Anda berada di mode pratinjau.
| |
Beranda > Penerima Hibah CMB > Bhinneka > Mempererat para anggota Bhinneka di wilayah Jakarta

Mempererat para anggota Bhinneka di wilayah Jakarta

200px-November_15_2012_Bhinneka_Diskusi_Jakarta.jpg 200px-November_15_2012_Bhinneka_Diskusi_Jakarta_1.jpg 200px-November_15_2012_Bhinneka_Diskusi_Jakarta_2.jpg

Tujuan : Mempererat para anggota Bhinneka di wilayah Jakarta, membahas tentang fundamentalisme agama di Indonesia.

Lokasi : Jakarta

Alamat : The Reading Room, Jakarta

Jam : 12.00 - 18.30

Hadir :

  • Pembicara: Soe Tjen Marching, Musdah Mulia, Rocky Gerung, Ahmad Nurcholish

Biografi Pembicara:

Soe Tjen Marching memperoleh gelar Ph.D.nya dari Universitas Monash, Australia dengan menulis disertasi tentang otobiografi dan buku harian perempuan-perempuan Indonesia. Ia telah diundang sebagai dosen tamu di berbagai Universitas di Australia, Britania dan Eropa. Soe Tjen banyak menulis artikel di berbagai suratkabar Indonesia maupun asing, cerita pendek, dan juga membuat komposisi musik. Ia pernah memenangi beberapa kompetisi penulisan kreatif di Melbourne - Australia.

Rocky Gerung lahir di Manado pada 20 januari 1959. Beliau menempuh studinya pada universitas Indonesia pada tahun 1986 dan memperoleh gelar sebagai sarjana sastra universitas Indonesia. Sampai sekarang beliau tercatat sebagai staff pengajar di departemen filsafat FIB UI. Salah satu buku yang sudah diterbitkan berjudul Kembalinya Politik.

Musdah Mulia lahir di Bone, Sulawesi Selatan, 3 Maret 1958; umur 54 tahun) adalah seorang aktivis perempuan, peneliti, konselor, dan penulis di bidang keagamaan (Islam) di Indonesia.Musdah Mulia merupakan Ketua Lembaga Kajian Agama dan Jender (LKAJ), Sekretaris Jendral ICRP (Indonesian Conference on Religion and Peace), pernah menjabat sebagai Ahli Peneliti Utama Bidang Lektur Keagamaan, Badan Penelitian dan Pengembangan Agama, Departemen Agama. Telah menerima berbagai penghargaan, antara lain penghargaan Yap Thiam Hien pada tahun 2008 dan Woman of the Year dari Itali pada 2009.

Ahmad Nurcholish, salah satu tokoh dan peneliti Islam yang telah menerbitkan berbagai buku, antara lain Memoar Cintaku: Pengalaman Empiris Pernikahan Beda Agama, Pernikahan Beda Agama: Kesaksian, Argumen Keagamaan, Dan Analisis Kebijakan, dan Menjawab 101 Masalah Nikah Beda Agama.

  • Sekitar 60 peserta

Ringkasan :

  • Diskusi tentang pluralisme agama untuk mendorong peserta berani berpikir kritis
  • Mempererat hubungan antara para anggota Bhinneka dengan mengadakan dialog di antara mereka, pembicara dan publik
  • Ringkasan diskusi bisa disimak di: https://www.facebook.com/notes/lembaga-bhinneka/ringkasan-diskusi-keragaman-agama-15-november-di-the-reading-room-jakarta/487608647927389

Respon SMS Lokasi Reading Room Jl Kemang Timur Raya No 57 info Daris Telpon 022190277567 Pembicara Shinta Miranda, Musdah Mulia, Rocky Gerung, Soetjen Marching Respon SMS

  • BNK|ReadingRoom-Jakarta Acaranya seru bangettt ihhh, ciyus!
  • BNK|ReadingRoomJkt acara #DiskusiKeragaman seru sekali! Topiknya menarik, pembicaranya sangat informatif. Overall, it’s a great event! :)
  • Bnk|asembaris edukatif & informatif. Mohon diadakan lagi acara serupa secara reguler
  • BNK|ReadingRoomJkt acara #DiskusiKeragaman seru sekali! Topiknya menarik, pembicaranya sangat informatif. Overall, it’s a great event! :)
  • BNK|Jakarta Acaranya sangat bagus, seru dan yang paling Pasti menambah wawasan… :)
  • Bnk|jakarta acara sukses banyak mendapat pemahaman tentang fakta akan keberagaman.
  • BNK| depok asik2 aja jadi teringat sekitar 20thn yg lewat ternyata skarang lebih banyak orang yg rasional ya(pak de)
  • BNK|Eka Sugiri, Jakarta klo bisa acaranya dirutinkan tiap bulan…
  • BNK|Lisya jakarta awalnya saya exited sekali dengan diskusi itu. Tapi baru 2 jam berada di sana saya sangat kecewa. Bagaimana sebuah diskusi berlabel pluralisme cenderung ‘menyerang’ label keyakinan. Bahkan apa yg dibawakan pembicara satu cenderung paradoks dg pembicara lainnya. Saya harap itu tidak berlangsung sepanjang acara karena saya juga kecewa tidak bisa mengikuti acara hingga usai. Semoga kesimpulan yg saya ambil hanya bagian ambigu dalam sebuah ‘ajaran’ (dlm hal ini diskusi) sama seperti paradoks yg terjadi dlm semua ajaran agama. Trims
  • BNK|Jakarta Agak sulit bernafas, terlalu banyak asap rokok. Diskusi pluralisme? Saya rasa bukan. Lebih kepada menertawakan bersama orang-orang yang beragama, karena agama dianggap sebagai kebodohan massal.
  • BNK|TANGERANG Diskusi Bhineka menarik. Tapi lbh menarik kalau mengundang narsum yg sedikit berseberangan agar diskusi lbh dinamis dan dialektis.
  • BNK|Jakarta forum ini sangat bagus, sy harapkn agar d laksanakan scara rutin agar smakin byk wawasan manusia terbuka dgn yg namanya perbedaan..
  • BNK|AnyaJakarta Agak sulit bernafas, terlalu banyak asap rokok. Diskusi pluralisme? Saya rasa bukan. Lebih kepada menertawakan bersama orang-orang yang beragama, karena agama dianggap sebagai kebodohan massal.


15 Nov 2012