Anda berada di mode pratinjau.
| |

Pemohon Hibah

Dineu Herlina


Riwayat Berkarya

Bidang Seni yang Ditekuni

sastra

Pengalaman Berkarya

baru mulai

Situs Web

http://hidden-gems-story.com/

Media Sosial

https://www.facebook.com/hiddengemstory

Proyek


No. Formulir

1089

Judul Proyek

Hidden Gems Story

Lokasi Proyek

Pekanbaru (pimpin proyek berdomisili di Pekanbaru, tapi hampir semua pekerjaaan dilakukan virtual)

Deskripsi Proyek

Hidden Gems Story (HGS) adalah salah satu proyek rintisan yang diluncurkan Perkumpulan Rumah Generasi Permata (RGP). Tujuan dari HGS adalah untuk mensosialisasikan visi & misi dari RGP dengan detail sbb: 1. MENGKAJI ULANG & MENGEMBANGKAN STANDAR BUKU ANAK YANG SEBELUMNYA DITETAPKAN dengan mengamati penerimaan masyarakat terhadap buku-buku (digital & hard copy) yang diterbitkan. Standar buku yang dimaksud adalah buku yang berisi cerita, ilustrasi, science dan religi. 2. PENERBITAN ARTIKEL PADA WEBSITE HGS. Visi dan misi seringkali tidak dimengerti dalam penjabaran untuk pembuatan tema suatu karya (buku, ilustrasi dan video), sehingga penerbitan artikel yang bersumber dari issue sosial-masyarakat sebagai dasar pemikiran suatu karya dirasa diperlukan. Issue sosial-masyarakat yang dimaksud adalah seperti yang disebutkan dalam bagian “latar belakang proyek” dan “masalah yg diangkat”.

Kategori

kerjasama_kolaborasi

Latar Belakang Proyek

A. BERAWAL DARI KEPRIHATINAN KONDISI MASYARAKAT: 1. Kurangnya hiburan & kegiatan ramah anak yang semakin tenggelam dengan penyalahgunaan media & teknologi informasi dan juga kurangnya buku yang menghibur sekaligus yang mengasuh kecerdasan holistik anak. 2. Masih terprovokasi dengan masalah keragaman masyarakat (suku, agama, gender, bentuk & fungsi tubuh, jenis kecerdasan, latar belakang sosial-ekonomi, dll) yang mengarah pada diskriminasi. 3. Adanya penyalahgunaan media (sosial media, TV, radio, media cetak) sehingga issue diskriminasi, bully, penggunaan kata/kalimat yang tak pantas dan konsumerisme yang tidak sehat menjadi semakin mencuat. 4. Indonesia memasuki zaman bonus demografi. Tantangannya, apakah kita dapat memanfaatkan kesempatan ini menjadi pendorong kemajuan. Sayangnya dalam zaman bonus ini, saya juga melihat ada gejala sosial dimana banyak orang khususnya generasi muda yang berbakat terutama dalam bidang seni yang menggunakan bakat mereka hanya untuk bersenang-senang dan kurang tersalurkan untuk kepentingan masyarakat dan disisi lain sebagian mengganggap bakat seni adalah bakat yang kurang prospektif sebagai sumber penghasilan. B. ADANYA MOMEN NOSTALGIA bersama adik angkat saya, yang sewaktu kecil sering saya dongengi. Dari momen itu terlintaslah dalam pikiran, kenapa saya tidak MENCOBA UNTUK MENGORGANISIR sekelompok orang terutama generasi muda untuk menciptakan karya yang dapat menyalurkan bakatnya untuk sesuatu yang dapat mengurangi dampak poin-poin keprihatinan di atas.

Masalah yang Diangkat

1. Bagaimana memfasilitasi generasi muda khususnya yang berbakat dalam bidang seni untuk turut serta memberikan sumbangsih unik mereka dalam membuat sesuatu yang berguna untuk kemajuan kedamaian dalam masyarakat, atau dengan kata lain masyarakat yang memaknai bhinneka tunggal ika dalam konteks kekinian. Sumbangsih yang mengingatkan kembali masyarakat untuk menghargai semua bentuk keragaman dan perbedaan individualistik dan segala bentuk kecerdasaan; sehingga kejadian diskriminatif, bully, konsumerisme yang kurang sehat dan penyalahgunaan media dapat berkurang. 2. Sumbangsih mereka difasilitasi dalam kegiatan literasi untuk anak-anak khususnya dalam pembuatan buku cerita sehingga tercipta pengabdian dengan tujuan moral ganda.

Durasi Proyek

9 bulan

Indikator Sukses

A. KARYA 1. Diterbitkannya 7 artikel pada website HGS. Artikel ini akan mengawali penggalian ide tema dan sub tema cerita pada naskah 2. Diterbitkannya 7 ebook dengan 5.000 download yang terdistribusi di berbagai wilayah di Indonesia. Penulis dan ilustrator berasal dari tim profesional terpilih, muda/i yang diberdayakan maupun masyarakat lainnya. Target 5.000 e-book didownload oleh sekolah, para penggiat literasi dan atau masyarakat umum. 3. Mencetak 3 buku dari 7 buku yg terbit. Buku cetak dibagikan ke beberapa wilayah terutama di Indonesia Timur, dengan targetnya adalah sekolah dan para penggiat literasi. 4. Lomba Review Karya-karya HGS (online). B. MANUSIA • Pemberdayaan awal bagi masyarakat (Acara HGS Mendongeng). Acara ini akan diadakan di satu kota yang berpotensi, yang terdiri dari sesi mendongeng dan kuis. • Pemberdayaan lanjutan bagi relawan yang pernah tergabung dalam pembuatan komik perdana HGS dan masih berkomitmen. 1. Orang yang terlibat dalam proses pembuatan karya proyek HGS terutama tim HGS akan semakin menyadari issue bangsa dan mensyukuri panggilan bakat mereka dalam pengabdian uniknya terhadap masyarakat. 2. 2x pelatihan untuk 4 Illustrator. 3. 1x pelatihan fasilitating untuk pimpinan proyek guna mencapai visi & misi Rumah Generasi Permata. 4. 1X pelatihan sosial media officer. 5. Tim HGS dapat menimba ilmu dari tim profesional.

Dana Hibah

Rp.364 Juta