Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

1221 - Film Tari "SARPAKENAKA"


Nama Inisiator

Lusida Dewi Yanti

Bidang Seni

audiovisual

Pengalaman

5 tahun

Contoh Karya

IMG_8162.JPG

Situs Web

https://www.dropbox.com/s/bxi8wusxbjf73sd/Sarparodra%20Penentuan%20Ta%20Fajar%208%20April%202015%20convert.m4v?dl=0

Media Sosial

Kategori Proyek

kerjasama_kolaborasi

Deskripsi Proyek

Film tari Sarpakenaka adalah sebuah projek kerjasama antara seni pertunjukan dan film. Projek ini merupakan lanjutan dari karya yang sebelumnya pernah disajikan dalam panggung pertunjukan. Film tari ini akan direalisasikan dengan kru yang sebagian besar adalah perempuan.

Latar Belakang Proyek

Selama ini kesetaraan lebih banyak digambarkan dengan pemenuhan kebutuhan dasar, seperti pendidikan atau kesempatan dalam berbagai bidang lainnya. Sedangkan penggambaran kesetaraan dalam sisi kepribadian perempuan sebagai sosok manusia yang humanis minim mendapat perhatian. Seperti fenomena dalam percintaan yang memandang wajar ketika lelaki mengejar cinta dari seorang perempuan, tetapi jika dibalik seorang perempuan mengejar lelaki masih kerap kali dipandang secara tabu. Padahal tanpa kita sadari asmara dan percintaan adalah hal yang manusiawi yang bisa dirasakan oleh setiap manusia baik itu laki-laki maupun perempuan. Hal inilah yang membuat kita membuka mata dan mencoba melihat kesetaraan pada sisi sebaliknya. Dengan mengangkat film tari dengan lakon SARPAKENAKA yang mungkin kurang dikenal, bahkan kalau ada yang mengetahui cerita lakon pewayangan akan memandang SARPAKENAKA sebagai tokoh yang kurang baik. Sebaliknya kami memandang SARPAKENAKA adalah citra diri dari sosok perempuan tangguh yang sesungguhnya dimana dia berani memperjuangkan apa yang menjadi keinginannya. Sangat kontras dengan sosok yang selama ini dielukan sebagai perempuan tangguh dalam dunia pewayangan lainnya.

Masalah yang Diangkat

1. Terbatasnya peran perempuan dalam berkarya seni, terlebih dalam bidang audiovisual kerap kali perempuan hanya duduk ditataran managerial dan penulisan naskah sehingga hal ini digunakan sebagai pembuka kesempatan bagi perempuan untuk berkarya sesuai dengan kapasistas dan bidang seni yang telah di geluti. 2. Minimnya eksplorasi mengenai kesetaraan gender yang selama ini hanya dipandang melalui sisi pemenuhan kebutuhan dasar seperti pendidikan dan kesempatan bekerja akan dihadirkan dengan sudut pandang yang berbeda melalui jalinan cerita yang disajikan dalam film tari SARPAKENAKA.

Indikator Sukses

Adanya keterlibatan perempuan yang memegang peran kunci dalam produksi film tari Sarpakenaka. Projek ini diharapkan mampu mewujudnya sebuah proses kreatif seni pertunjukan yang dikemas dalam media film tari. Film Sarpakenaka, juga menjadi wadah kolaborasi kreator perempuan untuk menyuarakan kesetaraan.

Lokasi

Jawa Tengah (Surakarta)

Dana yang Dibutuhkan

Rp.250 Juta

Durasi Proyek

9 bulan