Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

625 - I'm Fine, Thank You Tattoo


Nama Inisiator

Edita Atmaja

Bidang Seni

seni_rupa

Pengalaman

4 tahun

Contoh Karya

taman_tukar_900mdpl.jpg

Situs Web

www.editaatmaja.com

Media Sosial

Kategori Proyek

kerjasama_kolaborasi

Deskripsi Proyek

Pada proyek ini saya akan mendirikan sebuah studio/toko tattoo yang berjalan dan berfungsi menyediakan jasa tattoo dengan design bertema khusus yang melibatkan tetumbuhan. Proses pengembangan idenya melibatkan, antara lain, pertemuan dan perbincangan langsung dengan sejumlah partisipan, serta pencatatan dan pembuatan sketsa dalam bentuk jurnal. Sejumlah design yang siap dijadikan tattoo adalah hasil visualisasi dari proses yang sebelumnya disebutkan. Pada saat toko berjalan, saya akan terlibat dalam pembuatan tattoo yang prosesnya dapat disaksikan oleh pengunjung sebagai bentuk performance. Toko terbuka bagi partisipan dari kalangan umum yang sebelumnya sudah membuat appointment dan memenuhi syarat.

Latar Belakang Proyek

Saya tertarik untuk mempelajari hubungan antar tumbuhan dengan manusia, bagaimana mereka berinteraksi, terikat dan sejarahnya. Banyak jenis tumbuhan mengemban arti simbolik bagi masyarakat di tempat-tempat tertentu. saya juga menemukan bahwa tetumbuhan dapat menjadi media tukar dan penghubung antar masyarakat di suatu daerah. Selain mengeksplor ragam jenis dan bentuk tetumbuhan melalui gambar, saya juga memperhatikan proses pertukaran antar manusia - tetumbuhan atau manusia - manusia tersebut. Berkaitan dengan seni tattoo, saya tertarik untuk membicarakan tentang pengalaman rasa sakit sembari menggali sejarah keterlibatan tetumbuhan dalam design-design tattoo, kemudian menggabungkan keduanya untuk melihat keterkaitannya. Bagi beberapa kelompok masyarakat tattoo adalah tanda kekuatan dan kebanggaan yang dipamerkan. Kebalikan dari itu, luka karena mengalami hal pahit seringkali disangkal, malas dihadapi atau dibicarakan dengan orang lain. Mungkin karena mengakui rasa sakit membuat orang takut terkesan lemah. Saya melihat hal ini saling berkontradiksi. Maka, saya pikir menampilkan cerita tentang rasa sakit melalui media tattoo, yang dalam pembuatannya menghasilkan rasa sakit pada fisik, adalah cara yang tepat. Menurut saya, tattoo adalah bentuk karya yang bersifat intim dan personal. Di dalam prosesnya pertukaran imateriil dan materiil bisa terjadi, seperti pertukaran ide dan cerita pribadi, kepercayaan, jasa dan imbalan, dan lain-lain yang menghubungkan seniman tattoo dengan clientnya dalam waktu dan ruang tertentu.

Masalah yang Diangkat

Seberapa jauh orang-orang mau terbuka dan percaya pada orang lain untuk berbagi tentang pengalaman pahitnya? Proses apa saja yang dijalani orang-orang dalam menghadapi masa dukanya? Apakah subjek yang biasa merepresentasikan keindahan, seperti bebungaan, dapat menjadi simbol yang mewakili luka / sesuatu yang tidak indah? Bersediakah orang-orang membuat tanda permanen akan pengalaman yang tidak dibanggakan pada kulitnya? Apakah tattoo bisa menjadi katarsis bagi rasa sakit yang dialami?

Indikator Sukses

1. Semua rencana terlaksana sesuai waktu 2. Purwarupa Studio Tato berlanjut menjadi bisnis setelah pameran 3. Proses mentato menjadi metode riset untuk menemukan kisah-kisah tentang luka, proses pembelajaran dan apa yang ada di baliknya (seperti misalnya: terjadinya kekerasan, bencana, kehilangan, dll)

Lokasi

DI Yogyakarta

Dana yang Dibutuhkan

Rp.122 Juta

Durasi Proyek

1 bulan