Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

672 - Reading Centhini


Nama Inisiator

agnes christina

Bidang Seni

seni_pertunjukan

Pengalaman

10 tahun

Contoh Karya

readingcenthini suluk tambangraras 2of5.jpg

Situs Web

http://readingcenthini.wordpress.com

Media Sosial

@reading_centhini (instagram)

Kategori Proyek

akses

Deskripsi Proyek

Proyek ini bermaksud untuk menerjemahkan Serat Centhini ke dalam bentuk pertunjukan Lewat pendanaan inii, saya ingin mendokumentasikan ulang seluruh proyek saya ini ke dalam bentuk video (5 video pertunjukan panjang dan 1 dokumenter pendek), yang nantinya akan saya upload supaya seluruh publik bisa menikmatinya, kapanpun dan dimanapun. Menurut saya, dengan membuat video dan menguploadnya, akan semakin mempermudah semua orang untuk mengakses dan memahami buku ini. Serat Centhini adalah babon ilmu pengetahuan untuk kehidupan di pulau Jawa, tapi menurut saya buku ini sangat relevan untuk siapapun. Maka dari itu saya menjalankan proyek ini sejak 2013, menerjemahkan Serat Centhini ke dalam bentuk pertunjukan agar lebih mudah dipahami oleh siapapun. Selain itu, banyaknya orang yang memandang serat centhini melulu sebagai kamasutra Jawa semakin mendorong saya untuk memberikan pandangan alternatif terhadap karya sastra ini, karena menurut saya buku ini terlalu kaya untuk dianggap hanya sebagai kamasutra jawa.

Latar Belakang Proyek

Proyek ini bermaksud untuk menerjemahkan Serat Centhini ke dalam bentuk pertunjukan. Serat Centhini adalah babon ilmu pengetahuan untuk kehidupan di pulau Jawa, tapi menurut saya buku ini sangat relevan untuk siapapun. Maka dari itu saya menjalankan proyek ini sejak 2013, menerjemahkan Serat Centhini ke dalam bentuk pertunjukan agar lebih mudah dipahami oleh siapapun. Selain itu, banyaknya orang yang memandang serat centhini melulu sebagai kamasutra Jawa semakin mendorong saya untuk memberikan pandangan alternatif terhadap karya sastra ini, karena menurut saya buku ini terlalu kaya untuk dianggap hanya sebagai kamasutra jawa. Dalam membaca serat centhini, hal yang menjadi fokus saya dan juga menjadi alasan mengapa saya mendalami buku ini, adalah karena buku ini berisi banyak contoh cerita yang dapat kita pelajari agar kita dapat menjalani hidup dengan lebih baik sebagai manusia di bumi ini, sebagai individu dan juga sebagai makhluk sosial. Seperti kebanyakan karya sastra jawa yang lain, serat centhini mepunyai suara lelaki yang dominan, karena penulisnya laki-laki. Lewat seri pertunjukan Reading Centhini, saya bukannya lantas ingin menampilkan Centhini dengan suara wanita, tapi saya ingin menariknya lebih luas, memberikan interprestasi universal sehingga buku ini menjadi semakin jelas relevansinya untuk kehidupan kita dan untuk semua gender.

Masalah yang Diangkat

Awalnya dalam proyek ini saya hanya berpikir sebatas menerjemahkan serat centhini ke dalam bentuk pertunjukan agar lebih mudah dinikmati dan dipahami oleh semua kalangan, tetapi saya menyadari bahwa pertunjukan mempunyai penonton yang terbatas. penonton harus hadir secara fisik untuk menonton pertunjukan saya agar bisa menikmatinya. Hal ini saya anggap sebagai salah satu kelemahan pertunjukan. Oleh karena ini, saya ingin mendokumentasikan ulang pertunjukan saya dalam bentuk video, lalu video ini akan saya unggah lewat youtube agar siapapun dapat mengaksesnya kapanpun dan dimanapun, asalkan mereka mempunyai akses internet, tidak harus menghadiri pertunjukan saya secara fisik. Untuk mementaskan pertunjukan, seringkali budget yang ada sangat ketat, sehingga dokumentasi menjadi prioritas nomor sekian dan otomatis kualitas dokumentasi video menjadi sangat buruk karena tidak adanya dana untuk menyewa peralatan dan mendapatkan bantuan tenaga yang cukup.

Indikator Sukses

Jika video pertunjukan saya sudah dapat diakses oleh siapapun, kapanpun dan dimanapun.

Lokasi

Jogjakarta

Dana yang Dibutuhkan

Rp.120 Juta

Durasi Proyek

4 bulan