Anda berada di mode pratinjau.
| |

Agrindo Inovation Media

139

139 - Agrindo Inovation Media

Ide dasar dari proyek ini adalah tentang sebuah usaha untuk menyatukan mata rantai perekonomian dalam bidang pertanian dalam bentuk konten-konten infromasi yang dibutuhkan. Dimana ada 3 kelompok besar yang harus saling terhubung yaitu kelompok petani, kelompok produsen(pengrajin makanan) dan pedagang dan masyarakat umum sebagai konsumen. Dengan terhubungnya rantai ekonomi tersebut diharapkan tercipta ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat secara keseluruhan.

Nomor:
139

Nama Lengkap Inisiator:
Sapdo Utomo

Lokasi:
Sampit, Kalimantan Tengah

Judul Proyek:
Agrindo Inovation Media

Lama Aktivitas:
12 Bulan

Target Pengguna / Penerima Manfaat:
Petani dari daerah terpencil yang sosialisasi pertanian masih kurang

Ukuran Keberhasilan:
Penigkatan Jumlah Pengguna minimal 1000 perbulan, dan trafik permintaan konten yang terus meningkat mulai dari 100 perhari dan meningkat secara berkala.

Tipe Konten:
Teks Informasi peningkatan mutu pertanian, Video tutorial peningkatan mutu pertanian dan pengolahan hasil pertanian (Inovasi produk pangan), Teks Informasi Inovasi pangan terbaru, Game Interaktif tentang Informasi pertanian.

Strategi Distribusi:
Melalaui fasilitas SMS, mobile web, aplikasi mobile dan untuk daerah yang belum dijangkau jaringan seluler kita samapaikan dalam bentuk CD/DVD konten.

Kuantitas Output Konten:
Untuk SMS kami akan kirim 2 konten perhari dengan target bulan pertama 1000 user jadi akan ada 2000 SMS perhari, Untuk Video Tutorial dalam setahun pertama target minimal dihasilkan 50 Video dengan dengan durasi 20-30 Menit. Untuk konten di mobile web dan aplikasi mobile target dalam setahun pertama minimal dihasilkan 100 Konten.

Dana yang Diminta:
Rp. 1.5 Milyar

Deskripsi Proyek:
Ide dasar dari proyek ini adalah tentang sebuah usaha untuk menyatukan mata rantai perekonomian dalam bidang pertanian dalam bentuk konten-konten infromasi yang dibutuhkan. Dimana ada 3 kelompok besar yang harus saling terhubung yaitu kelompok petani, kelompok produsen(pengrajin makanan) dan pedagang dan masyarakat umum sebagai konsumen. Dengan terhubungnya rantai ekonomi tersebut diharapkan tercipta ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat secara keseluruhan.

Definisi Masalah:
Dari sisi Petani:<br /> – Besarnya modal awal yang harus dikeluarkan pada saat akan melakukan penanaman.<br /> – Kurangnya Informasi yang dibutuhkan untuk meningkatkan hasil pertanian.<br /> – Kurangnya Informasi yang dibutuhkan tentang penanganan produk pasca panen.<br /> <br /> Dari sisi Produsen dan Pedagang:<br /> – Secara umum harga hasil pertanian di Indonesia masih di monopoli oleh para tengkulak.<br /> – Informasi tentang Inovasi pengolahan pangan belum tersebar secara luas, sehingga ketika pasar kebanjiran produk tertentu harga akan turun, dan besar kemungkinan produk untuk membusuk dipasar.<br /> <br /> Dari segi konsumen:<br /> – Sering terjadinya kenaikan harga dipasar sehingga banyak konsumen yang tidak sanggup membeli.<br /> – Informasi produk Inovasi baru belum terdistribusi secara luas sehingga terkadang konsumen merasa jenuh dengan produk-produk yang itu-itu saja.

Cara Mengatasi:
Dari beberapa masalah diatas maka kami akan mengumpulkan informasi-informasi yang dibutuhkan dari sumber-sumber yang kompeten di bidangnya untuk membagikan ilmunya agar masalah-masalah di atas dapat terpecahkan. Misalnya tentang permasalahan bagaimana cara meningkatkan hasil pertanian, maka kami akan carikan dari sumber-sumber peneliti pertanian baik dari lembaga pemerintahan atau yang lainnya, dari hasil yang kami dapat akan kami olah sebagai konten yang nantinya akan disebarkan baik dalam bentuk video, gambar, teks maupun game Interaktif yang dapat diakses melalui telepon seluler.

Perkembangan Proyek