Anda berada di mode pratinjau.
| |

Pemohon Hibah

Lilik Sugiarti


Riwayat Berkarya

Bidang Seni yang Ditekuni

lainnya

Pengalaman Berkarya

2016 inisiasi wadah berkarya & berbagi talenta melalui Rumah Talenta, 2017 relawan Festival Kampung Buntoi - Jaringan Kampung Nusantara,

Contoh Karya

Situs Web

Media Sosial

Instagram dan FB Rumah Talenta, FB Festival Kampung Buntoi

Proyek


No. Formulir

308

Judul Proyek

Melestarikan anyaman rotan, tarian & music tradisional Dayak

Lokasi Proyek

Kota Palangka Raya dan Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah

Deskripsi Proyek

Dalam proyek ini akan dilakukan beberapa kegiatan antara lain : 1. Peningkatan SDM perempuan untuk meneruskan budaya kerajinan menganyam rotan, tarian dan music tradisional. Sehingga penting memberikan pelatihan-pelatihan kepada komunitas perempuan yang berada di desa –desa dan tingkat sekolah. a) Pelatihan tarian tradisional Dayak b) Pelatihan musik tradisional Dayak c) Pelatihan anyaman rotan dan pelatihan pengembangan motif anyaman; Pelatihan anyaman rotan ini dapat memberikan manfaat ganda berupa penguatan ekonomi keluarga kegiatan ini berdampak baik bagi pemeliharaan hutan, karena rotan membutuhkan tegakkan pohon. 2. Melakukan pendokumentasian proses anyaman rotan dan berbagai motiv anyaman, tarian, musik tradisional Dayak dan nilainya, sebagai wadah penyebaran informasi. Berupa buku motif anyaman rotan, video tentang proses pembuatan anyaman rotan, video tutorial tentang belajar music tradisional Dayak, video tutorial tentang belajar tarian tradisional Dayak. 3. Melakukan pertunjukan menganyam rotan, tarian dan music tradisional Dayak di area public yang regular dan gratis, sebagai wadah mengenalkan, mempelajari dan menikmati. Selain dilaksanakan pelatihan juga ditampilkan pertunjukan menganyam rotan, tarian dan music tradisional Dayak di desa-desa, ruang terbuka hijau kota/kabupaten, yang dilaksanakan secara regular dan gratis. Kegiatan ini akan melibatkan relawan dan komunitas yang juga memiliki concern sama dalam rangka melestarikan tradisi menganyam rotan, tarian dan music tradisional Dayak

Kategori

kerjasama_kolaborasi

Latar Belakang Proyek

Sedikitnya perempuan muda yang mau meneruskan tradisi anyaman rotan, tarian dan music tradisional, yang telah melekat dalam setiap fase kehidupan masyarakat suku Dayak. Mulai dari kelahiran, membuka ladang, berkebun, pernikahan, membangun rumah, hingga proses penyembuhan penyakit dan kematian. Keduanya hal tersebut tidak bisa dipisahkan dalam tradisi kebudayaan masyarakat Dayak. Proses pembuatan anyaman rotan memakan waktu 1-2 minggu, karena proses yang panjang ditambah desakan peralatan rumah tangga modern menyebabkan perempuan tidak tertarik lagi meneruskan tradisi ini. Begitupun tarian dan music tradisional berkurang hadir dipenghidupan masyarakat, karena perubahan nilai dan pola pikir yang menganggap kebiasan agama lama, kuno dan tidak keren. Ditambah berkesenian saat ini cenderung berpola bisnis, dimana penampilan tarian dan music dilakukan saat ada festival, perlombaan dan hajatan pernikahan atau penyambutan tamu yang semua berbayar. Sehingga tarian dan music Dayak semakin menjadi sesuatu yang mahal dan sulit hadir dalam kehidupan masyarakat Dayak. Sangat mendesak kembali menumbuhkan kesadaran dan kerelawanan bersama membangkitkan lagi tradisi menganyam rotan, tarian dan music etnik terutama dari kalangan perempuan dari generasi yang lebih muda. Sangat diperlukan tangan-tangan muda untuk berimajinasi dalam seni kreatif menggabungkan unsur modern dan unsur traditional dalam kerajinan rotan, tarian dan music etnik ini untuk menciptakan sebuah seni budaya etnik dengan sentuhan modern.

Masalah yang Diangkat

1. Kurangnya SDM perempuan muda yang mau meneruskan budaya kerajinan menganyam rotan, tarian dan music tradisional. 2. Kurangnya dokumentasikan yang mengangkat materi tentang motiv anyaman rotan, tarian dan musik tradisional Dayak beserta nilai yang terkandung didalamnya, sebagai pencatatan dan penyebaran informasi kepada masyarakat luas. 3. Kurangnya pertunjukan tardisi menganyam rotan, tarian dan music tradisional Dayak di area public yang regular dan gratis, sebagai wadah mengenalkan, mempelajari dan menikmati tradisi tersebut.

Durasi Proyek

9 bulan

Indikator Sukses

1. Buku proses proses dan motive anyaman rotan 2. Video proses anyaman rotan 3. Video tutorial belajar tarian Dayak 4. Video tutorial belajar music tradisional Dayak 5. Pameran, pegelaran dan pelatihan secara regular dan gratis tradisi menganyam rotan, tarian dan music tradisional Dayak yang dilaksanakan dimasa waktu pelaksanaan durasi proyek dan terus dilanjutkan setelah proyek berakhir bersama relwan dan komunitas yang memiliki concern yang sama dan berbasiskan kerelawanan

Dana Hibah

Rp.999 Juta