Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

1227 - pertunjukan komposisi musik spektral


Nama Inisiator

dinar rizkianti

Bidang Seni

seni_pertunjukan

Pengalaman

6 Tahun (2012)

Contoh Karya

FullSizeRender - Copy (2).jpg

Situs Web

https://www.youtube.com/channel/UC75uVXqoGxxGC_B5Cvg-rNQ/videos

Media Sosial

instagram : @dinarrizkianti

Kategori Proyek

perjalanan

Deskripsi Proyek

Karya ini diberi judul “Komposisi Musik Spektral”. Kata tersebut diambil berdasarkan aspek musikal yang digunakan yaitu, bentuk komposisi musik spektral. Pemilihan judul ini dimaksudkan agar dalam karya ini tidak terdapat judul ataupun lirik berupa kata-kata verbal yang mengarah pada suatu konteks tertentu. Karya ini secara implisit menegaskan bahwa seniman dalam menentukan sikap pada setiap penciptaan karya seni harus merdeka, bebas dari beban apapun sehingga dapat mencapai kualitas maksimum yang dapat direalisasikan. Karya ini menonjolkan aspek musikal dan sublimasi bebunyian yang esensial. Temuan dalam karya ini terletak pada pengolahan teknik vokal di luar konvensi yang sudah ada sebelumnya. Teknik vokal ini merupakan proses pembacaan ulang terhadap jalur imajiner sistem reproduksi suara manusia yang dielaborasikan dengan berbagai teknik vokal etnik yang dijadikan bahan dasar untuk kemudian dapat menghasilkan kebaikan dan kebenaran artistik yang tidak saja rasional tetapi juga imajiner. Kebaikan dan kebenaran artistik yang rasional dan imajiner itu adalah inti dari penciptaan karya ini, yakni mengutamakan deeply enjoyable proses penghayatan artistik. Untuk mencapai hal tersebut pertunjukan ini dikemas dengan menggunakan elemen pendukung lain, seperti gerak tari, visual dalam bentuk video mapping dan tata kelola suara yang disesuaikan dengan kebutuhan pertunjukan.

Latar Belakang Proyek

Musik terdahulu lahir dari kesederhanaan, mengandung kemurnian dan nilai spiritual yang tinggi. Musik tidak dikait-kaitkan dengan persoalan suku, agama, politik, apalagi persoalan isi perut. Musik bebas dari stigma masyarakat akibat permainan industri ekonomi dan politik, musik terbebas dari beban kultur apapun. Musik menjadi media pemersatu, bukan kendaraan untuk kepentingan tertentu. Fenomena tersebut yang kemudian menjadi inspirasi pengkarya dalam penggarapan karya ini. Pengkarya ingin membebaskan kembali musik dari beban kulturnya, seperti dalam kredo Wayan Sadra. Sebagai tindak lanjut dari gagasan isi utama seperti yang telah diuraikan sebelumnya, pengkarya tidak akan menggunakan kata-kata verbal baik dalam judul maupun lirik dalam karya ini yang mengarah pada suatu konteks tertentu. Munculnya lirik dan judul dalam bentuk kata-kata verbal dalam sebuah karya musik dapat memiskinkan daya fantasi pendengarnya. Kata-kata verbal tersebut pada akhirnya akan membatasi persepsi atau memberikan frame kepada pendengarnya, sehingga terkadang esensi musikal yang hendak dimunculkan dalam sebuah karya musik justru malah terabai dengan adanya kata-kata tersebut. Untuk itu karya ini diberi judul dengan mengambil aspek musikalnya saja yakni, “Komposisi Musik Spektral”.

Masalah yang Diangkat

perempuan dalam dunia penciptaan komposisi musik kontemporer Indonesia memang masih dianggap tabu dan seringkali disangsikan kemampuannya. keterbatasan ruang pertunjukan, ruang kreatif, biaya produksi dan juga koneksi sering kali menjadi penghambat dalam proses kreatif tersebut. dalam komposisi karya ini, pengkarya harus melakukan proses penyadapan kepada beberapa vokal expert yang akan dijadikan sebagai bahan dasar proses kreatif karya ini, mengingat vokal adalah media utama yang digunakan dalam komposisi ini. melalui karya ini, diharapkan mampu menjadi salah satu pembuktian bahwa perempuan juga mampu berkarya dan sejajar dengan kaum pria dalam hal penciptaan musik kontemporer.

Indikator Sukses

karya dapat dipertunjukan dan di apresiasi oleh masyarakat luas.

Lokasi

Kota Bandung (pertunjukan), nias, solo, yogyakarta, Bali, Sumba, Padang, Jakarta (penyadapan vokal)

Dana yang Dibutuhkan

Rp.140 Juta

Durasi Proyek

6 bulan