Anda berada di mode pratinjau.
| |

Pemohon Hibah

Melfritin Waimbo


Riwayat Berkarya

Bidang Seni yang Ditekuni

penelitian

Pengalaman Berkarya

Contoh Karya

Situs Web

Media Sosial

Proyek


No. Formulir

f-022

Judul Proyek

Tradisi Rarung Di Suku Ambai Distrik Ampimoi

Lokasi Proyek

Randawaya, Kecamatan Teluk Ampimoi

Deskripsi Proyek

Tradisi Rarung Di Suku Ambai Distrik Ampimoi Kabupaten Kepulauan Yapen Kajian Seni Pertunjukan Rarung biasanya dinyanyikan dalam acara ritual (mandohi) seperti potong rambut, tikam telinga atau juga pada daerah lain disebut dengan tusuk telingan(mandohi isang tarang), bayar makan (mandohi tasufi), antar perkakas dapur (mandohi mandaitata), dan juga ritual mengenai siklus kehidupan. Rarung tidak hanya digunakan dalam acara ritual tetapi juga sebagai hiburan bagi setiap orang yang menyanyikannya (menghibur diri sendiri). Tradisi suku Ambai tidak saja dilakukan oleh mampuai, mambaiseng (kepala suku), tetapi juga untuk semua masyarakat setempat.

Kategori

riset_kajian_kuratorial

Latar Belakang Proyek

Rarung merupakan tradisi yang sangat baik dan unik karena bahasa yang digunakan dalam syair-syairnya berbeda dengan bahasa yang digunakan sehari-hari sehingga Rarung hanya dalam dinyanyikan oleh orang tua-tua adat atau orang yang menguasai bahasa ambai dengan baik. Rarung sering dinyanyikan dengan menggunakan bahasa daerah dari suku-suku dan daerah-daerah yang lain sehingga seorang penyanyi Rarung dituntut untuk menguasai beberapa bahasa dari suku-suku ataupun daerah-daerah di Wilayah Saireri maka, perlu dilestarikan.

Masalah yang Diangkat

Berdasarkan pengamatan dari peneliti bahwa tradisi ini nampak tidak berjalan dengan baik sesuai dengan tradisi dan kebiasaan asli masyarakat setempat karena telah dipengaruhi oleh budaya luar melalui perdagangan bahasa, agama moderen, kesenian, alat musik, mata pencaharian, media masa, internet, dan lain sebagainya, sehingga membuat tradisi ini sedikit tenggelam. Berkaitan dengan itu berdasarkan uraian diatas maka dalam penelitian yang akan dilakukan, peneliti ingin mengkaji lebih dalam nyanyian-nyanyian tradisi Rarung melalui penulisan Notasi dan syair-syair agar dapat dinyanyikan oleh generai penerus ketika orang-orang tua atau penyanyi-penyanyi Rarung telah tiada. Dan juga penulis ingin mengkaji bentuk, Fungsi dan makna Rarung suku Ambai di Wilayah Saireri.

Durasi Proyek

4 bulan

Indikator Sukses

Dana Hibah

Rp.32.7 Juta