Anda berada di mode pratinjau.
| | |

Pemohon Hibah

NI PUTU SRIDINIARI


Riwayat Berkarya

Bidang Seni yang Ditekuni

lainnya

Pengalaman Berkarya

8 tahun

Contoh Karya

Situs Web

https://kerutanwaktu.wordpress.com/

Media Sosial

instagram.com/kerutan.waktu

Proyek


No. Formulir

1101

Judul Proyek

Indonesian Women Artist’s Database (IWAD)

Lokasi Proyek

Indonesia

Deskripsi Proyek

Indonesian Women Artist’s Database (IWAD) merupakan pangkalan data berisikan informasi komprehensif yang berusaha mengarsipkan sebanyak-banyaknya karya dan profil seniman perempuan Indonesia. Seniman perempuan ini berasal dari periode waktu yang tak terbatas, sudah berkarya minimal 5 tahun di bidangnya masing-masing dan berasal dari seluruh wilayah Indonesia. IWAD akan memberikan akses kepada seniman dengan membangun dan mengembangkan platform kesenian dalam bentuk pangakalan data berbasis website yang nantinya dapat diakses juga oleh khalayak umum. Dengan proses registrasi di awal, para seniman dapat mengunggah dan mengubah data mereka secara mandiri. Kategorisasi entri dalam pangkalan data sebagai berikut (kategori ini akan terus berkembang): seni visual (lukis, keramik, patung, fotografi, seni konseptual), seni pertunjukan (musik, teater, tari), dan seni multi-disipliner (film). Gambaran besarnya, database ini dapat menjadi semacam “wiki” seniman perempuan Indonesia dengan entri valid dan terkategorisasi dengan struktur yang memudahkan pengguna.

Kategori

akses

Latar Belakang Proyek

Ide proyek ini berawal dari kegelisahan akan minimnya partisipasi perempuan dalam skena kesenian, terutama dari pengamatan terbatas di Bali. Sebagai contoh, dalam periode Desember 2017 hingga Februari 2018 di Bali ada sekitar 16 acara pameran seni visual. Hanya 1 diantaranya melibatkan seniman perempuan. Pertanyaan-pertanyaan lalu muncul: Kenapa keterlibatan seniman perempuan begitu kecil? Kemana mereka yang tak mampu menunjukan karyanya? Adakah institusi galeri/museum yang merepresentasikan seniman perempuan? Platform database dapat menjadi jembatan bagi seniman untuk menunjukan karya-karya yang belum dapat dipamerkan atau sulit mendapatkan kesempatan untuk dipublikasikan. Selain itu, karena sifatnya yang komprehensif dan tersentralisasi dalam satu wadah akan memudahkan bagi perorangan atau institusi (kesenian, pendidikan maupun pemodal) yang ingin mencari tahu dan mengenal lebih jauh seniman perempuan Indonesia.

Masalah yang Diangkat

Tidak banyak seniman perempuan yang muncul di skena kesenian mendapat kesempatan yang sama berjuang dan mempertahankan posisi di ranah kreatif dan intelektual. Kesenjangan gender dalam hal ini sangat mengkhawatirkan bagi produksi pengetahuan sejarah seni Indonesia secara umum. Padahal, sangat penting bagi seorang seniman untuk menempatkan diri dalam ekosistem yang tepat untuk berkonsolidasi, berdiskusi dan berafiliasi. Dengan adanya platform database, seniman perempuan dapat mempunyai wadah untuk berbagi, berjejaring sesama seniman, serta kemudahan bagi penikmat seni bahkan kolektor untuk menjalin koneksi langsung dengan seniman.

Durasi Proyek

9 bulan

Indikator Sukses

1. Memberikan kemudahan bagi para seniman untuk mengatur konten halamannya sendiri sehingga kebutuhan seniman untuk berpromosi secara profesional menjadi lebih mudah. 2. Menjadi sumber data bagi para penikmat seni, seniman, pelajar, pendidik, dan institusi untuk menelusuri nama-nama dan profil seniman perempuan Indonesia. 3. Menjadi jembatan antara seniman dan penikmatnya 4. Menjadi sarana edukasi 5. Eksplorasi arsip dan data

Dana Hibah

Rp.145 Juta