Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

872 - Bengkel Kreatif Arkuma


Nama Inisiator

Debby Lukito Goeyardi

Bidang Seni

sastra

Pengalaman

lebih dari 14 tahun

Contoh Karya

cepuk1.JPG

Situs Web

https://www.scbwi.org/members-public/debby-goeyardi

Media Sosial

Instagram: @debz1412, Facebook: Debby Lukito

Kategori Proyek

akses

Deskripsi Proyek

Arkuma sebagai tempat / wadah / sanggar tetap untuk berkumpul dan belajar bagi anak-anak dan dewasa, khususnya perempuan. Saat ini, kami memiliki anak-anak asuh yang tersebar di berbagai lokasi di Denpasar dan Jimbaran. Kami memerlukan tempat tetap untuk kami mengajar, mengedukasi, mengajarkan kewirausahaan, serta memberdayakan anak-anak dan orang dewasa yang berada dalam binaan kami. Arkuma memiliki kelas-kelas ketrampilan untuk meningkatkan skill agar nantinya anak-anak asuh serta orang dewasa dalam binaan kami bisa mandiri secara financial. Kepedulian kami yang terbesar adalah mengentaskan anak-anak buruh suwun di pasar dengan menyediakan tempat yang layak bagi mereka untuk belajar dan mempersiapkan mereka agar bisa masuk ke sekolah formal. Sebagian besar anak-anak buruh suwun ini tidak bersekolah karena memilih untuk bekerja. Arkuma bergerak dalam bidang seni kepenulisan, lingkungan hidup, pendidikan, pelatihan serta kewirausahaan.

Latar Belakang Proyek

Arkuma merupakan ‘produk’ dari Komunitas Kanaditya yaitu suatu komunitas para relawan yang sudah kami rintis sejak 7 tahun lalu. Awalnya hanya berupa sekumpulan teman yang melakukan kunjungan ke berbagai lingkungan yang membutuhkan bantuan. Sejak 2016, Kanaditya fokus pada pendidikan dan pemberdayaan ketrampilan bagi mereka yang kurang mampu, khususnya perempuan, seperti anak-anak buruh suwun di pasar, anak-anak berkebutuhan khusus (down-syndrome, autis, cacat fisik dan tuna netra), balita-balita yang tak diinginkan oleh orang tuanya serta pasien anak penderita kanker di rumah sakit. Dalam perkembangannya, Kanaditya menggabungkan literasi dengan kegiatan sosial di mana anak-anak asuh kami juga mendapatkan bacaan yang bermutu, rutin mengikuti kegiatan storytelling, serta belajar mengekspresikan pikiran dan perasaan mereka dalam bentuk tulisan dalam kelas-kelas menulis sederhana yang kami adakan. Dalam perkembangannya, kami yakin bahwa semua orang memiliki hak untuk hidup layak, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus yang sebenarnya bisa diarahkan untuk mandiri dengan pembinaan yang tepat sasaran serta media yang diajarkan pun tepat guna. Arkuma juga membina para ibu dan anak-anak perempuan dalam pelatihan menulis, khususnya buku cerita untuk anak dan novel berbagai genre, hingga siap menembus penerbitan. Kami yakin banyak yang memiliki bakat dan ide menulis yang mumpuni.

Masalah yang Diangkat

Selama ini kami mengajar secara mobile dan dana utama berasal dari para donatur yang on-off, sehingga kami membutuhkan suatu tempat tetap yang sekaligus bisa kami kelola agar terus bisa mendapatkan dana pembiayaan dari usaha sendiri (sustainable). Selain sebagai wadah untuk mengajar / mengedukasi / mengajarkan kewirausahaan / meningkatkan skill anak-anak dan orang dewasa yang kami bina selama ini, Arkuma juga akan menjadi semacam co-working space di mana kami bisa mendapatkan pemasukan financial secara kontinyu melalui program-program yang kami adakan bekerja sama dengan para ahli di bidangnya, membuka café kecil di mana ini bisa menjadi peluang usaha bagi anak-anak dan orang dewasa binaan kami hingga pengadaan kebun hidroponik yang bisa menjadi sarana edukasi sekaligus mendapatkan pemasukan tambahan.

Indikator Sukses

Saat Arkuma bisa berdiri di suatu tempat yang tetap dan tidak berpindah-pindah lagi, anak-anak serta orang dewasa binaan kami bisa mempraktekkan apa yang kami ajarkan untuk kehidupan yang lebih mandiri serta kami bisa mencukupi seluruh kebutuhan untuk kegiatan dari pemasukan yang didapat dari Arkuma.

Lokasi

Denpasar _ Bali

Dana yang Dibutuhkan

Rp.150 Juta

Durasi Proyek

9 bulan