Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

164 - Pembelian Gamelan


Nama Inisiator

Endah Fitriana

Bidang Seni

musik

Pengalaman

7 tahun

Contoh Karya

Serayu.mp4

Situs Web

-

Media Sosial

Facebook : Endah Fitriana

Kategori Proyek

lintasgenerasi

Deskripsi Proyek

PEMBELIAN GAMELAN Harga Gamelan Rp. 329.625.000 Harga Rancakan Rp. 53.812.500 Total harga gamelan dan rancakan Rp. 383.437.500

Latar Belakang Proyek

Latar Belakang Aliran kepercayaan adalah paham yang mengakui adanya Tuhan Yang Maha Esa, tetapi tidak termasuk atau tidak berdasarkan ajaran salah satu dari kelima agama yang resmi (Islam, Katolik, Kristen Protestan, Hindu, dan Buddha). Aliran kepercayaan ada berdasarkan kebudayaan setempat dan lebih mengacu pada kearifan lokal. Di Sukolilo, bagian wilayah Kabupaten Paten paling selatan yang berbatasan dengan Kabupaten Grobogan, ada sekelompok masyarakat yang yang dinamakan Sedulur Sikep (Wong Samin). Mereka menganut kepercayaan yang diajarkan oleh Samin Surosentiko dengan perintah perintah "Lakonana sabar trokal. Sabare dieling-eling. Trokali dilakoni." Dengan berpedoman ini Sedulur Sikep ( Samin ) hendak membangun sebuah negara batin yang jauh dari sikap drengki srei, tukar padu, dahpen kemeren. Hidup tenteram jujur dan berdampingan dengan orang-orang yang beragam lain dengan tenteram. .

Masalah yang Diangkat

Masalah Yang Diangkat. Sedulur Sikep menyampaikan ajaran kehidupan kepada anak-anaknya selain dengan contoh langsung juga melalui media tembang (macapat). Isi tembang berisi ajaran-ajaran kehidupan. Acara macapatan masih dilaksanakan di komunitas ini pada saat sepasaran bayi dan selapanan bayi . Para orang tua yang bisa nembang macapat yang berisi ajaran-ajaran kehidupan. Sayangnya, anak-anaknya kurang suka belajar macapat. Bertolak dari hal tersebut dan didukung adanya gamelan sangat sederhana di Omah Kendeng(sebuah rumah tempat sinau bersama) saya mengajak anak-anak sinau nabuh gamelan sebagai lantaran sinau macapat setelah orang tua mereka menyetujui. Mereka sangat suka.Tak terasa akhirnya mereka selain bisa nabuh gamelan juga bisa nembang macapat. Kekhawatiranku terjawab, kehilangan generasi nembang macapat di Sedulur Sikep bisa terselamatkan. Pasinaon tetap berjalan sampai sekarang, tapi kami menemui kendala. Gamelan sangat sederhana maupun rancakan sudah rusak dimakan usia, sehingga latihan dan proses sinau menjadi terganggu. Hal inilah yang mendasari saya mengajukan bantuan untuk membeli gamelan demi menyelamatkan generasi suka nembang macapat demi kelangsungan tradisi budaya dan seni pada komunitas adat Sedulur Sikep.

Indikator Sukses

Indikator Sukses Indikator sukses setelah bantuan diterima adalah fasilitas untuk sinau nabuh gamelan dan nembang macapat menjadi lebih baik, komplit. Anak-anak menjadi lebih semangat. Akhir-akhir ini mereka sudah memulai mengajak serta adik-adiknya untuk ikut sinau. Selain itu ada banyak tambahan peserta sinau dari saudara dan tetangga yang sama-sama tidak boleh sekolah disekolah formal. Salah satu penyemangat mereka ikut sinau adalah butuh bisa sinau nabuh gamelan dan nembang.

Lokasi

Pasinaon Omah Kendeng, Ds. Sukolilo, Kec. Sukolilo, Kab. Pati, Jawa Tengah

Dana yang Dibutuhkan

Rp.384 Juta

Durasi Proyek

8 bulan