Anda berada di mode pratinjau.
| |

IASUBE (Ibu Aku Suka Belajar)

137

137 - IASUBE (Ibu Aku Suka Belajar)

IASUBE adalah sebuah aplikasi untuk mengintegrasikan antara Orang Tua, Guru dan Anak dengan menggunakan Multi Agent System. IASUBE singkatan dari “Ibu Aku Suka Belajar”. Aplikasi ini akan memudahkan guru dalam monitoring perkembangan belajar siswa dalam mengerjakan tugas yang diberikan di kelas. Bagi orang tua aplikasi ini sangat membantu untuk mengingatkan dan mengetahui tugas-tugas yang diberikan guru di sekolah, sehingga perhatian terhadap belajar anak dapat meningkat. Bagi siswa aplikasi ini menjadi alarm dan mengetahui daftar tugas sekolah yang diberikan guru di sekolah, sehingga tugas dapat diselesaikan tepat waktu. Orang tua dan Guru dapat terhubung dalam memantau proses belajar anak tanpa harus bertemu secara langsung. Dengan aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dan perhatian orang tua terhadap belajar anak serta terciptanya hubungan yang lebih baik antara orang tua dan guru dalam meningkatkan prestasi belajar siswa.

Nomor:
137

Nama Lengkap Inisiator:
Vinda Septa Diyansyah

Lokasi:
Mojokerto, Jawa Timur

Judul Proyek:
IASUBE (Ibu Aku Suka Belajar) Aplikasi Integrasi untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa dengan Multi Agent System

Lama Aktivitas:
12 Bulan

Target Pengguna / Penerima Manfaat:
Siswa SD di seluruh Pulau Indonesia

Ukuran Keberhasilan:
– Siswa mengerjakan semua yang diberikan guru minimal 90 %
– Prestasi siswa rata-rata nilai tugas 80

Tipe Konten:
- Sistem Terdistribusi
- Android

Strategi Distribusi:
– Sosial Media<br /> – Sosialisai ke sekolah – sekolah<br /> <br /> – Interface/ tampilan menarik<br /> – Bahasa Indonesia<br /> – berbasis Multi Agent System (MAS)

Dana yang Diminta:
Rp. 120 Juta

Deskripsi Proyek:
IASUBE adalah sebuah aplikasi untuk mengintegrasikan antara Orang Tua, Guru dan Anak dengan menggunakan Multi Agent System. IASUBE singkatan dari “Ibu Aku Suka Belajar”. Aplikasi ini akan memudahkan guru dalam monitoring perkembangan belajar siswa dalam mengerjakan tugas yang diberikan di kelas. Bagi orang tua aplikasi ini sangat membantu untuk mengingatkan dan mengetahui tugas-tugas yang diberikan guru di sekolah, sehingga perhatian terhadap belajar anak dapat meningkat. Bagi siswa aplikasi ini menjadi alarm dan mengetahui daftar tugas sekolah yang diberikan guru di sekolah, sehingga tugas dapat diselesaikan tepat waktu. Orang tua dan Guru dapat terhubung dalam memantau proses belajar anak tanpa harus bertemu secara langsung. Dengan aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dan perhatian orang tua terhadap belajar anak serta terciptanya hubungan yang lebih baik antara orang tua dan guru dalam meningkatkan prestasi belajar siswa.

Definisi Masalah:
Pembangunan pendidikan di Indonesia telah menunjukkan keberhasilan yang cukup besar. Wajib Belajar 6 tahun, yang didukung pembangunan infrastruktur sekolah dan diteruskan dengan Wajib Belajar 9 tahun adalah program sektor pendidikan yang diakui cukup sukses. Hal ini terlihat dari meningkatnya partisipasi sekolah dasar dari 41 persen pada tahun 1968 menjadi 94 persen pada tahun 1996. (Oey-Gardiner, 2003).<br /> Perhatian orang tua ternyata memiliki pengaruh besar terhadap pencapaian prestasi belajar anak atau siswa. Namun masih ada banyak faktor yang menjadi hambatan bagi orang tua dalam memberikan perhatiannya. Diantaranya Orang tua yang sibuk bekerja, kurangnya hubungan komunikasi antara guru dan orang tua, dan tidak adanya media yang menghubungkan antara siswa, guru dan orang tua.<br /> Oleh karena itu dibutuhkan aplikasi yang dapat menghubungkan siswa, guru dan orang tua agar terintegrasi, sehingga terwujudlah sumber daya manusia yang cerdas untuk kemajuan Negara atau bangsa Indonesia.

Cara Mengatasi:
Membuat aplikasi yang mengintegrasikan antara Orangtua, guru dan siswa dengan menggunakan Multi Agent System,<br /> • StudentAgent bekerja sebagai asisten pribadi untuk siswa. Ia menyediakan fitur monitoring tugas secara realtime dan mengaturnya secara otomatis. Ketika tugas mendekati deadline, alarm akan secara otomatis dihasilkan dan dikirim ke Agents orang tua dan guru. Siswa dapat menggunakan StudentAgents untuk mengatur schedule tugas dari sekolah dan mengetahui tugas yang belum dikerjakan dan yang sudah.<br /> • ParentAgent bertugas untuk orang tua. Ia me-monitoring anak dalam menyelesaikan tugas sekolah apakah sudah dikerjakan atau belum. ParentAgent juga terhubung dengan guru, sehingga orang tua bisa mengetahui informasi langsung dari guru.<br /> • TeacherAgent: ketika guru memberikan tugas maka otomatis dicatat dan mengirimkannya ke StudentAgents dan ParentAgent. Guru dapat mengetahui siswa yang belum mengerjakan tugas, sehingga dapat mengingatkan langsung kepada siswa ataupun orang tua.

Perkembangan Proyek