Anda berada di mode pratinjau.
| |

Gampong To The World

219

219 - Gampong To The World

Jaringan sukarelawan, melalui berbagai media sebut saja AISEC, IIWC, dan lain-lain, telah mencakup seluruh dunia. Tentunya banyak persoalan yang masih ada dalam negri ini yang belum tersentuh oleh dunia sukarelawan itu sendiri. Maka dari itu, melalui project ini kami ingin memberi akses kepada para relawan untuk menjangkau perdesaan, begitu pun sebaliknya. Bukan tidak mungkin suatu project sukarelawan tersebut dilakukan di pelosok desa yang jauh dari kota. Hanya saja akses informasi yang tersedia masih menjadi masalah besar bagi ke dua belah pihak. Dalam piranti lunak yang ingin kami kembangkan, kami akan membangun suatu social network yang berbasis pada bidang sukarelawan. Diharapkan bagi mereka yang ingin terlibat dan yang ingin mendukung program sosial tersebut dapat tergabung di dalamnya. Nanti disana akan ada dua macam akun, pertama adalah untuk relawan sendiri, yang memiliki akses informasi untuk memilih jenis dan tempat dimana project akan dilaksanakan. Akun satunya lagi adalah untuk kepala desa, atau mereka yang ingin mengusul project yang akan dilaksanakan didesa mereka. Akun ini nantinya harus membentuk afiliasi dengan organisasi/komunitas tertentu yang ditunjuk untuk mengurus program sukarelawan tersebut. Setelah persetujuan antara kedua belah pihak tercapai, akun akan dapat diakses oleh akun partisipan untuk dipilih. Dengan demikian akses informasi akan tersedia bagi ke-2 belah pihak.

Nomor:
219

Nama Lengkap Inisiator:
Muhammad Iqhrammullah

Lokasi:
Jaya Banda Aceh

Judul Proyek:
Gampong To The World

Lama Aktivitas:
5 Bulan

Target Pengguna / Penerima Manfaat:
Relawan yang mengikuti program; Warga Desa; Anak sekolahan

Ukuran Keberhasilan:
1. Aplikasi diunduh (200 pengguna/bulan)
2. Banyak pengguna yang aktif melakukan diskusi pada forum komunikasi

Tipe Konten:
Aplikasi yang memuat informasi Supporter dan sepak bola Indonesia Aplikasi ini dapat berbentuk AndroidApps, BlackberryApps, IphoneApps dan Web

Strategi Distribusi:
1. Melalui pembuatan website<br /> 2. Sosial media (facebook, twitter)<br /> 3. Promosi Forum Supporter<br /> 4. Aplikasi Situ (Supporter Indonesia Satu) dikembangkan pada berbasis mobile application dengan platform Android, iOS, dan Blackberry, serta berbasis web agar dapat diakses melalui website.

Dana yang Diminta:
Rp. 25 Juta

Deskripsi Proyek:
Jaringan sukarelawan, melalui berbagai media sebut saja AISEC, IIWC, dan lain-lain, telah mencakup seluruh dunia. Tentunya banyak persoalan yang masih ada dalam negri ini yang belum tersentuh oleh dunia sukarelawan itu sendiri. Maka dari itu, melalui project ini kami ingin memberi akses kepada para relawan untuk menjangkau perdesaan, begitu pun sebaliknya. Bukan tidak mungkin suatu project sukarelawan tersebut dilakukan di pelosok desa yang jauh dari kota. Hanya saja akses informasi yang tersedia masih menjadi masalah besar bagi ke dua belah pihak. Dalam piranti lunak yang ingin kami kembangkan, kami akan membangun suatu social network yang berbasis pada bidang sukarelawan. Diharapkan bagi mereka yang ingin terlibat dan yang ingin mendukung program sosial tersebut dapat tergabung di dalamnya.<br /> Nanti disana akan ada dua macam akun, pertama adalah untuk relawan sendiri, yang memiliki akses informasi untuk memilih jenis dan tempat dimana project akan dilaksanakan. Akun satunya lagi adalah untuk kepala desa, atau mereka yang ingin mengusul project yang akan dilaksanakan didesa mereka. Akun ini nantinya harus membentuk afiliasi dengan organisasi/komunitas tertentu yang ditunjuk untuk mengurus program sukarelawan tersebut. Setelah persetujuan antara kedua belah pihak tercapai, akun akan dapat diakses oleh akun partisipan untuk dipilih. Dengan demikian akses informasi akan tersedia bagi ke-2 belah pihak.

Definisi Masalah:
Terdapat berbagai kendala baik bagi pihak penyelenggara maupun pihak setempat (misalnya, kepala desa, lurah, maupun warga):<br /> 1. Informasi tentang program yang belum tersampaikan ke semua kalangan.<br /> 2. Akses untuk menjalin suatu kerja sama.<br /> 3. Susahnya melakukan “kontak” dengan jarak yang berjauhan dengan sekretariat pengelenggara.

Cara Mengatasi:
Menyediakan platform informasi berbasis internet bagi kedua pihak. Platform tersebut harus mampu mengatasi kendala-kendala yang dihadapi bagi kedua belah pihak untuk menjalin kerja sama. Salah satu yang terbesar adalah poin-poin kesepakatan yang harus jelas. Dengan adanya sistem yang kami buat, maka hal tersebut dapat diatasi.

Perkembangan Proyek