Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

873 - Film Dokumenter Wayang Mbah Gandrung


Nama Inisiator

beti nur lailatin

Bidang Seni

audiovisual

Pengalaman

3 tahun

Contoh Karya

link karya.docx

Situs Web

Media Sosial

Kategori Proyek

kerjasama_kolaborasi

Deskripsi Proyek

Pada kesempatan ini saya ingin menganggakat salah satu kesenian langka yang ada di kota asal saya untuk menunjukan bahwa Indonesia memiliki wayang yang berbeda dengan wayang yang lainnya dan tidak ada duplikat untuk wayang Mbah Gandrung. Saat ini saya dengan crew Film sudah melakukan salah satu tahap pra produksi yaitu Riset. Sekarang saya sedang mengembangkan riset ke alur cerita dan akan berkembang menjadi naskah film. Film Dokumenter ini akan menjadi Tugas Akhir untuk menyelesaikan kuliah D-3 di Vokasi, Universitas Brawijaya Malang dan Film Dokumenter ini juga berpeluang untuk di ikut sertakan dalam lomba film internasional. Saya bersama dengan teman satu tim saya akan sanggup menyelesaikan Film Dokumenter Wayang Mbah Gandrung Tahun ini. Saya sebagai Produser Film Dokumenter Wayang Mbah Gandrung juga mengajukan untuk bekerjasama dalam hal pendanaan Semua Proses Produksi dengan benefit untuk Cipta Media Ekspresi adalah pencantuman logo dan ucapan terima kasing pada bagian akhir film.

Latar Belakang Proyek

Saya mendapatkan ide untuk mengangkat Wayang Mbah Gandrung sebenarnya sudah sejak empat tahun yang lalu saat saya dan teman SMK ingin mengikuti lomba film pelajar, namun karena kendala waktu pertunjukan Wayang Mbah yang sudah terlewat dari waktu "suro", dan jika ingin mempertunjukan diluar hari “suro” harus dengan syarat tertentu dan dana pementasan akhirnya saya dan teman-teman mundur. Kali ini untuk Tugas Akhir saya ingin mengangkat kembali ide Wayang Mbah dengan kemasan Film Dokumenter. Saya berfikir bisa untuk mengikuti jadwal pasti pementasan Wayang yang belum terlewat dan dengan tim Film yang saya percaya bisa menjadikan Film Dokumenter ini berhasil saya akhirnya mengajukan ide dan konsepan film saya kepada dosen pembimbing, dan beliau pun menyetujui dan berpendapat bahwa ide film Wayang ini adalah ide film yang bagus untuk dipertunjukan ke luar negri sekalipun karena Wayang Mbah Gandrung beda sekali dengan Wayang pada umumnya dengan segala keunikan dan hanya ada satu di Indonesia.

Masalah yang Diangkat

Film Dokumenter ini menceritakan tentang salah satu warisan langka di Nusantara yang berada di Kediri tepatnya di desa Pagung yaitu Wayang Mbah Gandrung. Wayang Mbah dipercaya oleh masyrakat sekitar sebagai wayang pengayom atau pelindung, tak sembarangan waktu untuk bisa menyaksikan pertunjukan atau sosok wayang tersebut. Wayang Mbah Gandrung adalh jenis wayang nadzar yang hanya ditampikan ketika ada nadzar yang sudah terlaksana. Banyak keunikan dan kemagisan di dalam Wayang Mbah Gandrung, mulai dari syarat untuk bisa mementaskan wayang hingga pemilihan cerita oleh dalang yang melalui “wangsit”. Wayang Mbah gandrung juga berupaya untuk tidak dijadikan sebagai ladang pencarian uang bagi pihak-pihak tertentu agar tetap menjadi kesenian yang seutuhnya yang berfisat spiritualistik.

Indikator Sukses

Saya sebagai produser dalam proyek Film Dokumenter Wayang Mbah ini memiliki keyakinan untuk dapat mempersembahkan karya film dokumenter wayng mbah gandrung sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan. Karena saya dan tim produksi sudah melakukan riset dengan banyak sumber dan waktu yang lama, jadi saya yakin akan detail informasi yang kami dapat. namun kendala dalam film ini adalah masalah waktu yang ditentukan untuk pertunjukan wayang, seperti yang saya katakan di atas bahwa pagelaran wayang mbah tidak dapat ditentukan hari kecuali waktu "suro" dan saya harus mempertimbangkan pula tenggat waktu untuk Tugas Akhir kami.

Lokasi

Jawa Timur

Dana yang Dibutuhkan

Rp.10 Juta

Durasi Proyek

5 bulan