Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

1206 - MAYARAKAT MENTAWAI (INDIGENOUS TRIBE MENTAWAI)


Nama Inisiator

Chesa Nuria Rahmi

Bidang Seni

lainnya

Pengalaman

3 tahun

Contoh Karya

works sample & pictures of indigenous tribe Mentawai.pdf

Situs Web

Media Sosial

@chesanoeria

Kategori Proyek

lintasgenerasi

Deskripsi Proyek

Output dari gagasan ini adalah pameran dan pertunjukan yang kompleks menjangkau semua aspek seni dan budaya mentawai yang terancam punah, akan saya kemas sedemikian rupa, agar mampu menjangkau banyak pihak, terutama kaum muda yang produktif. Acara ini akan direncanakan terlaksana pada Januari 2019 di Sangkring Art Space Yogyakarta selam 5 hari, acara tersebut diantaranya; Pameran foto, Pameran dan Peragaan Busana Mentawai oleh saya sendiri, Pertunjukan Tattoo Tradisional Mentawai oleh Durga Sipatiti, Pertunjukan Musik dan Tari oleh suku asli Mentawai, Pemutaran Film oleh As World Divide, Workshop kain dan aksesoris Mentawai oleh saya dan seorang pengrajin asli Mentawai, Diskusi Budaya Mentawai oleh pihak-pihak yang terkait. Acara ini juga akan mendatangkan beberapa lapak organisasi yang mendukung pelestarian kearifan lokal mentawai seperti Yayasan Pendidikan Mentawai, Mentawai Ecotourism, As Worlds Divide, dan lapak kerajinan tangan Mentawai. Proyek dan gagasan ini melibatkan banyak sekali pihak, dari dokumentasi, seniman tua, Kurator, masyarakat suku asli Siberut , organisasi yang sudah lebih dulu mencanangkan pelestarian kearifan lokal Siberut, teman-teman seniman muda, dan para pengrajin. Sebelum melalui tahap produksi kreatif, saya perlu mebekali diri untuk datang langsung ke pulau Siberut mentawai, melakukan residensi selama sebulan lebih, turunlangsung untuk menjawab pertanyaan saya yang tidak ditemukan di buku atau artikel terkait

Latar Belakang Proyek

Gagasan ini saya rancang dari satu tahun yang lalu, awalnya saya hanya ingin tahu tentang busana mentawai untuk saya adaptasi dalam rancangan busana saya, lalu setelah membaca beberapa referensi, saya jatuh cinta dengan seni dan budaya mentawai, tidak adil jika saya lakukan ini hanya untuk diri saya sendiri. Lewat kesempatan ini saya merancang gagasan baru untuk melaksanakan proyek yang menjangkau seluruh aspek dan seni budaya, namun dapat dikonsumsi oleh semua orang dengan renyah, agar tujuan dari proyek ini tidak sia-sia. Durga adalah seniman tattoo yang perannya untuk memajukan seni dan budaya tattoo tradisional sudah dikenal dimancanegara, dengan membawa Durga ikut serta itu berarti saya dapat semakin memotivasi orang lain untuk lebih banyak datang dan menyuapi mereka dengan energi-energi baru dan positif lewat acara ini, sayapun sudah melakukan brainstorming dengan Durga, sangat luar biasa, dukungan yang saya dapat tidak pernah saya bayangkan sebelumnya, walaupun banyak pihak lain yang mencibir dan meremahkan saya saat saya mencoba melakukan brainstorming tentang gagasan ini. Inti dari gagasan ini bagi saya adalah bagaimana peran perempuan disana? Selain mereka mengasah gigi dan mengasuh anak, ini harus saya jawab sendiri agar saya dapat menghasilkan output yang berguna bagi orang lain selain hanya menarik mereka untuk hadir agar tau.

Masalah yang Diangkat

1. Seni dan Budaya dengan keanekaragaman hayati dan ekosistem yang terancam punah 2. Peran pemerintah yang mengatasnamakan pariwisata dan hubungannya dengan investor pembangunan 3. Tatto tradisonal sebagai busana suku asli mentawai adalah ttaoo tertua didunia yang dipandang sebagai aspek kriminal di era modernitas 4. Menggali peran perempuan dalam kehidupan di mentawai yang terkubur oleh masalah-masalah general di Mentawai 5. Pembuatan busana dan aksesoris kerajinan mentawai harus didukung untuk membangun industri kreatif perbaikan ekonomi masyarakat di pedalaman mentawai 6. Pola pikir generasi modern dalam peran memepertahankan warisan budaya ataupun melestarikannya dengan cara yang ber etika.

Indikator Sukses

Jangka pendek; proyek ini mampu mendatangkan lebih dari 500 orang untuk datang agar tau, agar mengenali budaya yang ada di Mentawai, dan visi-visi dari organisasi yangikut melestarikan kebudayaan Mentawai. Jangka panjang; 1. proyek ini mampu memotivasi pengunjung yang datang untuk merespon kebudayaan atau aspek lain yang ada di Mentawai dengan menghasilkan karya baru, gagasan baru, penelitian baru untuk dihadirkan kepada orang lain. 2. Dengan adanya gagasan yang mempertanyakan peran perempuan di Mentawai, dapat merespon peneliti lain untuk menggali lebih dalam agar lebih banyak referensi yang dapat dikaji 3. Masyarakat yang ingin melakukan kunjungan wisata atau penelitian dapat denganbijak memilikh tour guide agar tidak merugikan wisatawan dan juga masyarakt lokal Siberut. 4.persepsi masyarakat mengenai seni tattoo tradisional dapat berubah, agar kelestariannya tidak punah. 5. pemerintah memikirkan ulang mengenai kebijakan dalam pengolahan hutan dan cara memajukan pariwisata agar dapat memerhatikan kesejahterahan masyarakat lokal.

Lokasi

DI Yogyakarta

Dana yang Dibutuhkan

Rp.680 Juta

Durasi Proyek

9 bulan