Anda berada di mode pratinjau.
| |

Akses Informasi Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Rumah Tangga

125

125 - Akses Informasi Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Rumah Tangga

PRT (Pekerja Rumah Tangga) adalah kelompok yang rentan terhadap tindak kekerasan, diskriminasi dan ketidakadilan karena keterbatasan terhadap akses informasi. Situasi dan kondisi kerja PRT di Indonesia tidak jelas karena belum ada peraturan atau UU yang menjadi rujukan perlindungan PRT dan tidak adanya pengakuan sebagai pekerja seperti pekerja formal lainnya. Sampai saat ini, belum ada lembaga resmi yang dapat menyediakan informasi dan menerima keluhan terkait isu ketenagakerjaan bagi para PRT. Meski standar ketenagakerjaan Internasional PRT telah diadopsi sebagai Konvensi (ILO No. 189 tentang kerja layak bagi PRT) pada Juni 2011, Pemerintah Indonesia masih belum meratifikasi konvensi tersebut atau menyusun UU/peraturan-nya, karenanya informasi tentang kerja layak termasuk norma kerja bagi PRT di Indonesia masih sangat terbatas.

Saat ini telpon genggam (selular) sudah menjadi barang umum termasuk para PRT bahkan banyak yang menggunakan Smartphone. Untuk mengoptimalkan manfaat seluler, proyek ini akan membangun model Aplikasi SMS untuk PRT yang meliputi pengembangan sistim berbasis seluler dan internet dan produksi konten informasi. Sistim tersebut nantinya dapat melakukan ‘SMS broadcast’ terkait informasi ketenagakerjaan dan hukum bagi PRT serta informasi penting dalam upaya meningkatkan keahlian dan kompetensi PRT, (2) Menerima ‘SMS keluhan’ dari PRT dan (3) ‘menu khusus’ yang menyediakan informasi ketenagakerjaan bagi PRT yang dapat diunduh bagi kepentingan PRT.

Nomor:
125

Nama Lengkap Inisiator:
Irfan Afandi

Lokasi:
Jember, Jawa Timur

Organisasi:
Lembaga Pengkajian Kemasyarakatan dan Pembangunan - LPKP

Judul Proyek:
Akses informasi ketengakerjaan bagi Pekerja Rumah Tangga

Lama Aktivitas:
12 Bulan

Target Pengguna / Penerima Manfaat:
Target pengguna adalah Para PRT mulai usia 15 tahun keatas di wilayah Malang dan Surabaya. Penerima manfaat adalah para PRT dan Majikan yang berada di Malang dan Surabaya

Ukuran Keberhasilan:
Target pengguna adalah Para PRT mulai usia 15 tahun keatas di wilayah Malang dan Surabaya. Penerima manfaat adalah para PRT dan Majikan yang berada di Malang dan Surabaya

Tipe Konten:
1. PRT adalah Pekerja Rumah Tangga yang berhak atas pengakuan dan perlindungan seperti pekerja formal lainnya di Indonesia (120 karakter)
2. Konvensi ILO 189 mengatur standar2 kerja Internasional bagi PRT dan pengakuan hak2 sebagai pekerja dan perlindungan sosial (123 karakter)
3. PRT merupakan salah satu bentuk pekerjaan terburuk anak (BPTA) yang dilarang menurut UU No.1 tahun 2000 (103 karakter)
4. Anak adalah mereka yang berusia dibawah 18th menurut perlindungan anak UU No. 23/2002 dan berhak mendapatkan pendidikan yg layak (129 karakter)
5. Video dan gambar-gambar tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja bagi PRT
6. Tips dan trik produktivitas kerja PRT, seperti: cara mencuci dan menyetrika yang benar, dll.

Strategi Distribusi:
1. Sosialisasi system (Aplikasi SMS) kepada para PRT di wilayah Malang dan Surabaya agar mereka mendaftarkan nomer ponselnya pada system. Sosialisasi dilaksanakan melalui berbagai cara, seperti: pembuatan dan penyebaran brosur yang berisi manfaat dan tata cara registrasi serta SMS keluhan, pemasangan poster dan promosi melalui online dan media social (facebook, twitter).<br /> 2. Sosialisasi juga akan dilaksanakan melalui pertemuan masyarakat, seperti PKK, keagamaan dan kepemudaan serta di pusat-pusat perbelanjaan dan sekolah dimana peluang bertemu dengan komunitas PRT bisa terlaksana. Keberadaan tukang sayur juga akan dimanfaatkan.<br /> 3. Konten ‘SMS broadcast’ akan dikirim setiap hari kepada nomer ponsel yang sudah teregistrasi. Sebanyak 250 konten SMS akan diterima ponsel PRT secara gratis. Sistem akan terhubung dengan twitter agar lebih murah.<br /> 4. Konten SMS juga akan diunggah dalam sebuah website dan dicetak dalam brosur termasuk penjelasan atas konten yang dimaksud.

Kuantitas Output Konten:
1. Sebanyak 250 konten SMS akan dibroadcast terkait informasi ketenagakerjaan termasuk tips dan trik bagi PRT dan akan dikirim setiap hari selama proyek; 2. Sekitar 5 video berdurasi 5 menit untuk masing-masing yang berisi promosi kerja layak bagi PRT 3. Sebanyak 10 gambar-gambar terkait keselamatn dan kesehatan kerja dalam lingkungan kerja Rumah Tangga untuk meningkatkan produktivitas kerja bagi PRT

Dana yang Diminta:
Rp. 665 Juta

Deskripsi Proyek:
PRT (Pekerja Rumah Tangga) adalah kelompok yang rentan terhadap tindak kekerasan, diskriminasi dan ketidakadilan karena keterbatasan terhadap akses informasi. Situasi dan kondisi kerja PRT di Indonesia tidak jelas karena belum ada peraturan atau UU yang menjadi rujukan perlindungan PRT dan tidak adanya pengakuan sebagai pekerja seperti pekerja formal lainnya. Sampai saat ini, belum ada lembaga resmi yang dapat menyediakan informasi dan menerima keluhan terkait isu ketenagakerjaan bagi para PRT. Meski standar ketenagakerjaan Internasional PRT telah diadopsi sebagai Konvensi (ILO No. 189 tentang kerja layak bagi PRT) pada Juni 2011, Pemerintah Indonesia masih belum meratifikasi konvensi tersebut atau menyusun UU/peraturan-nya, karenanya informasi tentang kerja layak termasuk norma kerja bagi PRT di Indonesia masih sangat terbatas.<br /> <br /> Saat ini telpon genggam (selular) sudah menjadi barang umum termasuk para PRT bahkan banyak yang menggunakan Smartphone. Untuk mengoptimalkan manfaat seluler, proyek ini akan membangun model Aplikasi SMS untuk PRT yang meliputi pengembangan sistim berbasis seluler dan internet dan produksi konten informasi. Sistim tersebut nantinya dapat melakukan ‘SMS broadcast’ terkait informasi ketenagakerjaan dan hukum bagi PRT serta informasi penting dalam upaya meningkatkan keahlian dan kompetensi PRT, (2) Menerima ‘SMS keluhan’ dari PRT dan (3) ‘menu khusus’ yang menyediakan informasi ketenagakerjaan bagi PRT yang dapat diunduh bagi kepentingan PRT.

Definisi Masalah:
Pekerja Rumah Tangga (PRT) menempati posisi teratas sebagai tujuan migrasi tenaga kerja Indonesia, namun belum ada data jumlah PRT di Indonesia. Rapid assessment 2009 (JALA PRT) memperkirakan jumlahnya mencapai 10.744.887 dengan asumsi 67% rumah tangga kelas menengah keatas mempunyai PRT. Mereka bekerja tanpa perlindungan normatif dan rentan eksploitasi fisik, psikis, ekonomi, social dan situasi kerja yang lekat dengan perbudakan modern. Banyak pelanggaran yang terjadi pada PRT, seperti upah rendah dengan beban kerja yang tidak jelas, jam kerja panjang, tidak ada libur atau cuti, minim akses informasi dan terisolir, rentan menjadi korban trafficking dan tidak ada perlindungan social. Semua itu karena akses informasi yang terbatas bagi PRT. Karena kondisi dan situasi kerjanya, maka proyek ini bertujuan: Meningkatkan akses informasi bagi PRT melalui TI dan memfasilitasi para PRT menyampaikan keluhan terkait kekerasan atau ketidakadilan;

Cara Mengatasi:
Untuk mengatasi permasalahan yang ada, maka proyek ini akan melaksanakan kegiatan sebagai berikut:<br /> 1. Pengembangan sistim informasi berbasis seluler dan internet (Aplikasi SMS) yang menyediakan fasilitas SMS broadcast dan menu khusus terkait informasi ketenagakerjaan bagi PRT termasuk SMS Keluhan bagi PRT;<br /> 2. Pengembangan konten informasi ketenagakerjaan yang merujuk pada standar kerja Internasional bagi PRT (Konvensi ILO No. 189 tentang kerja layak bagi PRT) dan pertauran perundangan yang sudah ada, seperti UU ketengakerjaan, UU kebebasan berserikat, UU Perlindungan Anak dan sebagainya;<br /> 3. Melakukan advokasi kebijakan bagi stakeholder terkait (Dinas dan lembaga rujukan) dan pengorganisasian dan pemberdayaan PRT melalui sosialisasi pemanfaatan dan tata cara penggunaan sistim tersebut kepada para PRT di Malang dan Surabaya.

Perkembangan Proyek