Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

644 - Pengembangan Wokshop Jumputan di Desa Mijen


Nama Inisiator

asmaul ismah

Bidang Seni

kriya

Pengalaman

2 tahun

Contoh Karya

IMG-20180306-WA0009.jpg

Situs Web

Media Sosial

Kategori Proyek

kerjasama_kolaborasi

Deskripsi Proyek

yang ingin saya lakukan untuk proyek ini adalah pengembangan "workshop jumputan" (teknik ikat celup) yang sudah dilakukan oleh ibu-ibu yang tergabung di dalam komunitas sekolah PAUD Syeh Joyonurman dalam beberapa bulan terakhir. Awalnya "workshop Jumputan" saya buat untuk mengisi waktu luang bersama ibu-ibu, namun pada gilirannya minat, kemauan dan semangat para ibu-ibu di desa kami membuat Workshop Jumputan itu harus terus saya lakukan. Dengan demikian, kegiatan tersebut tidak hanya sebagai kegiatan pengisi waktu luang saja tetapi juga bisa memberikan veleu (nilai) seni dan bisa membuka kesempatan di bidang ekonomi. melalui teknik "jumputan" ini ibu-ibu tidak hanya diberi arahan dan pendampingan terkait bagaimana membuat sebuah karya tekstil tetapi juga diberi kebebasan untuk bisa membuat motif sendiri menurut taste yang mereka punya. Artinya kegiatan workshop ini tidak berjalan linier atau satu arah, ada komunikasi dan dialektika antara pemateri dengan yang diberi materi.

Latar Belakang Proyek

Proyek ini di latar belakangi dari kegiatan para Ibu-Ibu yang tergabung dalam komunitas PAUD Syeh Joyonurman. Kab Mijen yang ingin mengisi waktu luangnya saat menunggu putra-putrinya sekolah dinniyah. "Workshop Jumputan" menjadi satu alternatif menarik. Kedua, di desa Mijen, Kab Demak banyak para Ibu rumah tangga yang memiliki waktu luang dalam sehari-harinya. Banyak di antara mereka (ibu-ibu) hanya diam hampir seharian di rumah, kecual ada acara-acara tertentu. Inilah fenomena yang ada di desa Mijen Kab, Demak. Sebagai salah satu putera daerah yang kebetulan di berkahi Tuhan mampu dalam ketrampilan tekxtil lewat metode "Jumputan" saya pun mencoba membuat kelas workshop bagi ibu-ibu di sana. Tentu saja, gagasan workshop Jumputan ini saya lakukan dengan berbagai pertimbangan, baik estetis maupun ekonomis. Artinya, teknik Ikat Celup atau Jumputan adalah metode dalam dunia tekstil yang cukup sederhana tetapi mampu menghasilkan satu karya yang tidak sederhana.

Masalah yang Diangkat

Pokok permasalahan yang ingin saya selesaikan dalam kegiatan "workshop Jumputan" di desa Mijen adalah terkait pendanaan bahan-bahan yang dibutuhkan dalam pekerjaannya, seperti kain, pewarna, benang, dan tempat display karya. Beberapa kebutuhan itu adalah faktor utama terlaksananya kegiatan workshop jumputan tersebut, selain para Ibu-ibu tentunya. Karena selama ini untuk pengadaan bahan-bahan tersebut kami adakan secara swadaya dengan sukarela. Tentu saja, besaran yang kami harapkan dengan pengadaan bahan yang akan kami sediakan seringkali tidak mencukupi. inilah permasalah pokok dalam kegiatan "workshop jumputan" yang saya selesaikan.

Indikator Sukses

1. Para Ibu-ibu di daerah desa MIjen Kab. Demak bisa mengisi waktu luangnya dengan kesibukan membuat karya melalui teknik "Jumputan" 2. Terpasarkannya produk karya ibu-ibu baik secara mikro maupun makro 3. Perbincangan seni di kalangan ibu-ibu terjadi setidaknya ketiga hal tersebut adalah indikator awal yang bisa saya harapkan sebagai ukuran.

Lokasi

Kab. Demak Jawa Tengah

Dana yang Dibutuhkan

Rp.8 Juta

Durasi Proyek

3 bulan