Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)
Beranda > Penerima Hibah CMB > PIRAC > Pengambilan Data dan Pendokumentasian

Pengambilan Data dan Pendokumentasian

200px-Nopember_5_2012_PRC_Mas_Bangun_Simponi.jpg

Tujuan : Pengambilan Data dan Pendokumentasian Rakom Simponi, Ranooha Lestari, Kecamatan Buke, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara

Lokasi : Rakom Simponi

Alamat : Ranooha Lestari, Kecamatan Buke, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara

Jam : 2 hari

Hadir :

  • Maifil Eka Putra (Peneliti PIRAC)
  • Yayan Wiludiharto (Cameramen PIRAC)
  • Ibrahim (Ketua JRK Sulawesi Tenggara)
  • Kasmari alias Mas Bangun (Pengelola Rakom Simponi)
  • Penyiar dan fans Simponi

Ringkasan

  • Rakom Simponi yang dikelola Mas Bangun berada di kawasan berpenduduk 200 kk dengan latar belakang pendudduk dari etnik Jawa, Bali, Bugis, Kolaki, dan Sunda. Rata-rata penduduknya bertani dan memiliki sawah tadah hujan, kebun coklat, kelapa dan jeruk.
  • Etnik Jawa, Bali dan Sunda datang ke kawasan tersebut menurut cerita Mas Bangun, sekitar tahun 1980-an, mereka ikut program pemerintah melalui transmigrasi. Kini, Ranooha Lestari sudah menjadi kampung mereka karena daerah moyangnya di Jawa dan Bali sudah lama ditinggalkan. Di Ranooha mereka hidup dan melahirkan generasi baru tapi tetap saja mereka tidak bisa meninggalkan budayanya. Mereka tetap melestarikan dan mencitai budaya yang mereka bawa ke desa tersebut dan diwariskan secara turun temurun. Media budaya itu muncul melalui prosesi adat yang masih kuat melekat dengan mereka.
  • Selain prosesi adat yang mampu melepaskan kerinduan mereka pada kampung halaman, Radio Simponilah media lain yang menjadi andalan utama mereka. Maklum kehidupan mereka yang umumnya bertani, media radiolah yang paling efektif dan gampang di bawa ke mana-mana. Meskipun ada televisi tapi tidak mungkin TV diangkut ke kebun atau memanjat pohon nira. Begitu juga koran, mereka tidak punya kesempatan membaca koran, karena koran tidak memungkinkan dibaca sambil berkerja di kebun apatah lagi penjual koran memang jarang masuk ke desa mereka. Dengan radio mereka bisa distel di mana saja; sambil berjalan ke kebun, sambil memacul, sambil memanjat pohon kelapa, memetik kakao dan rehat makan setelah penat berkerja Siaran Simponi selalu menemani.
  • Cerita tentang Simponi dapat disimak :
  • Rakom Simponi Membuat Mereka Satu Hati
  • Penyiar Rakom Simponi : Rela Kerja Lelah Meski Tanpa Upah
  • Dukungan Fans Membuat Simponi tetap Mengudara
  • Unit Usaha Tulang Punggung Rakom Simponi


05 Nov 2012