Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

507 - Kampanye Baik


Nama Inisiator

Susan Hanuningrum Krisanti

Bidang Seni

lainnya

Pengalaman

tiga tahun

Contoh Karya

Stiker hemat energi.jpg

Situs Web

arsitekkecil.wordpress.com

Media Sosial

https://www.facebook.com/susankrisanti/videos/10215173858681002/

Kategori Proyek

riset_kajian_kuratorial

Deskripsi Proyek

Saya ingin membuat video-video singkat berisi kampanye baik yang dapat dengan mudah diakses oleh manusia Indonesia pengguna media sosial. Video dirancang singkat, padat jelas, menarik, berbahasa Indonesia, sesuai dengan kondisi Indonesia dan berdurasi kurang dari satu menit. Video berupa pemikiran terbaru yang juga dilengkapi dengan penerapan-penerapan kebiasaan baru di kehidupan sehari-hari. Dengan demikian diharapkan informasi dalam video tersebar luas di kalangan orang Indonesia, terutama generasi muda, yang cenderung lebih mudah dalam menangkap pemikiran baru dan bisa langsung mempraktekkannya. Video kemudian akan dilengkapi dengan penjelasan lebih lanjut bagi mereka yang ingin tahu lebih banyak dengan menyediakan artikel atau infografis yang memuat tata cara penerapan ilmu yang ada dalam video. Pembuatan video akan dimulai dengan pencarian data terutama para ahli yang akan mengutamakan nara sumber perempuan terlebih dahulu.

Latar Belakang Proyek

Tuhan telah memberi saya pengetahuan tentang bagaimana cara-cara hidup, kebiasaan-kebiasaan baik untuk menjadikan Indonesia yang lebih baik. Karenanya, saya merasa terpanggil untuk sekedar berbagi pengetahuan yang saya miliki. Media yang telah saya gunakan beragam, dari komik sederhana, desain visual (stiker rambu), hingga video. Saya ingin berbagi ilmu yang saya punya, yaitu 1) pengetahuan dalam bidang lansekap arsitektur yang dekat pula dengan masalah lingkungan. Sejauh ini, saya sudah membuat stiker pengingat 'rambu ' yang berisi pesan seperti "Matikan lampu jika tidak digunakan, Tutup keran jika tidak digunakan, Pilah dan kurangi sampah,". Stiker ini saya anggap sukses karena sudah terpasang di seluruh kampus saya, lalu banyak ditiru oleh kantor-kantor dan bandara-bandara se Indonesia. Bidang lainnya adalah 2) kebudayaan atau kebiasaan masyarakat, yang saya dapat ilmunya saat tinggal di luar negeri. Sejauh ini, saya dibantu teman saya sudah membuat video terkait cara mengantri yang benar di toilet (khususnya toilet wanita). Video berbahasa Indonesia tersebut telah ditonton hingga hampir 200,000 kali dan dibagikan 5100 kali. Bidang terakhir adalah 3) psikologi, mengacu pada pengalaman saya depresi. Saya sempat menulis dan membuat komik sederhana terkait depresi untuk ceritaperempuan.id dan tulisan saya menjadi yang paling populer saat itu.

Masalah yang Diangkat

Pada bidang pertama 1) pengetahuan dalam bidang lansekap arsitektur, saya ingin membuat video tentang cara menghargai air, agar mengurangi banjir, menggunakan air hujan, dan sebagainya. Video lainnya adalah tentang pentingnya pohon di perkotaan. Bidang lainnya yaitu 2) kebudayaan atau kebiasaan masyarakat: saya berencana membuat video cara antre lainnya di eskalator, lift, dan memasuki kereta beserta stiker-stiker rambunya. Pada bidang ketiga 3) saya ingin membuat video tentang cara menanggulangi depresi bagi penderita, dan cara membantu penderita depresi bagi orang sekitarnya. Saya juga ingin mengangkat tema perempuan, misalnya terkait Hak Cuti Haid yang ada di Pasal 81 ayat 1 Undang-Undang no.13 tahun 2003 terkait Ketenagakerjaan. Total video yang ingin saya buat ada 7 buah yang dilengkapi dengan artikel/infografis pendukungnya.

Indikator Sukses

Indikator pertama adalah setiap video minimal dilihat 150,000 kali oleh orang Indonesia. Bisa dari tayangan video dari profil saya sendiri, atau dengan saya meminta organisasi lain untuk menayangkan/membagikan video yang saya buat. Misalnya, cara antre di depan pintu lift/kereta atau cara berdiri di eskalator bisa saya minta PT KAI untuk memutarnya. Jika indikator pertama tidak terpenuhi, maka bisa dengan jumlah pihak (minimal 3) yang diajak kolaborasi, dengan mengutamakan tenaga perempuan.

Lokasi

Bandung

Dana yang Dibutuhkan

Rp.280 Juta

Durasi Proyek

9 bulan