Anda berada di mode pratinjau.
| | |

Pemohon Hibah

Meyda Bestari


Riwayat Berkarya

Bidang Seni yang Ditekuni

seni_pertunjukan

Pengalaman Berkarya

3 tahun

Contoh Karya

Situs Web

Media Sosial

https://www.instagram.com/flyingballoons.puppet/

Proyek


No. Formulir

782

Judul Proyek

Sori dan Lembuna

Lokasi Proyek

DI Yogyakarta

Deskripsi Proyek

Sori dan Lembuna adalah karya tunggal keempat dari Flying Balloons Puppet yang akan dipentaskan pada Pesta Boneka #6 yang dilaksanakan oleh Papermoon Puppet Theatre pada bulan Oktober 2018. Dalam proyek ini Flying Balloons Puppet akan bekerjasama dan berkolaborasi dengan seniman perempuan asal Australia. Dengan berkolaborasi bersama berbagai elemen seni pertunjukan dan juga seniman dari luar negeri, kami dapat berbagi dan mengembangkan jaringan kami sebagai grup teater boneka. Kolaborasi ini juga sebagai sarana berbagi pengalaman serta ilmu tentang teater boneka juga seni pertunjukan pada umumnya. Proses kolaborasi dengan seniman Australia akan dipusatkan pada bulan September Oktober sebelum pertunjukan. Pertunjukan ini bercerita tentang Sori, Lembuna, dan sungai di desanya. Kami ingin mengajak penonton untuk melihat dan merasakan semangat serta kegigihan Sori untuk menolong Lembuna. Pertunjukan ini bisa dinikmati semua umur, dan kami ingin menginspirasi anak - anak perempuan serta laki - laki bahwa mereka memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan. Karya ini adalah produksi kedua yang saya tangani. Sebagai seorang yang bukan berlatar belakang kesenian, tantangan yang saya dapatkan antara lain adalah pengalaman yang kurang serta pandangan keluarga tentang proses yang saya lakukan. Sehingga, kesempatan - kesempatan untuk berproses dan berkembang saya manfaatkan untuk jalan bagi saya untuk mengerti dan belajar lebih banyak lagi

Kategori

kerjasama_kolaborasi

Latar Belakang Proyek

Sungai adalah bagian dari kehidupan. Sungai juga rumah bagi mahluk yang ada di sekitarnya, baik manusia, hewan, tumbuhan, serta seluruh penghuninya. Karya ini terinspirasi dari mitologi atau cerita rakyat mengenai sungai Pemali dimana hidup sepasang mahluk berbadan ular berkepala kerbau yang disebut Lembudana dan Lembudini. Berdasarkan cerita di Brebes, cerita tentang Lembudana dan Lembudini memiliki kecenderungan negatif, seperti mencari tumbal dan lainnya. Kami ingin mengangkat mitos tentang Lembudana dan Lembudini sebagai cerita yang disukai anak - anak, hal ini juga memberikan pandangan berbeda tentang cerita yang biasa disampaikan secara turun menurun di daerah. Selain berdasarkan mitologi tersebut, pertunjukan ini juga mengenai sungai yang ada di sekitar kita dan bagaimana peran serta manusia dalam menjaganya. Penggabungan antara mitos di daerah serta masalah nyata yang terjadi di sungai - sungai di Indonesia, menurut kami, adalah cara yang menarik untuk mengajak orang untuk mengerti masalah yanga ada di sekitar kita dan juga cara menceritakan kembali cerita yang ada di daerah.

Masalah yang Diangkat

Pertunjukan Sori dan Lembuna adalah karya tentang sungai dan kehidupan di sekitarnya. Sungai berperan penting, sebagai rumah bagi ikan - ikan, serta tumbuhan yang tumbuh di sepanjangnya. Manusia juga hidup dari sungai, mengambil ikan untuk lauk keluarga, membersihkan diri, dan banyak lagi manfaat yang dihadirkan sungai. Pertunjukan ini tidak hanya bercerita tentang bagaimana sungai memiliki bagian dari kehidupan manusia, tapi juga tentang seorang gadis kecil yang berjuang untuk memperbaiki keadaan yang disebabkan oleh perbuatan manusia terhadap sungai. Kami ingin menampilkan bahwa kita secara bersama - sama membangun, membentuk tempat, rumah, atau lingkungan di mana kita tinggal. Maka solusi dari perusakan sungai oleh manusia juga berasal dari kita sendiri. Sungai yang di desamu, desa mereka, desa saya, semua membawa kehidupan bagi yang tinggal disekitarnya. Dalam perkembangan yang sangat cepat, banyak sekali masalah yang terjadi pada sungai - sungai di Indonesia, hal ini menjadi salah satu landasan lahirnya karya ini. Masalah yang terjadi pada sungai berasal dari limbah rumah tangga, pengerukan pasir, limbah industri, serta pembangunan pemukiman sekitar sungai yang membuat bantaran sungai menjadi sempit. Kami ingin mengajak penonton menyaksikan peran besar dari seorang gadis untuk dapat membuat sungai menjadi rumah bagi semua mahluk tidak hanya manusia.

Durasi Proyek

4 bulan

Indikator Sukses

- Seluruh elemen yang mendukung pertunjukan dapat terlaksana - Tiket pertunjukan habis terjual - Liputan dari media serta review pertunjukan - Terjalin hubungan baik setelah kolaborasi

Dana Hibah

Rp.43.4 Juta