Anda berada di mode pratinjau.
| |

Suara Korban

141

141 - Suara Korban

Program ini adalah upaya untuak memfasilitasi korban-korban kekerasan dan pelanggaran HAM untuk merancang dan memproduksi digital storytelling yang dapat diakses secara luas oleh publik melalui aplikasi internet dan ponsel (smartpohone).

Nomor:
141

Nama Lengkap Inisiator:
Andy Irfan Junaidi

Lokasi:
Jombang, Jawa Timur

Organisasi:
Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan - SurabayaKomisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan - Surabaya

Judul Proyek:
Suara Korban

Lama Aktivitas:
12 Bulan

Target Pengguna / Penerima Manfaat:
Komunitas Korban, Masyarakat di wilayah konflik, Kelompok Muda, di Aceh, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Papua dan Nusa Tenggara dan Jaringan advokasi HAM di tingkat lokal dan nasional

Ukuran Keberhasilan:
1. Adanya digital storytelling dari peristiwa kekerasan dan pelanggaran HAM yang terjadi di Aceh, Jawa timur, Sulawesi, Nusa tenggara dan Papua.
2. Digital storytelling tersebut dapat diakses secara luas oleh masyarakat di lima tempat tersebut.

Tipe Konten:
Ada tiga tahapan kegiatan yang akan dikerjakan dalam program ini, yaitu :
1. Memfasilitasi korban untuk merancang dan memproduksi Digital Storytelling tentang peristiwa kekerasan dan pelanggaran HAM yang mereka alami dan rasakan. Dalam Digital Storytelling, korban tampil secara langsung dengan durasi paling lama 10 menit.
2. Merancang dan memproduksi website yang akan dipergunakan untuk menampilkan digital storytelling tersebut; Website ini dirancang untuk dapat diakses melaui seluler.

Strategi Distribusi:
Strategi yang akan dilakukan dengan cara pertama :<br /> 1. Diadakan launcing secara terbuka di Aceh, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Papua dan Nusa Tenggara dengan publikasi yang luas melalui kerjasama dengan komunitas jurnalis.<br /> 2. Menyebarkan informasi tentang konten ini melalui jaringan sosial.

Kuantitas Output Konten:
Jumlah Digital storytelling yang akan diproduksi sepanjang program ini dijalankan minimal 25 buah.

Dana yang Diminta:
Rp. 600 Juta

Deskripsi Proyek:
Program ini adalah upaya untuak memfasilitasi korban-korban kekerasan dan pelanggaran HAM untuk merancang dan memproduksi digital storytelling yang dapat diakses secara luas oleh publik melalui aplikasi internet dan ponsel (smartpohone).

Definisi Masalah:
Permasalahan yang akan dijawab melalui progam ini adalah memperkuat kapasitas korban dalam advokasi HAM melalui upaya membangun simpati publik atas peristiwa kekerasan dan pelanggaran ham yang dialami langsung oleh Korban.<br /> Dalam kasus kekerasan horizontal (kekerasan berlatarbelakang agama), inisiatif ini akan menjadi alat untuk klarifikasi kesalahpahaman antar kelompok, dan memperkuat upaya rekonsiliasi.

Cara Mengatasi:
1. Memfasilitasi korban-korban pelangaran HAM di beberapa daerah untuk merancang, dan memproduksi Digital Storytelling yang mampu memperkuat empati publik atas peristiwa kekerasan dan pelanggaran HAM yang dialami korban.<br /> 2. Menampilkan Digital Storytelling tersebut dalam aplikasi konten multimedia yang dapat diakses di internet dan perangkat seluler.

Perkembangan Proyek