Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

752 - Belajar, Berjumpa, dan Berkarya melalui Kanvas dan Cerita


Nama Inisiator

Adee Dwi Setyaningsih

Bidang Seni

seni_rupa

Pengalaman

3 Tahun

Contoh Karya

WhatsApp Image 2018-03-21 at 19.33.22.jpeg

Situs Web

Media Sosial

facebook.com/adeedwi.setyaningsih; instagram.com/adeedwisetyaningsih

Kategori Proyek

akses

Deskripsi Proyek

Program yang saya ajukan ini akan terdiri dari beberapa aktivitas dan kegiatan yang diperlukan bagi peningkatan dan pengembangan kemampuan lukis saya, kebutuhan interaksi dan jaringan dengan sesama seniman, serta upaya berbagi ilmu dan proses berkarya. Kegiatan-kegiatan yang akan saya lakukan adalah sebagai berikut: 1. Belajar secara langsung kepada para seniman perupa dengan cara menetap sementara waktu di lokasi/desa/studio seniman-seniman tersebut guna meningkatkan keahlian melukis sekaligus mengamati dan menyerap proses kreatif mereka, serta terhubung langsung dengan ekosistem kreatif yang ada. 2. Melakukan perjalanan ke beberapa tempat di Jawa Tengah dan Jawa Barat untuk mengumpulkan bahan/data yang diperlukan dalam membuat tema karya-karya yang akan dibuat, serta membuat sketsa objek-objek yang ditemukan di lokasi-lokasi tersebut. 3. Membuat karya baru berupa lukisan dan patung dengan tema seputar perempuan. 4. Mendokumentasikan proses belajar, interaksi dengan seniman, proses berkarya, serta perjalanannya dalam bentuk video yang akan dipublikasikan melalui media online. Ini akan menjadi awal bagi proyek yang akan dapat dikembangkan kemudian.

Latar Belakang Proyek

Sebagai seorang ibu rumah tangga, dalam melakukan kegiatan berkesenian, berkarya, dan beraktivitas di luar rumah, saya memang tidak mendapatkan hambatan berupa larangan atau pembatasan dari suami dan keluarga. Namun demikian, keterbatasan lainnya membuat saya sejauh ini belum dapat menempatkan aktivitas berkesenian tersebut sebagai prioritas, baik dalam hal waktu, intensitas atau perhatian, maupun pendanaannya. Hibah ini dapat membantu saya melampaui batasan tersebut dan memberi akses bagi saya untuk mengembangkan diri dan merealisasikan beberapa ide yang sebagian saya kemukakan dalam proyek ini. Kedua, dalam hal berkarya, tentunya hal ini membutuhkan atmosfir berkesenian yang mendukung dan ekosistem kreatif yang dapat merangsang imajinasi serta penggalian pengetahuan seni dan berkesenian. Dalam konteks ini, persentuhan dan kebutuhan berjejaring dengan para kreator, khususnya perupa lainnya menjadi penting. Hal lainnya yang ingin saya lakukan adalah memberikan sedikit kontribusi bagi publik melalui pembuatan video proses berkarya, demo painting, dan bincang seniman yang dapat diakses oleh publik secara luas. Berdasarkan pengalaman saya sebagai otodidak, video-video semacam itu sangat membantu dan memberikan banyak informasi mengenai teknik melukis dan memperluas wawasan mengenai way of life seorang seniman. Sayangnya video yang ada jarang berbahasa Indonesia. Inilah yang ingin saya coba isi dengan video tersebut.

Masalah yang Diangkat

Masalah yang ingin saya atasi dengan proyek ini adalah: 1. Keterbatasan akses untuk belajar dan berinteraksi secara langsung dengan para senima perupa. 2. Kebutuhan berada di lingkungan kreatif, yang diperlukan untuk pengembangan diri dan mencipta karya. 3. Pendanaan untuk menciptakan karya-karya baru. 4. Kelangkaan video demo painting, proses berkarya, dan bincang seniman dalam bahasa Indonesia.

Indikator Sukses

Indikator sukses dari proyek ini adalah: 1. Kemampuan lukis individual yang meningkat. 2. Terciptanya karya baru, yang akan dapat dilihat oleh publik melalui media sosial. 3. Terpublikasikannya video demo painting, proses berkarya, dan bincang seniman. 4. Terjalinnya jaringan awal dengan para seniman perupa di Bali, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

Lokasi

Bali, Jawa Tengah, Jawa Barat

Dana yang Dibutuhkan

Rp.75 Juta

Durasi Proyek

9 bulan