Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

1004 - Pertukaran Energi Dua Generasi


Nama Inisiator

Berliana Widi Scarvanovi, S.Psi, M.Psi

Bidang Seni

penelitian

Pengalaman

baru memulai

Contoh Karya

Situs Web

Media Sosial

Kategori Proyek

lintasgenerasi

Deskripsi Proyek

Proyek Pertukaran energi Dua Generasi ini memiliki beberapa tahapan, yaitu: 1. Wawancara Dua Generasi Wawancara dua generasi ini akan dilakukan secara terpisah. Fase ini akan memfokuskan pada pandangan masing-masing generasi terhadap gambaran kehidupannya saat ini serta tantangan yang mereka hadapi, ditambah sudut pandang masing-masing generasi terhadap generasi lainnya. 2. Diskusi Dua Generasi Kedua generasi akan dipertemukan untuk berdiskusi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan keduanya. Dalam tahapan ini diharapkan terdapat pertukaran energi dari kedua generasi. Remaja putri diharapkan mendapatkan berbagai arahan berdasarkan pengalaman wanita lansia, sedangkan perasaan memberikan manfaat kepada orang lain diharapkan hadir dalam diri lansia melalui kegiatan tersebut. 3. Pembuatan Buku “Pertukaran Energi Dua Generasi” Pembuatan buku “Pertukaran Energi Dua Generasi” tersebut merupakan dokumentasi proses dari awal hingga akhir. Buku ini juga berfokus kepada sudut pandang dari dua generasi yang berbeda. Peserta akan didorong untuk menuliskan pengalamannya baik sebelum dan sesudah kegiatan. Buku ini diharapkan dapat dinikmati oleh remaja sebagai sebuah dasar dalam mengarahkan energinya yang besar. Dasar ini diberikan berdasarkan pengalaman orang-orang seusianya sehingga diharapkan dapat menyentuh hati remaja lebih jauh. Buku ini juga diharapkan dapat memberikan motivasi kepada lansia untuk terus berkarya dan aktif dalam menyumbangkan pikirannya demi generasi muda Indonesia.

Latar Belakang Proyek

Proyek ini berawal dari ketertarikan penulis mengenai psikologi perkembangan. Dikesempatan yang lain, penulis telah mencoba untuk melakukan implementasi terhadap ide “Pertukaran Energi Dua Generasi”. Implementasi tersebut dilakukan dalam kelas Perkembangan II yang diampu penulis. Tugas akhir dari kelas ini adalah melakukan wawancara kepada lansia di Panti Wredha kemudian menuliskan artikel singkat mengenai pembelajaran yang didapatkan dari wawancara tersebut. Artikel singkat tersebut dibagikan di instagram dengan hastag/tagar #perkembangan2b dan perkembangan2c. Reaksi yang luar biasa datang dari mahasiswa yang melakukan tugas lapangan tersebut karena mereka berhasil menyoroti sebuah sisi kehidupan yang tidak biasa mereka soroti. Berdasarkan keberhasilan tersebut, penulis memutuskan untuk mengangkat ide yang sama di area yang lebih luas, sehingga pertukaran energi dua generasi dapat dirasakan oleh siapapun dan dimanapun.

Masalah yang Diangkat

Remaja merupakan fase dimana individu penuh dengan energi. Energi yang besar tersebut belum memiliki arah yang jelas karena keterbatasan pengalaman. Lansia merupakan fase dimana kebiaksanaan individu mencapai puncaknya, fase dimana individu sampai pada tahapan pemaknaan keseluruhan kehidupan yang telah mereka lewati. Di saat yang sama, lansia tidak memiliki energi yang besar untuk mengimplementasikan kebijaksaan dan makna hidup yang dimilikinya. Kedua kondisi tersebut saling berkebalikan, namun jika dilihat dalam sudut pandang yang lain, sebenarnya kedua kondisi tersebut saling melengkapi. Remaja memiliki energi yang luar biasa besar dengan keinginan untuk mencoba banyak hal baru demi pencapaian identitasnya, namun mereka membutuhkan bimbingan pengalaman. Sementara lansia memiliki pengalaman dan berproses untuk memaknai hidupnya, hal tersebut dapat ditinggalkan melalui generasi berikutnya. Timbal balik antara remaja dan lansia tersebut juga merupakan proses regenerasi. Pengalaman serta harapan yang dimiliki lansia seperti tongkat estafet yang harus diberikan kepada generasi berikutnya agar pengalaman serta harapan tersebut memberikan makna kepada orang lain, bahkan masyarakat secara luas. Pada akhirnya, remaja akan mendapatkan arahan mengenai kehidupan dan lansia akan mendapatkan pemaknaan hidup karena memberikan sesuatu kepada generasi berikutnya.

Indikator Sukses

Indikator sukses dari proyek ini adalah buku yang akan dicetak sebanyan 100 eksemplar. Buku ini berfokus kepada : 1. Proses proyek dari awal hingga akhir (termasuk di dalamnya wawancara dengan subjek dari 2 generasi) 2. Hasil tulisan dari dua sudut pandang (remaja putri dan wanita lansia) 3. Kajian dari sudut pandang psikologi perkembangan

Lokasi

Jawa Tengah

Dana yang Dibutuhkan

Rp.35 Juta

Durasi Proyek

9 bulan