Anda berada di mode pratinjau.
| | |

Arsipelago – Indonesian Archipelago

823

823 - Arsipelago – Indonesian Archipelago


Nomor:
823

Inisiator:
Taufik Sulaeman

Organisasi:
Ilmu Komputer UPI

Tanggal aplikasi:
16 Sep 2011

Lokasi:
Bandung, Jawa Barat

Dana:
1 Miliar Rupiah

Topik hibah:
Meretas batas – kebhinekaan bermedia

Masa Aktivitas:
Oktober – Maret 2011 (6 bulan)

Deskripsi Proyek:
Arsipelago – Indonesian Archipelago adalah sebuah aplikasi berbasis web yang berisi profil Indonesia dalam bidang sejarah, kebudayaan dan lain-lain. Penyampaian informasi dalam Arsipelago dibuat dengan sangat menarik dan interaktif sehingga pengguna tidak mudah bosan. Contohnya, kami menggunakan peta interaktif atau Tour Guide Indonesian Maps yang tidak hanya melibatkan tulisan tetapi juga image, video dan podcast (cerita bersuara). Kami juga bekerjasama dengan para pakar yang sesuai di bidangnya sehingga informasi yang terdapat pada Arsipelago dijamin kebenarannya. Arsipelago memiliki banyak manfaat terutama dalam bidang pendidikan dan pariwisata. Seorang guru dapat menggunakan Arsipelago untuk menjelaskan sejarah Indonesia dengan lebih mudah kepada peserta didik. Arsipelago juga dapat menjadi media promosi Indonesia ke seluruh dunia karena Arsipelago dapat dibuka oleh siapapun, kapanpun dan dimanapun. Satu hal yang paling penting, Arsipelago dapat membuat warga Indonesia menjadi semakin cinta dan bangga menjadi warga Indonesia karena mereka tahu bahwa Indonesia memiliki warisan sejarah dan kebudayaan yang luar biasa.

Masalah yang ingin diatasi:
Indonesia memiliki jutaan penduduk tetapi tidak semua penduduk atau warga mengetahui sejarah dan kebudayaan Indonesia. Banyak fenomena yang cukup miris seperti pengakuan negara lain bahwa salah satu budaya milik Indonesia merupakan budaya milik negara tersebut, tidak sedikit warga Indonesia yang sudah tidak mau menggunakan bahasa daerah dan tidak sedikit pula warga Indonesia yang lebih senang berlibur ke luar negeri atau membeli barang dari luar negeri daripada di negeri sendiri. Hal itu merupakan sebagian kecil dari masalah yang dialami oleh Indonesia. Tidak ada akibat apabila tidak ada penyebab. Begitupun dengan masalah di atas, penyebabnya bisa bermacam-macam. Salah satunya adalah ketidaktahuan warga Indonesia terhadap sejarah dan kebudayaannya. Hal ini bisa dikarenakan oleh media yang menyediakan informasi mengenai sejarah dan kebudayaan Indonesia masih sedikit, sulit untuk dipahami atau media yang ada hanya dapat diakses oleh orang tertentu.

Cara mengatasi dan masyarakat yang diuntungkan:
Pembuatan media informasi dalam bentuk aplikasi website yang menarik dan dapat diakses oleh siapapun, kapanpun dan dimanapun yang kami sebut Arsipelago – Indonesian Archipelago. Adapun fitur-fitur yang terdapat pada aplikasi ini disesuaikan dengan solusi permasalahan yang telah kami jabarkan. Fitur yang tersedia dibagi ke dalam 2 kategori user yaitu pengguna umum dan pakar. Pengguna umum dapat melihat Tour Guide Indonesian Maps berdasarkan beberapa kategori peta seperti sejarah kemerdekaan, kebudayaan Indonesia, situs bersejarah dan lain – lain. Pengguna umum juga dapat melihat deskripsi yang diberikan pakar terhadap objek sejarah dan kebudayaan dengan tampilan peta interaktif, berdiskusi dengan dengan pengunjung lain, spread konten ke jejaring social dengan facebook like dan twitter, memberikan +1 Google, mendownload konten Arsipelago ke dalam berbagai format dokumen, video, Image dan podcast. Lalu pakar mempunyai fitur Pakar page profile, membuat timeline konten berdasarkan posisi pada peta, berkolaborasi dengan pakar lain yang dalam menginputkan konten, setting filterisasi konten untuk dibuka oleh pakar saja untuk didiskusikan. Terakhir, aplikasi Arsipelago di bangun ke dalam 2 jenis device desktop dan mobile platform dengan 3 konsep: Web Desktop, Web Mobile dan Native Aplikasi Android.<br /> Pihak yang menerima manfaat adalah seluruh warga di Indonesia.

Ukuran kesuksesan:
Jumlah total pengguna minimal 2% dari total pengguna internet di Indonesia.

Perkembangan Proyek



Tidak ada aktifitas