Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

807 - Fasilitasi & Apresiasi Film Dokumenter "Suara Perempuan"


Nama Inisiator

RITA JUNIASARI

Bidang Seni

audiovisual

Pengalaman

4 tahun

Contoh Karya

Situs Web

https://www.youtube.com/channel/UCA-QM7j1CmXvUyamlGMIHEQ?view_as=subscriber -- http://blog.ritajs.wordpress.com/

Media Sosial

Facebook Rita js - Instagram Ritajuniasari

Kategori Proyek

kerjasama_kolaborasi

Deskripsi Proyek

Yang ingin saya lakukan untuk keberhasilan proyek ini : 1. Study Banding 2 minggu bersama Film Maker (equtorcinema) Profesional di Malang 2. Menyusun naskah film dan treatment film (pra produksi) 3. Produksi Film 4. Roadshow dan Screening dilaksanakan di 3 Provinsi Aceh – Pekan Baru – Padang dengan tujuan Menyuarakan bahwa karya perempuan setara dengan karya laki-laki tanpa ada batasan dan memandang jenis kelamin.

Latar Belakang Proyek

Kondisi tanah kelahiran saya Aceh memiliki bagitu banyak peraturan dan pantangan untuk perempuan. Ketika seorang perempuan berjalan terlalu jauh dari laki-laki sudah dicap “perempuan tersebut tidak baik”, ketika perempuan memimpin disebuah organisasi atau menjadi kepala desa sudah dianggap “perempuan melanggar derajat laki-laki”, perempuan bekarya dan bergaya sedikit tomboy sudah dianggap “perempuan kurang cocok untuk dinikahi atau tidak cocok untuk dijadikan menantu”. Perempuan di Aceh seperti di skat dari berbagai stikma, propaganda isu dan tidak bisa berekspresi dengan leluas. Sineas laki-laki lebih menonjol dalam bekarya sedangkan perempuan memiliki skill untuk menjadi sutradara tetapi tidak memiliki kesempatan yang besar. Persoalan perempuan di anggap tidak boleh terlalu aktif bekarya, terlalu tomboy, terlalu banyak tahu masih tabu di aceh. Saya dan beberapa perempuan sineas muda lainnya sangat berkeinginan untuk belajar menjadi sutradara dan film maker yang professional, sehingga bisa membuktikan kepada masyarakat atau pemerintah aceh khususnya bahwa perempuan juga bisa bekarya dengan hasil yang sangat baik.

Masalah yang Diangkat

Keterbatasan gerak perempuan berkarya di Aceh dari berbagai stiqma, propaganda isu dan tidak bisa berekspresi dengan leluasa. Sehingga saya sangat ingin menyuarakan lewat sebuah karya Film bergenre Semi Dokumenter bahwa kalimat "gantungkan cita-citamu setinggi langit" berlaku untuk semua manusia tanpa memandang jenis kelamin.

Indikator Sukses

1. Capasity building untuk kelompok perempuan aceh rentan usia 20 sampai 30 tahun 2. Roadshow dan screening 2000 perempuan dari 3 lokasi screening (Aceh,Pekan Baru,Padang) 3. Adanya film Semi Dokumenter pendek berdurasi 30 menit tentang Suara perempuan pekarya 4. Memotivasi perempuan dari berbagai lintas generasi agar terus bekarya tanpa ada ketakutan dan keraguan

Lokasi

Aceh- Malang -Pekan Baru- Padang

Dana yang Dibutuhkan

Rp.195 Juta

Durasi Proyek

5 bulan