Anda berada di mode pratinjau.
| |

Jajaka (Jalan-jalan Kota)

246

246 - Jajaka (Jalan-jalan Kota)

Jajaka merupakan aplikasi berbasis peta untuk mengetahui lokasi tempat-tempat wisata yang ada di kota-kota besar di Indonesia. Tempat wisata ini dibagi menjadi wisata sejarah seperti museum, benteng, keraton, candi dan tempat-tempat bersejarah lainnya di kota tersebut, serta wisata modern seperti mall, waterpark, taman dan pusat wisata modern lainnya. Manfaat aplikasi ini secara langsung adalah mempermudah wisatawan untuk memaksimalkan pencarian tempat wisata yang ada di kota tersebut dengan menampilkan semua tempat wisata yang terdata dalam bentuk peta serta memberikan pengalaman wisata edukasi bagi para wisatawan dengan fitur peta wisata sejarah. Secara tidak langsung aplikasi ini membantu mempromosikan tempat-tempat wisata yang ada di kota-kota Indonesia, terutama tempat wisata yang belum terlalu dikenal masyarakat, sekaligus memajukan perekonomian masyarakat disekitar daerah wisata tersebut karena meningkatnya jumlah wisatawan.

Nomor:
246

Nama Lengkap Inisiator:
Ahmad Almaarif

Lokasi:
Bengkulu

Judul Proyek:
Jajaka (Jalan-jalan Kota)

Lama Aktivitas:
12 Bulan

Target Pengguna / Penerima Manfaat:
Wisatawan, Masyarakat di sekitar tempat wisata, Pemerintah daerah

Ukuran Keberhasilan:
Keberhasilan bisa diukur dengan ukuran :
– aplikasi diunduh oleh minimal 500 orang dalam waktu 5 bulan
– terjalin kerja sama dengan minimal satu pemerintah daerah untuk promosi wisata daerah tersebut dalam waktu 5 bulan.

Tipe Konten:
Aplikasi ini merupakan aplikasi untuk perangkat mobile berbasis peta. Untuk tahap awal aplikasi ini akan dikembangkan pada sistem operasi BlackBerry 10

Strategi Distribusi:
– Social Media (Facebook, Twitter)<br /> – Promosi ke biro-biro perjalanan<br /> <br /> – Promosi yang paling optimal saat ini adalah melalui sosial media; yaitu dengan mempromosikan aplikasi ini ke grup-grup pecinta traveling dan pecinta sejarah atau yang sejenisnya. Cara jangka panjang adalah dengan melakukan promosi ke sekolah-sekolah dan pemerintah daerah (khususnya departemen pendidikan dan kebudayaan untuk dukungan kontent).

Dana yang Diminta:
Rp. 150 Juta

Deskripsi Proyek:
Jajaka merupakan aplikasi berbasis peta untuk mengetahui lokasi tempat-tempat wisata yang ada di kota-kota besar di Indonesia. Tempat wisata ini dibagi menjadi wisata sejarah seperti museum, benteng, keraton, candi dan tempat-tempat bersejarah lainnya di kota tersebut, serta wisata modern seperti mall, waterpark, taman dan pusat wisata modern lainnya. Manfaat aplikasi ini secara langsung adalah mempermudah wisatawan untuk memaksimalkan pencarian tempat wisata yang ada di kota tersebut dengan menampilkan semua tempat wisata yang terdata dalam bentuk peta serta memberikan pengalaman wisata edukasi bagi para wisatawan dengan fitur peta wisata sejarah. Secara tidak langsung aplikasi ini membantu mempromosikan tempat-tempat wisata yang ada di kota-kota Indonesia, terutama tempat wisata yang belum terlalu dikenal masyarakat, sekaligus memajukan perekonomian masyarakat disekitar daerah wisata tersebut karena meningkatnya jumlah wisatawan.

Definisi Masalah:
Potensi wisata Indonesia sangatlah besar. Namun banyak permasalahan-permasalahan yang terjadi sehingga pemanfaatan pariwisata tersebut belum maksimal.Beberapa permasalahan pariwisata Indonesia yang terkait dengan latar belakang diusulkannya produk ini adalah :<br /> – Sarana informasi dan promosi wisata yang terbatas dan kurang terintegrasi<br /> – Banyaknya potensi wisata yang belum tergali dan diketahui khalayak<br /> – Kurangnya pemahaman generasi muda tentang sejarah tempat-tempat disekitar mereka

Cara Mengatasi:
Permasalahan tersebut bisa diatasi dengan memberikan informasi kepada calon wisatawan tentang potensi apa saja yang ada di kota mereka. Seringkali wisatawan bingung jika hanya diberikan alamat suatu tempat wisata dan seringkali juga mereka bingung memutuskan tempat wisata apa saja yang perlu untuk dikunjungi dan dari mana mereka harus memulai agar waktu mereka di kota tersebut bisa maksimal digunakan untuk mengeksplorasi kota. Karena itu, Jajaka menawarkan informasi berbasis peta sehingga calon wisatawan bisa memutuskan rencana perjalanan mereka. Selain itu, peta wisata ini juga terbagi dalam peta wisata modern (bagi calon wisatawan yang ingin menikmati wisata modern) dan wisata objek-objek bersejarah. Ini sekaligus mempromosikan objek wisata bersejarah apa saja yang ada di sebuah kota sekaligus menawarkan edukasi sejarah bagi calon wisatawan yang berada di kota tersebut.

Perkembangan Proyek