Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

1228 - Bunga Rampai Wastra Indonesia Sebuah Proposal Pembuatan Film


Nama Inisiator

Tuti Handayani

Bidang Seni

seni_rupa

Pengalaman

tiga-puluh tahun

Contoh Karya

42 new york.doc

Situs Web

Media Sosial

Kategori Proyek

riset_kajian_kuratorial

Deskripsi Proyek

Film atau rekaman riset audio-visual dengan pengerjaan profesional adalah media yang ideal untuk dapat menangkap sekaligus mengelaborasi pengetahuan dan kearifan para artisan seni wastra Indonesia. Saat ini keberadaannya terasa dibutuhkan sekali, sementara yang tersedia di masyarakat, tidak memadai. Seandainyapun tersedia tidak semuanya sesuai dengan kebutuhan. Di masa depan, keberadaan film-film bertema sentral wastra asli Indonesia diperlukan untuk: • melestarikan keberagaman budaya • menginspirasi para artisan wastra indonesia untuk meninventarisir dan menggali lebih dalam lagi ‘harta karun’ puspa-ragam adiwastra yang tersebar di segenap penjuru bumi nusantara • menggali dan mempertahankan kemajemukan khazanah asli wastra Indonesia

Latar Belakang Proyek

Semakin tergerusnya keberagaman dan kemajemukan kekayaan budaya Indonesia memprihatinkan banyak pihak, termasuk kami yang bergiat dalam mengembangkan kain tradisional Indonesia. Diperlukan upaya untuk mempertahankan khazanah budaya indonesia, khususnya dalam bentuk wastra atau kain, sekaligus menginspirasi khalayak untuk mengapresiasi puspa-ragam wastra asli Indonesia

Masalah yang Diangkat

Tidak ada kajian resmi yang menunjukkan seberapa parah tingkat penyusutan karya seni-budaya Indonesia asli, khususnya kain tradisional. Kebanyakan yang terjadi adalah, ketika orang membutuhkan kain tertentu atau tertarik mencari informasi lebih lanjut, mereka kecewa karena yang dicari telah lama punah. Contohnya adalah kain Delamak dari Bengkulu yang punah, terhitung sejak Maret 2018. Kepunahan ini tidak hanya berimplikasi pada khazanah wastra yang semakin menciut keberagamannya, namun juga semakin berkurangnya empu pegiat seni wastra. Untuk itu, diperlukan media film yang menampilkan secara otentik kisah wastra asli Indonesia dan mereka-mereka yang mendedikasikan hidupnya untuk wastra tradisional.

Indikator Sukses

Film yang dihasilkan akan ditonton dan didiseminasikan dalam berbagai workshop yang kami selenggarakan di berbagai daerah selama bertahun-tahun mendatang. Ini diharapkan dapat menginspirasi pihak-pihak lain tergugah dan semakin banyak upaya untuk melestarikan dan mengapresiasi wastra Indonesia asli.

Lokasi

Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Bali, dan Jakarta

Dana yang Dibutuhkan

Rp.750 Juta

Durasi Proyek

9 bulan