/ organisasi saya sesuai dengan persyaratan yang dicantumkan pada Perjanjian Hibah Cipta Media Bersama yang telah ditandatangani sebelumnya dan seluruh dana yang dibelanjakan telah dibelanjakan sesuai dengan tujuan-tujuan yang tercantum dalam permohonan hibah.

Tertanda: Lokasi dan tanggal:

Pontianak, 20 Juli 2012

Asriyadi Alexander Mering

Tags: