Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

361 - GENERASI PEREMPUAN SADAR BUDAYA


Nama Inisiator

Saviske Mauren Oktoviana Talangamin

Bidang Seni

lainnya

Pengalaman

10 tahun

Contoh Karya

Situs Web

xavim0.wordpress.com

Media Sosial

Facebook : Xa Viske Talangamin }{ hastag #vsm

Kategori Proyek

lintasgenerasi

Deskripsi Proyek

MENGALI KEMBALI SENI DAN BUDAYA INDONESIA, KHUSUSNYA BAGI PEREMPUAN HALMAHERA UTARA YANG HAMPIR HILANG DARI GENERASI KE GENERASI, SEHINGGA TEREKSPOS KEMBALI DAN MENJADI SUATU WARISAN BAGI NEGERI INI DAN BERLANJUT TURUN TEMURUN KE GENERASI-GENERASI PENERUS

Latar Belakang Proyek

Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alamnya yang melimpah ruah, begitu juga dengan seni dan budayanya, namum sayang kebanyakan orang Indonesia lebih menyukai kebudayaan asing dibanding dengan kebudayaan sendiri.Seiring berkembangnya zaman dunia modern dan teknologi, maka lama-kelamaan orang semakin melupakan kesenian dan budaya yang dulu telah ada, kini tidak lagi diterapkan dalam kehidupan sebagai ciri khas/identitas suatu daerah. Seni dan Budaya seharusnya dijaga dan dilestarikan, malah sebaliknya dibiarkan dan dilupakan.Begitu pula halnya seperti di Halmahera Utara adalah salah satu kabupaten kota yang memiliki banyak suku dan bahasa yang berbeda-beda dan tak banyak orang tau, bahkan untuk orang Indonesia sendiripun tidak tau akan letaknya. Berbicara tentang Seni dan Kebudayaan, maka didalamnya tidak terlepas dari peran perempuan. Perempuan memiliki andil yang sangat besar dalam pengembangan kesenian dan budaya. Perempuan Halmahera Utara adalah perempuan yang kreativ, perempuan hebat dan mampu bersaing dengan laki-laki. Dibalik itu kebanyakkan mereka dibatasi oleh gander, waktu dan juga pendidikan yang menyudutkan kaum perempuan didaerah ini, sehingga banyak perempuan yang memutuskan untuk menikah sejak dini, mengurus suami dan anak tanpa melanjutkan untuk berkarya. Untuk itu, kami mencoba mengenalkan kembali kebudayaan masyarakat Halmahera Utara dari generasi sebelumnya sehingga kepedulian kita terhadap seni dan kebudayaan tidak hilang dimakan waktu.

Masalah yang Diangkat

1. Semakin berkurangnya kepedulian Perempuan terhadap adat dan budaya lokal. 2. Peran perempuan dalam pengembangan budaya dari generasi ke generasi 3. Menggali kembali tradisi dan sejarah dan kebudayaan Khususnya di Halmahera Utara 4. Diskriminasi KEBUDAYAAN yang dialami Perempuan Halmahera 5. Minat berkarya Perempuan Halmahera yang kurang dikarenakan Gander

Indikator Sukses

1. Memperkenalkan Seni, Tradisi, Sejarah adat istiadat dan kebudayaan generasi ke generasi pada semua orang khususnya perempuan-perempuan Halmahea Utara. 2. Mengajak Perempuan-perempuan lintas generasi untuk lebih mengenal Seni dan kebudayaan yang ada di Indonesia khususnya di Halmahera Utara. 3. Mengkampanyekan dan menyuarkan lintas generasi yang cinta akan Kebudayaan Indonesia. 4. menciptakan perempuan-perempuan lintas generasi yang sadar budaya lewat karya-karya kreativ dan lewat pelatihan/kursus keterampilan. 5. Membuat Pementasan Seni dan Budaya 6. mengarsipkan karya-karya seni dan kebudayaan lewat media dan buku/handbooks 7. Kegiatan ini terus berlanjut agar Seni dan Kebudayaan akan terus dilestarikan.

Lokasi

Tobelo/Halmahera Utara/Maluku Utara

Dana yang Dibutuhkan

Rp.300 Juta

Durasi Proyek

8 bulan