Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

61 - PENTAS KELILING MUSIKALISASI PUISI BALADA PEREMPUAN


Nama Inisiator

R.R ELOK TEJA SUMINAR

Bidang Seni

musik

Pengalaman

5 tahun

Contoh Karya

Peradaban_Yang_Hilang_Elok_Teja_Suminar[1].m4a

Situs Web

Media Sosial

https://www.facebook.com/elok.suminar https://www.instagram.com/elok_tejasuminar/ https://www.instagram.com/sanggargaharu/ https://youtu.be//GDvjvGxOdyc

Kategori Proyek

perjalanan

Deskripsi Proyek

Saya ingin mendokumentasikan puisi-puisi saya ke dalam sebuah antologi sekaligus melakukan sebuah pertukaran budaya dan tradisi melalui pementasan musikalisasi puisi keliling untuk memperkenalkan karya saya dan kearifan lokal yang ada di dalamnya, yang telah saya garap bersama beberapa orang rekan yang juga perempuan. Selain hal tersebut di atas, saya juga ingin memperkenalkan kepada masyarakat di luar Lampung dan berkolaborasi dengan seniman setempat, khususnya seniman perempuan, dan Pulau Jawa yang akan menjadi objek terpilih untuk mempublikasikan karya kami, bahwa karya musikalisasi puisi garapan kami ini berbeda dan layak diapresiasi. Sebab kami juga memperkenalkan kearifan lokal melalui instrument-instrumen khas daerah yang kami mainkan seperti, Seruling, Kendang dan Gamolan Pekhing yang berasal dari daerah Lampung.

Latar Belakang Proyek

Keterbatasan waktu serta minimnya sarana dan prasarana ditambah kodrat yang mau tak mau menjebak perempuan dalam penjara rutinitas sebagai seorang ibu yang harus menjaga dan merawat rumah serta anak-anaknya. Hal itu jelas membuat seorang perempuan tidak bisa secara total berkesenian. Dengan segala keterbatasan itu, bagaimana caranya seorang perempuan bisa tetap berkarya tanpa harus menelantarkan tanggung jawab dan kodratnya? Kegelisahan itulah yang mendorong saya untuk dapat menciptakan sebuah ruang berkarya bagi perempuan. Saya menciptakan lagu dari puisi-puisi yang saya tulis, meski hanya untuk saya nikmati sendiri bersama keluarga dan teman-teman dekat saja. Saya terlahir sebagai seorang perempuan yang mencintai seni. Saya menulis cerpen dan puisi sejak SMP. Belajar menggubah lagu sejak SMA, namun begitu memutuskan untuk berumah tangga, saya hampir tidak punya kesempatan untuk mengeksplorasi kemampuan dan bakat yang saya miliki ke dunia luar. Hingga saat ini, telah puluhan karya berupa cerpen dan puisi dan sekitar 30 karya musikalisasi puisi yang saya lahirkan. Sebagian karya itu hanya mampu saya publikasikan di beberapa media sosial karena keterbatasan-keterbatasan yang mengepung.

Masalah yang Diangkat

BERBAGAI KETERBATASAN DAN PERAN SERTA PEREMPUAN DALAM KEBEBASAN BEREKSPRESI

Indikator Sukses

A. 300 ORANG (LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN) TERJARING DALAM TIAP PEMENTASAN DAN DISKUSI B. 50 ORANG (LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN) BERPARTISIPASI DALAM DISKUSI TENTANG KARYA YANG KAMI PENTASKAN DAN BERBAGAI KETERBATASAN SERTA PERAN SERTA PEREMPUAN DALAM BEREKSPRESI C. TERCIPTANYA KOMUNIKASI DAN KOLABORASI ANTAR PENYAJI DAN SENIMAN SETEMPAT KHUSUSNYA PEREMPUAN. D. TERCIPTANYA KOMUNITAS-KOMUNITAS PEREMPUAN YANG JUGA BERKARYA LEWAT LITERASI MUSIK DAN PUISI

Lokasi

Lampung, Solo, Surabaya, Bangkalan

Dana yang Dibutuhkan

Rp.167 Juta

Durasi Proyek

5 bulan