Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

745 - MONOLOGUE PROJECT II


Nama Inisiator

IRMA SEPTIANA

Bidang Seni

seni_pertunjukan

Pengalaman

3 TAHUN

Contoh Karya

13221342_631362263682114_5789329234652210620_o.jpg

Situs Web

-

Media Sosial

https://www.youtube.com/watch?v=zDfWetRCg4E, https://www.youtube.com/watch?v=VxNp6clPpPU,https://www.youtube.com/watch?v=_A3vjo5gyZc,https://www.youtube.com/watch?v=GbYqZMJbRS0(Partisispasi pada acara Peringatan Hari Tari Dunia di Surakarta, pertunjukan Tari Gandrung, di waktu 6:24:08-6:35:20), https://www.youtube.com/watch?v=CRPDxt1u7U8

Kategori Proyek

akses

Deskripsi Proyek

Monologue Project II, dengan tajuk kegiatan "Solois Para Aktris" didasari oleh kegelisahan dalam menemukan aktor perempuan di Lombok khususnya. terlihat ketika adanya sebuah pertunjukan, keberadaan perempuan hanya sebagai pendukung dibalik panggung. Melalui kegiatan ini dapat memberikan wadah bagi para aktor wanita untuk menunjukkan ekspresinya, khususnya dalam seni peran. Kegiatan ini merupakan sarana terjalinnya tali silaturrahmi antar pelaku dan pekerja seni teater di NTB dengan seniman-seniman teater dari daerah lain.

Latar Belakang Proyek

kehidupan seni teater dikota Mataram, selama beberapa tahun belakangan ini berada dalam masa hibernasi. hal tersebut dilihat dengan minimnya produksi pentas teater yang dilakukan oleh kelompok-kelompok teater di kota ini, baik itu kelompok teater yang berasal dari kampus ataupun kelompok teater independen. selain itu, seandainya sebuah kelompok teater akan memproduksi sebuah garapan teater, maka kendala awal yang akan mereka hadapi adalah kesulitan saat mencari aktor. permasalahn itu kerap terjadi karena para aktor jebolan kelompok teater SMA atau kampus tidak melanjutkan kembali proses keaktoran mereka setelah lulus SMA atau kuliah. Sedangkan kelompok-kelompok teater independen sebagian besar tidak melakukan proses pengkaderan atau regenerasian aktor dalam kelompok mereka. seringkali, dalam proses produksi mereka mengambil aktor-aktor dari teater SMA dan kampus dan melakukan pemolesan sana sini sesuai dengan kebutuhan. Masalah lainnya adalah, tidak adanya ruang belajar atau diskusi mengenai kajian seni peran di kota Mataram. Hal tersebut membuat para aktor pemula kesulitan untuk belajar, berdiskusi, dan menaikkan kapasitas keaktoran mereka. Atas dasar kegelisahan tersebut, kami kemudian menginisiasi kegiatan Monologue Project ini, dengan tema "Solois Para Aktris".

Masalah yang Diangkat

solois Para Aktris merupakan tangkapan (terjemahan)dari kegelisahan bersama atas minimnya forum diskusi, studi, dan persentasi keaktoran para aktor wanita dalam wacana seni peran di NTB. Solois Para Aktris, membahas bagaiamana peran aktris di dalam dunia kesenian, terlepas dari isu feminisme atau kesetaraan gender yang sangat identik dengan perempuan. Solois Para Aktris adalah pembahasan mengenai kebebasan perempuan, pada ruang yang bukan menjadi ruang mereka pada umumnya.

Indikator Sukses

1. menjalin kerjasama dengan berbagai pihak yang memiliki perhatian dalam bidang seni peran 2. Menjadi ruang belajar seni peran bagi para siswa/i SMA yang berminat pada seni peran untuk menyalurkan ekspresinya. 3. Menjadi waddah pendidikan kepribadian dan karakter bagi para siswa/i SMA, 4. Menstimulasi semangat kreatif siswa/i SMA melalui pelajaran seni peran, 5. Seni peran dapat di pergunakan sebagai media pembentukan kepribadian dan penajaman kemampuan berbicara siswa/i SMA di depan forum terbuka 6. Menjadi wadah bagi para aktor pemula atau peminat seni peran, untuk menyalurkan gagasan dan keterampila, 7. Menstimulasi semangat seniman muda untuk terus berkarya khususnya dalam bidang seni teater 8. Terjalinnya tali silaturrahmi antar pelaku dan pekerja seni teater di NTB dengan seniman-seniman teater dari daerah lain,

Lokasi

Nusa Tenggara Barat

Dana yang Dibutuhkan

Rp.114 Juta

Durasi Proyek

5 bulan