Anda berada di mode pratinjau.
| |
Kabar Terbaru

Penerima Hibah

Rena Amalika Asyari


Riwayat Berkarya

Bidang Seni yang Ditekuni

sastra

Pengalaman Berkarya

4 tahun

Situs Web

https://www.qureta.com/post/perempuan-sunda-dalam-legenda-dan-mitos https://www.jurnalperempuan.org/blog-muda1/realitas-sebagian-janda-penghakiman-dari-perempuan-untuk-perempuan https://www.jurnalperempuan.org/blog-muda1/ketika-kuantitas-mendefinisikan-kenormalan www.seratpena.com, www.qureta.com, www.jurnalperempuan.org, www.suarakita.org, www.d-andromeda.blogspot.com

Media Sosial

twitter @seratpena @Na_asyari @qureta @jurnalperempuan

Catatan Juri


Dana yang diturunkan: Rp.20 Juta

Tak banyak orang mengenal pemikiran dan kiprah Lasminingrat dalam memajukan pendidikan perempuan dan sastra di Indonesia. Dengan mengikuti forum inkubator untuk mempertajam kerangka risetnya, penggagas diharapkan akan mampu menghadirkan pemikiran perempuan Sunda di abad ke-19 dengan lebih komprehensif. Hasil riset akan memperkaya semesta pengetahuan publik mengenai sejarah gerakan dan kepemimpinan perempuan Indonesia.

Proyek


No. Formulir

529

Judul Proyek

Pendokumentasian perempuan intelektual Sunda Lasminingrat

Lokasi Proyek

Jawa Barat (Garut, Sumedang, Bandung), dan DKI Jakarta

Deskripsi Proyek

Proyek ini akan fokus untuk mencari data-data mengenai tokoh perempuan intelektual pertama di Indonesia, yaitu Lasminingrat. Proyek ini membutuhkan perjalanan yang akan melintasi berbagai kota di mana Lasminingrat pernah tinggal dan berkarya. Garut, Sumedang, dan Bandung adalah tempat di mana Lasminingrat pernah menjejakkan kakinya. Studi literatur di berbagai perpustakaan, khususnya perpusnas, juga penelusuran data melalui wawancara dengan tokoh-tokoh sejarah Sunda akan dilakukan. Adanya beberapa karya Lasminingrat dalam bahasa lokal sunda dan bahkan dalam huruf aksara Sunda dan Jawa, tentu membutuhkan proses penerjemahan. Output dari karya ini, bahwa data-data yang dikumpulkan nantinya akan dikemas dalam bentuk buku biografi. Sehingga, selain biaya riset saya juga membutuhkan biaya penerbitan dan percetakan.

Kategori

riset_kajian_kuratorial

Latar Belakang Proyek

Terlahir sebagai perempuan Sunda memaksa saya untuk mencari lebih jauh tentang tanah lahir saya. Sebagai perempuan Sunda saya merasa bertanggung jawab untuk mengetahui kiprah perempuan Sunda dari masa lalu sebagai cerminan bagaimana perempuan Sunda kini harus bersikap. Dalam banyak riset tentang perempuan Sunda, hanya sedikit sekali nama yang muncul. Saya, seperti kebanyakan lainnya hanya menemukan nama intelektual yang populer yaitu Dewi Sartika. Kepenasaranan saya, membuat saya menelusuri lebih lanjut, lantas seorang kolektor buku mempertemukan saya dengan tokoh bernama Lasminingrat (1843-1948). Lasminingrat ternyata pada jamannya (sebelum era Kartini), sudah menerbitkan banyak cerita saduran dan menulis beberapa buku yang dijadikan bahan ajar di sekolah dasar, diterbitkan dan dicetak hingga 6000 eksemplar, sebuah pencapaian yang tinggi pada saat itu. Lasminingrat juga dicatat sebagai pelopor sekolah kautamaan istri. Pemikiran dan pembukaan sakola istri Dewi Sartika banyak dipengaruhi oleh Laminingrat. Dari 2 karyanya yang berjudul "Tjarita Erman" dan "Warna Sari", kita dapat memahami bagaimana feminisme di akhir abad 19. Sayangnya, kiprahnya yang luar biasa tersebut tak banyak diketahui publik bahkan oleh orang Sunda sendiri. Melalui proyek ini, saya ingin memperkenalkan Lasminingrat ke masyarakat luas, menyebarkan kiprah dan pemikirannya, khususnya menginspirasi perempuan Sunda dan berharap dapat meralat stigma perempuan Sunda yang hanya pandai bersolek saja.

Masalah yang Diangkat

Pemikiran perempuan Sunda abad 19, meliputi feminisme, keyakinan beragama, filosofi hidup dengan alamnya. Selain itu juga ingin mengangkat keterputusan pemikiran antara perempuan dulu dan sekarang.

Durasi Proyek

9 bulan

Indikator Sukses

Proyek ini dikatakan sukses jika saya sudah berhasil mengumpulkan data tentang Lasminingrat yang selama ini hanya alakadarnya. Saya akan membedah pemikiran- pemikiran Lasminingrat, dan menyajikannya dalam bentuk buku biografi dengan bahasa yang tidak seformal bahasa akademis (dapat dinikmati secara terbuka).

Dana Hibah

Rp.35 Juta

Selamat Kepada Penerima Hibah