Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

1103 - Ruang Perempuan dan Tulisan


Nama Inisiator

Dewi Noviami

Bidang Seni

sastra

Pengalaman

10 tahun

Contoh Karya

Situs Web

Media Sosial

Kategori Proyek

lintasgenerasi

Deskripsi Proyek

Dengan proyek ini saya ingin membuka sebuah ruang antara perempuan penulis muda dan perempuan penulis terdahulu. Di dalam ruang ini maksimal 10 perempuan penulis perempuan akan meneliti, membaca dan membicarakan karya maupun ulasan mengenai para pendahulu mereka yang telah tak ada. Karya para pendahulu yang akan dipilih adalah pilihan masing-masing, saya hanya akan menyediakan nama dan judul buku sebagai awal pilihan, seperti Selasih, Suwarsih Djojopuspito, Rohana Kudus, Titi Said, dan seterusnya. Karya yang dibaca tidak harus karya sastra, tetapi karya tulis. Setelah para perempuan penulis muda memilih nama dan karya yang akan didalami, mereka akan meriset dan membaca selama 1 (satu) bulan. Kemudian, pertemuan mingguan akan dilakukan dengan pembahasan per karya dan penulis. Semua proses akan dicatat dan ditampilkan di media sosial. Pada akhir proses, saya berharap para perempuan penulis muda mempunyai tulisan pendek hasil pembacaan mereka masing-masing. Bila hasilnya baik, tentu ada kemungkinan kumpulan tulisan itu dibukukan, tetapi itu bukan target utama. Target utama proyek ini adalah ruang bertemu, belajar dan bertukar pikiran.

Latar Belakang Proyek

Awalnya adalah obrolan santai dengan John McGlynn dan Dewi Kharima Michellia setelah membaca drama “Fatimah” yang ditulis pada 1938 oleh Hoesin Bafagih. Ketika itu, saya beranggapan, akan menarik untuk berkumpul bersama beberapa perempuan penulis muda untuk mengetahui pembacaan mereka atas drama mengenai perempuan Hadhrami ini. Dalam drama itu Fatimah dibicarakan oleh para lelaki, tak pernah terlihat sosoknya, dan hanya muncul di ujung cerita di dalam keranda. Dalam waktu hampir bersamaan, buku-buku S. Rukiah diterbitkan kembali oleh Ultimus. Satu bukunya, “Kejatuhan dan Hati” (1950), sudah diterjemahkan ke bahasa Inggris dan diterbitkan Lontar dengan judul “The Fall and The Heart” (2010). Buku seputar masa revolusi Indonesia ini sunguh menarik! Michellia dan saya kemudian sepakat bahwa ruang yang kami inginkan adalah sebuah ruang yang lebih luas, di mana setiap orang dapat membaca karya perempuan penulis terdahulu. Kami menyadari, dibutuhkan sebuah usaha tertentu untuk menemukan karya-karya penulis terdahulu, karena banyak yang tidak dicetak lagi atau karena alasan politis dihilangkan atau memang terlupakan begitu saja. Secara ringkas: - kebutuhan ruang bersama bagi perempuan penulis muda untuk berkumpul, bertukar pikiran dan belajar bersama - kebutuhan ruang yang mempertemukan perempuan penulis terdahulu dan yang muda - Karya-karya perempuan penulis terdahulu sulit ditemukan sehingga tak dapat dibaca lagi

Masalah yang Diangkat

Ruang Perempuan dan Tulisan ini akan mengundang 10 perempuan penulis muda, beberapa orang yang telah dihubungi, menyatakan tertarik untuk terlibat dalam ruang ini. Lontar telah memberi lampu hijau untuk dijadikan tempat pertemuan dan memperbolehkan perpustakaannya dimanfaatkan untuk kegiatan ini. Dengan rancangan kegiatan sebagai berikut: 1. Pertengahan Juni 2018: menetapkan pilihan setiap peserta akan membaca perempuan penulis terdahulu mana (tidak harus karya sastra, tetapi karya tulis) – 1 pertemuan 2. Pertengahan Juni sampai pertengahan Juli: pengumpulan bahan dan pembacaan - 1 bulan 3. Pertengahan Juli sampai pertengahan September 2018: pembahasan setiap perempuan penulis terdahulu oleh masing-masing peserta – 2,5 bulan Dengan tahapan seperti di atas, ada beberapa hal yang kami harap dapat diraih dari ini, yakni: - Setiap peserta (maksimal 10 perempuan penulis muda) dapat mempelajari 1 perempuan penulis terdahulu - Dengan presentasi hasil penemuan dan pembacaan, semua mendapat pengalaman atas pembacaan yang lain - Terkumpulnya bahan-bahan riset dan karya dari 10 penulis perempuan terdahulu - Dengan kunjungan atau mengundang perempuan penulis terdahulu yang masih hidup, para peserta dapat bertukar pikiran secara langsung - Setiap peserta membuat tulisan (bentuknya bebas) mengenai para perempuan penulis terdahulu yang dapat dimuat di blog atau media sosial, atau –bila mungkin – dibukukan.

Indikator Sukses

1. Bila peserta secara aktif ikut berdiskusi 2. Bila hasil pembacaan mendapat tanggapan yang baik dari publik 3. Bila ada karya tulis yang dihasilkan dari ruang ini

Lokasi

DKI Jakarta

Dana yang Dibutuhkan

Rp.68 Juta

Durasi Proyek

4 bulan