Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)
Beranda > Penerima Hibah CMB > PIRAC > Launching Film Documenter

Launching Film Documenter

200px-Mei_7_2013_Peluncuran_Film_Dokumenter_Fundraising_Rakom.jpg

Tujuan : Launching Film Documenter “Seri Strategi Fundraising Radio Komunitas”,

Lokasi : Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta

Alamat : Gallery Cafe, Komplek TIM

Jam : 15.00 – 18.00 WIB

Hadir :

  • Hamid Abidin PIRAC
  • Nor Hiqmah PIRAC
  • Ninik Annisa PIRAC
  • Yusuf Yudapraja PIRAC
  • Ahmad Fauzi (Assosiate PIRAC)
  • Tasnim Jusuf (Assosiate PIRAC)
  • Dian Indraswari (Assosiate PIRAC)
  • Heni Ridowati (Ma’arif Institut)
  • M. Yusuf(DT Jakarta)
  • M. Hardiyansyah (DT Jakarta)
  • Herman Suparman Simanjuntak (Penabulu Alliance)
  • Reza (Radio Suara Cinta DD)
  • Nurimansyah Putra (Radio Suara Cinta DD)
  • Hadigintara (Radio Suara Cinta DD)
  • Winarno (Mitra FM)
  • Iwan (Erdamah FM-Tangerang)
  • Endang Misdarianti (Erdamah FM-Tangerang)
  • Dessy Sonyaratri (Masyarakat Mandiri / Markom Manager)
  • Faturrahman Hadi (Masyarakat Mandiri DD)
  • Suparyono (Rakom Joglo)
  • Ismail (Rakom Joglo)
  • Hadi (BMM)
  • Siska Doviana (Wikimedia Indonesia)
  • Ivonne Kristiani (Wikimedia Indonesia)
  • Laurensius Ignatius Wendy R(Yayasan Charitas)
  • Atly Serita (Perempuan Mahardika)
  • Juma (Perempuan Mahardika)
  • Ahmad Yani (Individu)
  • Endang Mindarianti
  • Angga Yusarga (YAPARI)
  • Eksi Wibakti (YAPARI)
  • Kemas ARM (YAPARI)
  • Entis Sutisna (YAPARI)
  • Yumaskana (YAPARI)
  • Maylinhart (YAPARI)
  • Misan (Satu Dunia)
  • Aditia Purnomo (Lakpesdam NU)
  • Alfons Jebadut (Lakpesdam NU)
  • Kiki (Lakpesdam NU)
  • Khoiru M (LKC - DD)
  • Ulyniawati (LKNP)
  • Yanti (PFI)
  • A. Eddy S (YDKK)
  • Ismail Zakaria (Kompas)
  • Deni Murdiani (Maarif Institute)
  • Nazhori Author (LAZISMU)
  • Danni Budianto (BMM)
  • Hadi A (BMM)
  • Eman Suherman (BMM)
  • Sinam M Soetarno (JRKI)
  • Iwan H (M-TAS)
  • Roy Thaniago (REMOTIVI)
  • Indah W (REMOTIVI)
  • Heychael (REMOTIVI)
  • Suci Wulan N (REMOTIVI)
  • Olief Serita(Rakom Marsinah FM)
  • Juwana (Rakom Marsinah FM)
  • Roselina (REMOTIVI)
  • Anwari (Satu Dunia)
  • Vivi Widyawati (Mahardhika)
  • Wilson
  • Idy Muzayyad (KPI)
  • Rikky MF (Our Voice0
  • Setyawan (Tribun Rakyat.com)
  • Otto Ajiy (RIJB)
  • Suwarno (GIPRE)
  • Komang Hadi (IKJ0)
  • Khairul Amri (SUM II)
  • Kurniawan
  • Mahbib K (NU Online)
  • Heriyanto (Opsi Nasional)
  • Sahrawardi (Rakom DD)
  • Pande (Individu)
  • Sukoco (YAPARI)
  • Rijalul Imam (KAMMI)
  • Bahriatul Jannah (PIRAC)
  • Mahmudah Marzuki (PIRAC)

Ringkasan

  • Radio Komunitas : Bertahan di Tengah Keterbatasan
  • JAKARTA – Sekolah Fundraising PIRAC bersama JRKI (Jaringan Radio Komunitas Indonesia) meluncurkan film documenter “Seri Strategi Fundraising Radio Komunitas”, Selasa (7/5/2013) di Gallery Café, Kompleks TIM, Jakarta. Acara yang diisi pemutaran film dan diskusi publik ini dihadiri oleh para pengelola Radio Komunitas (rakom), anggota JRKI, para praktisi fundraising, aktivis LSM dan akademisi. Acara diskusi menampilkan 4 pembicara, yakni Sinam M. Sutarno (ketua JRKI), idy Muzayyad (anggota komisioner KPI), Iwan Hidayat (pengelola rakom MTAS FM Bandung) dan Ninik Annisah (peneliti PIRAC)
  • Dalam tayangan serial film tersebut terungkap berbagai tantangan dan problem yang dihadapi rakom untuk terus bertahan dan berkelanjutan. Penelitian dan dokumentasi yang dilakukan oleh Sekolah Fundraising PIRAC bersama JRKI di 6 wilayah (Jogja, Jabar, Jatim, NTB, Sulawesi Tenggara dan Aceh) menemukan fakta bahwa banyak radio komunitas yang tidak berkembang: hidup segan, mati tak mau. Mereka tak lagi bersiaran secara rutin kerena keterbatasan sumber daya dan biaya operasional. Sebagian lainnya bahkan tak lagi mengudara karena peralatan siar yang rusak, tenaga penyiar yang berpindah profesi, atau tidak lagi mendapatkan dukungan dari komunitas. Selain itu, KPP (Kupon Pilihan Pendengar) tidak bisa lagi dijadikan sebagai sumber pendanaan seiring masuknya teknologi handphone (HP). Fungsi KPP sebagai media untuk berkirim salam atau lagu digantikan oleh SMS dan rakom kehilangan sumber penghasilan utamanya.
  • Selengkapnya