Anda berada di mode pratinjau.
| | |

Sistem Informasi Peringatan Dini Bajir Bandang di Kota Manado dengan Teknologi Seluler.

298

298 - Sistem Informasi Peringatan Dini Bajir Bandang di Kota Manado dengan Teknologi Seluler.

Pasca banjir bandang di Kota Manado pada tanggal 15 Januari 2014 yang berakibat korban jiwa dan harta benda terjadi begitu cepat. Warga kota Manado tidak menyangka bahwa debit air yang mengalir dari hulu sungai (daerah pegunungan) tiba-tiba sangat tinggi. Agar debit air dibagian hulu dapat diketahui sebelum sampai di daerah padat penduduk, maka perlu dibuatkan sistem yang dapat mendeteksi debit air dan mengirim informasi ke masyarakat dengan teknologi selular. Dengan demikian penduduk kota dapat mengantisipasi sehingga korban jiwa maupun harta dapat dihindari.

Nomor:
298

Nama Lengkap Inisiator:
Meicsy E. I. Najoan

Lokasi:
Manado

Judul Proyek:
Sistem Informasi Peringatan Dini Bajir Bandang di Kota Manado dengan Teknologi Seluler.

Lama Aktivitas:
7 Bulan

Target Pengguna / Penerima Manfaat:
Sebagian Penduduk Kota Manado

Ukuran Keberhasilan:
Sistem ini dapat diadopsi untuk sungai yang sering berpotensi banjir bandang. Perubahan hanya pada data lokasi yang berkaitan dengan jangkauan komunikasi dari teknologi selular.

Tipe Konten:
Mikrokontroler dengan sensor pengukur level air yang sudah diklaibrasi dari output level tegangan ke satuan meter, dan melalui port serial dari mikrokontroler dikirim ke peralatan wifi yang sudah berfungsi sebagai access point. Sisi client dapat menangkap sinyal AP ini dapat diteruskan ke database yang tersedia.

Strategi Distribusi:
Melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui pemerintah kota manado.<br /> <br /> Merakit sedemikian rupa peralatan kontroler tersebut sehingga aman dan membuat titik-titik tertentu yang akan dibuat sebagai Client dan Akses Point

Dana yang Diminta:
Rp. 150 Juta

Deskripsi Proyek:
Pasca banjir bandang di Kota Manado pada tanggal 15 Januari 2014 yang berakibat korban jiwa dan harta benda terjadi begitu cepat. Warga kota Manado tidak menyangka bahwa debit air yang mengalir dari hulu sungai (daerah pegunungan) tiba-tiba sangat tinggi. Agar debit air dibagian hulu dapat diketahui sebelum sampai di daerah padat penduduk, maka perlu dibuatkan sistem yang dapat mendeteksi debit air dan mengirim informasi ke masyarakat dengan teknologi selular. Dengan demikian penduduk kota dapat mengantisipasi sehingga korban jiwa maupun harta dapat dihindari.

Definisi Masalah:
Masalah yang akan diatasi adalah memberikan informasi mengenai debit air sungai yang mengalir di daerah pegunungan kepada penduduk kota Manado. Tujuan : membuat peralatan kendali yang berbasis mikrocontroler di beberapa tempat aliran sungai yang dapat mengkur debit air, kemudian mengirimkan informasi ini melalui teknologi selular ke peralatan komunikasi (handphone) ke penduduk kota.

Cara Mengatasi:
Membuat sistem kontrol debit air dengan mikrokontroler yang bisa mendeteksi tinggi-rendahnya permukaan air, dimana hasil deteksi ini langsung dikirim melalaui peralatan wifi yang dapat terkoneksi ke database, data-data yang masuk ini diolah kemudian dikirim melalui sms ke nomor hp yang sudah didaftarkan sebelumnya.

Perkembangan Proyek