Anda berada di mode pratinjau.
| |

Penyediaan Informasi Perlindungan Anak Usia Dini Bagi Guru dan Wali Murid PAUD se Kabupaten Magelang

245

245 - Penyediaan Informasi Perlindungan Anak Usia Dini Bagi Guru dan Wali Murid PAUD se Kabupaten Magelang

Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) seringkali dikelola tak ubahnya lembaga pendidikan formal SD, SMP dan SMA. Seharusnya, PAUD dikelola dengan menggunakan pendekatan holistik yang menyakup 4 kebutuhan anak: pendidikan, perawatan, pengasuhan dan perlindungan. Pelaksanaan pendidikan holistik integratif ini menunjukkan adanya kesadaran pendidikan harus dilakukan dengan melibatkan orang tua murid, dan membangun kerja sama dengan pihak-pihak pemangku kepentingan. Ketika Lembaga PAUD hanya bekerja pada ranah pendidikan, yang terjadi justru melanggar hak anak. Misalnya, memungkinkan terjadinya kekerasan psikis, dan bahkan tak jarang kekerasan fisik. Program yang diajukan akan mendorong pengembangan Lembaga PAUD dengan menggunakan pendekatan holistik pada 4 kebutuhan anak, dan menggunakan perspektif gender dan hak anak dalam pengelolaan proses belajar-mengajarnya. Upaya ini dilakukan dengan memproduksi dan mendistribusikan content melalui sms kepada guru dan wali murid.

Nomor:
245

Nama Lengkap Inisiator:
Mukhotib MD

Lokasi:
Magelang, Jawa Tengah

Organisasi:
PAUD Pandan Wangi

Judul Proyek:
Penyediaan Informasi Kebijakan, Metode Pembelajaran, Perawatan, Pengasuhan dan Perlindungan Anak Usia Dini Bagi Guru dan Wali Murid PAUD se Kabupaten Magelang

Lama Aktivitas:
12 Bulan

Target Pengguna / Penerima Manfaat:
Guru dan Wali Murid dari 800 Lembaga PAUD di Kabupaten Magelang

Ukuran Keberhasilan:
A. Kuantitatif: selama program ada 4000 guru dan 8000 wali murid sebagai pengguna layanan
B. Kualitatif: Terjadinya perubahan pengetahuan, sikap dan tindakan dalam pengelolaan Lembaga PAUD.

Tipe Konten:
Teks informasi mengenai: (1) kebijakan pendidikan; (2) perspektif gender, (3) hak anak, (4) konsep perawatan, pengasuhan dan perlindungan anak, (5) pengembangan model pembelajaran, (6) pengembangan sumber daya Lembaga PAUD.,

Strategi Distribusi:
1. Penyebaran content akan dilakukan melalui sms broadcast<br /> 2. Pada tahap awal dilakukan dengan meminta nomor pengguna secara langsung melalui pengurus Himpunan Tenaga Pendidik dan Kependidikan PAUD

Kuantitas Output Konten:
Setiap harinya akan dikirimkan 1 content

Dana yang Diminta:
Rp. 107 Juta

Deskripsi Proyek:
Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) seringkali dikelola tak ubahnya lembaga pendidikan formal SD, SMP dan SMA. Seharusnya, PAUD dikelola dengan menggunakan pendekatan holistik yang menyakup 4 kebutuhan anak: pendidikan, perawatan, pengasuhan dan perlindungan. Pelaksanaan pendidikan holistik integratif ini menunjukkan adanya kesadaran pendidikan harus dilakukan dengan melibatkan orang tua murid, dan membangun kerja sama dengan pihak-pihak pemangku kepentingan. Ketika Lembaga PAUD hanya bekerja pada ranah pendidikan, yang terjadi justru melanggar hak anak. Misalnya, memungkinkan terjadinya kekerasan psikis, dan bahkan tak jarang kekerasan fisik. Program yang diajukan akan mendorong pengembangan Lembaga PAUD dengan menggunakan pendekatan holistik pada 4 kebutuhan anak, dan menggunakan perspektif gender dan hak anak dalam pengelolaan proses belajar-mengajarnya. Upaya ini dilakukan dengan memproduksi dan mendistribusikan content melalui sms kepada guru dan wali murid.

Definisi Masalah:
Menyediakan informasi dan komunikasi pengelolaan Lembaga PAUD berdasarkan 4 kebutuhan anak usia dini, dengan menggunakan perspektif gender dan hak anak.

Cara Mengatasi:
A. Memproduksi content yang menyakup (1) kebijakan pendidikan; (2) perspektif gender, (3) hak anak, (4) konsep perawatan, pengasuhan dan perlindungan anak, (5) pengembangan model pembelajaran, (6) pengembangan sumber daya Lembaga PAUD.<br /> B. Mendistribusikan content kepada gutu dan orang tua murid.<br /> C. Memfasilitasi dialog dan konsultasi dari guru dan orang tua murid.

Perkembangan Proyek