Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

f-002 - Pemberdayaan Perempuan Melalui Estetika Kain Perca


Nama Inisiator

Francisca Romana Endang Waliati

Bidang Seni

seni_rupa

Pengalaman

Sudah berpameran sejak tahun 1994

Contoh Karya

f-002-frendang.pdf

Situs Web

https://www.pressreader.com/indonesia/jawa-pos/20171201/282342565162907 https://brangwetan.wordpress.com/200/10/25/kain-perca-pilihan-cerdas-berkesenian/ http://galerisurabaya.blogspot.co.id/2008/10/manfaatkan-kain-perca-jadi-karya-seni.html https://planet.lagu.ws/downloadmp3/fr~endang~waliati~pelukis~kain~perca~sidoarjo.wrEpsnviOos.xhtml http://pasundanekspres.com/manfaatkan-kain-bekas-bikin-karya-seni/ http://artculture-indonesia.blogspot.co.id/2008/10/ac-i-estetika-kain-perca.html http://pesonajawatimur.com/seni-rupa-fr-endang-waliyati/ https://lumbungusaha.wordpress.com/2012/01/13/boneka-perca-batik/

Media Sosial

Kategori Proyek

kerjasama-kolaborasi

Deskripsi Proyek

1. Pameran Karya Seni Rupa Kain Perca yang sudah dibuat oleh FR Endang Waliati sendiri dan hasil workshop yang dilakukan selama mengadakan pameran di berbagai tempat. Dari ratusan karya yang sudah tersedia, tetap akan dilakukan seleksi sesuai kualitas, menurut jenis-jenisnya yang dipandang representatif sebagai karya seni beragam. 2. Ceramah dan diskusi "Estetika Kain Perca" yaitu: a. Kain Perca dari Aspek Seni Rupa b. Kain Perca dari Aspek Lingkungan Hidup 3. Workshop membuat seni rupa kain perca selama pameran berlangsung. Sebagian hasil workshop ikut dipamerkan pada hari terakhir pameran. 4. Pembuatan buku dan Video Dokumenter Seni Rupa Kain Perca, masing-masing 2 (dua) buah dengan tema: a. Tutorial Seni Rupa Kain Perca b. Estetika Seni Rupa Kain perca (berisi artikel lepas dan, dan prosiding diskusi)

Latar Belakang Proyek

Potongan-potongan kecil kain sisa pembuatan busana selama ini seringkali terbuang tidak termanfaatkan. Padahal manakala disentuh dengan sedikit kreativitas saja dapat diubah menjadi bahan baku untuk membuat karya baru yang bernilai. Dalam tataran sederhana, potongan-potongan kain itu -biasanya disebut kain perca- dapat dirangkai dan ditempel-tempelkan dengan komposisi tertentu sehingga membentuk sebuah lukisan. Berdasarkan pengalaman, media yang digunakan adalah kain keras -yang biasanya untuk kerah baju- kemudian ditempel di tripleks dan dipigura setelah dilapisi kaca. Dengan kata lain, potongan-potongan sisa kain (perca) dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Bukan hanya menjadi bahan baku kerajinan, namun sebagai bahan dasar membuat karya seni rupa yang bermutu. Potongan kain buangan itu ternyata dapat menggantikan fungsi cat dalam lukisan. Bukan sekedar ditempel-tempel menjadi karya kolase. Pada umumnya kaum perempuan dikenal akrab dengan dunia busana dan hal-hal yang terkait dengan kerajinan. Sepanjang pengalaman menggeluti Seni Kain Perca ini hampir semua yang tertarik ikut mencobanya adalah kalangan perempuan. Sedangkan kaum laki-laki hanya tertarik dengan hasil akhirnya saja karena hanya memandangnya sebagai karya seni rupa biasa. Berangkat dari latar belakang itulah maka dipandang perlu untuk memperkenalkan dan menyebar- luaskan Seni Kain Perca ini sebagai salah satu cara untuk melakukan Pemberdayaan Perempuan.

Masalah yang Diangkat

Menyebarluaskan seni kain perca untuk pemberdayaan perempuan dan terselesaikannya masalah limbah yang selama ini terbuang percuma atau bernilai rendah menjadi karya seni bernilai tinggi

Indikator Sukses

1. Animo masyarakat yang mengapresiasi pameran dan workshop 2. Seni Rupa Kain Perca makin populer dan banyak masyarakat yang tertarik membuat dan/atau mengkoleksinya. 3. Terselesaikannya masalah limbah yang selama ini terbuang percuma atau bernilai rendah menjadi karya seni bernilai tinggi

Lokasi

Sidoarjo

Dana yang Dibutuhkan

Rp.170 Juta

Durasi Proyek

1 bulan