Anda berada di mode pratinjau.
| |

Pemohon Hibah

Dr. Ika Ismurdiyahwati, M.Sn


Riwayat Berkarya

Bidang Seni yang Ditekuni

seni_rupa

Pengalaman Berkarya

15 tahun

Contoh Karya

Situs Web

Media Sosial

Proyek


No. Formulir

273

Judul Proyek

“Festival Seni Rupa Para Perempuan Kampung Kota”

Lokasi Proyek

Bandung

Deskripsi Proyek

Kegiatan pengkaryaan merupakan kolaborasi seniman dengan warga kampung kota yang berada di wilayah Dago Pojok, Warga yang dilibatkan merupkan warga perempuan dan anak-anak yang berada di wilayah Dago Pojok, Cicukang dan Cicadas Bandung. Warga dari ke tiga kampung ini bersama-sama membuat karya batik tulis, yang motifnya merupakan motif dari hasil surat-surat para ibu tentang rahasia dapur mereka. Kondisi keuangan keluarga dan kebutuhan hidup sehari-hari. Anak-anak dilibatkan untuk bersama membuat gambar-gambar dari berbagai media (antara lain: kertas dan kain, sebagai media kreatif mereka). Karya-karya tersebut akan dipaamerkan dalam bentuk karya instalasi dari berbagai kain batik yang dibuat para ibu dan juga karya-karya anak yang mewakili kehidupan mereka. Tujuan Kegiatan • Membangun kesadaran kaum perempuan sebagai manusia yang mampu sejajar dengan kaum laki-laki dalam bidang penciptaan kreativitas • Membangun kesadaran etos kerja yang tulus dan kreatif dari kaum perempuan • Membangun kesadaran keterbukaan dan siap bersaing dengan para seniman di Dunia. • Membuktikan Kampung sendiri sebagai pusat pendidikan Kreatif

Kategori

kerjasama_kolaborasi

Latar Belakang Proyek

Kampung Kota di Bandung sesungguhnya punya nilai dan potensi yang unik, maka dengan cara kami melakukan pendekatan pada mereka, sangat memungkinkan ditemukannya potensi itu dan menjadi daya tarik tersendiri. Gang-gang kampung yang notabene hanya sebagai sarana transfortasi warga atau hanya dijadikan tempat kumpul sebagaian warga, bisa menjadi daya kekuatan dalam pertumbuhan nilai-nilai kebudayaan yang bisa memberikan inspirasi buat publik lainnya. Sebab Kampung secara arsitektur memenuhi syarat untuk dieksplorasi, dalam kontek rencana kami akan dibuat semacam pusat kegiatan Seni Rupa yang berbasis pada kreativitas kaum perempuan dan anak. Hal inilah yang menjadi dasar saya, menyelenggarakan kegiatan bertajuk “festival Seni Rupa para perempuan Kampung Kota” sebagai bagian penafsiran pada perempuan dan Kampung Kota sebagai jiwa Kampung Kota. Gerakan ini merupakan upaya untuk mewujudkan semangat kesadarandi kalangan masyarakat, khususnya masyarakat perempuan. Pemilihan Perkampungan Dago Pojok, Cicadas dan Cicukang II sebagai sasaran gerakan karena masyarakat perkotaan dipercaya sebagai gerbong perubahan dalam menyikapi Kampung Kota sebagai sarana inspirasi untuk kemadiriannya.

Masalah yang Diangkat

Semangat menumbuhkan kesadaran kreatif kaum perempuan diwilayah perkampungan Kota, tentu tidaklah mudah. Apalagi dengan latar belakang pendidikan yang notabene rendah (lulusan SD dan SMP) apalagi tidak mempunyai akses relasi pergaulan yang bisa membantu pikirannya berkembang. Sementara pertumbuhan Kota semakin hari semakin maju, maka kelompok-kelompok miskin perkotaan tersebut terutama kaum perempuan yang di khawatirkan akan menjadi budak dari peradaban tersebut. Pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan menjadi persoalan hari-hari ini, sehingga tidak bisa dielakan kalau pada perkembangannya banyak masyarakat Desa meninggalkan kampungnya untuk mencari penghidupan, termasuk kaum perempuan dan tidak sedikit kaum perempuan yang menjadi tameng dalam kehidupan di masyarakat. Namun latar belakang pendidikan dan ketrampilan yang tidak sanggup mengimbangi kemajuan Kota, banyaklah kaum perempuan yang akhirnya menjadi objek dari peradaban Kota tersebut.

Durasi Proyek

3 bulan

Indikator Sukses

Pelaksanaan kegiatan 1. Workshop 2. Penerbitan buku 3. Seni Rupa pertunjukan 4. Festival Seni Rupa para perempuan Kampung Kota

Dana Hibah

Rp.217 Juta