Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

616 - PERSPEKTIF KITA


Nama Inisiator

Deby Dwi Anisa Fitri (Ibie Loco)

Bidang Seni

audiovisual

Pengalaman

7 Tahun

Contoh Karya

Situs Web

https://drive.google.com/drive/folders/1kqbF8n1nTcZEtTIv8F7TVDjORNLLKTVo?usp=sharing

Media Sosial

https://www.youtube.com/watch?v=LwtqVDPGK-c https://www.instagram.com/p/BV5y_THlOvE/?taken-by=ibie.loco

Kategori Proyek

perjalanan

Deskripsi Proyek

Proyek ini tentang perjalanan darat, pencarian, dan proses pembelajaran, lalu menyebarkan informasi dalam bentuk Audio Visual tentang ragam kehidupan sosial budaya serta kesetaraan sosial dari sudut pandang yang lahir dari kegelisahan, dan hak-hak yang sedang di perjuangkan, baik itu pelakunya Manusia, Lingkungan dan sikap mereka kepada Alamnya. Nantinya di setiap daerah akan dirangkum dalam video 1 menit di Instagram, Facebook dan vers 5 - 7 menit di Youtube melalui akun Perspective Project yang saya buat secara khusus untuk menyuarakan segala informasi dalam bentuk Audio Visual, baik itu berdasarkan perspektif saya, maupun perspektif dari orang-orang yang ingin menyuarakan gagasan mereka. Dalam perjalanan pendokumentasian, saya akan melakukan pertemuan-pertemuan dengan teman-teman komunitas film dan pergerakana untuk menampilkan beberapa video yang sudah saya buat selama di perjalanan. Hingga pada akhir perjalanan akan mengadakan acara pemutaran Film Dokumenter pada Februari 2019 di Bali, hasil rangkuman tentang kehidupan yang saya temui selama perjalanan yang berjudul "Habbit".

Latar Belakang Proyek

Gagasan Proyek ini pertama kali saya niatkan sejak tahun 2015 dan semenjak itu pula saya mulai mencoba menabung untuk melakukan perjalanan pada tahun 2018. Berawal dari rasa ketidakpuasan melihat banyaknya video-video perjalanan (baik individu maupun lembaga), yang hanya menampilkan keindahan tanpa mempertanyakan darimana keindahan itu berasal. Padahal menurut saya begitu banyak isu-isu dan objek visual yang lebih mengedukasi untuk disampaikan ke masyarakat melalui perspektif yang lebih kaya. Apalagi Audio Visual adalah salah satu konten yang sangat kuat untuk menularkan pemikiran-pemikiran. Era digital saat ini sangat mempermudah kita untuk memberikan informasi tentang hal-hal yang jarang dipertanyakan serta dipikirkan. Dengan perjalanan inilah, saya ingin membagikan tentang kehidupan Manusia dan Alamnya, serta secara berkelanjutan untuk konsisten terus menerus menjadi media visual yang mampu mengubah dan memperkaya cara pandang kita terhadap sesuatu.

Masalah yang Diangkat

Diluar dari daerah saya ( kota Medan ) pastinya begitu banyak cerita yang bisa saya lihat, pelajari, serta saya bagikan melalui perspektif saya dan masyarakat yang akan saya temui. masalah yang akan saya angkat di dalam setiap video adalah : 1. Kehidupan manusia di setiap daerah yang secara acak tentang hal-hal yang seharusnya dipertanyakan, dipikirkan dan diinformasikan. Contoh paling mendasar adalah membuat konten tentang ragam pemikiran dari daerah yang saya kunjungi tentang bagaimana pandangan mereka sendiri terhadap Perempuan dan laki-laki. 2. Hubungan manusia terhadap alam yang ada di sekitar mereka. 3. Keberagaman agama lokal yang ada di daerah. 4. ( yayasan, komunitas, tokoh ) yang menyuarakan tentang kemanusiaan, seni, dan lingkungan, serta orang-orang yang mengabdikan hidupnya untuk karya.

Indikator Sukses

Indikator Suksesnya ketika semakin banyak jumlah followers, like, dan respon dari masyarakat di akun sosial media (Instagram, Facebook, Youtube) yang saya buat secara khusus di Perspective Project untuk menyebarkan konten selama perjalanan, dan akan terus secara konsisten membuat konten-konten visual, sebagai wuduj dari media ekpresi visual yang mengedukasi dan infromatif. Dan banyak yang menghadiri acara yang akan saya buat di Februari 2019 di Bali untuk pemutaran Film Dokumenter berjudul "Habbit". Sehingga gerakan yang saya lakukan ini dapat menjadi Influencer untuk masyarakat lain, ikut menyebarkan pandangan-pandangan yang dapat secara perlahan mengubah dan memperkaya Perspektif Kita.

Lokasi

Sumatera (Medan, Samosir, Balige, Riau, Padang, Palembang, Jambi, Lampung), Jawa, Denpasar, Lombok,NTT

Dana yang Dibutuhkan

Rp.200 Juta

Durasi Proyek

8 bulan