Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

787 - Membangun Media Center Kedaruratan


Nama Inisiator

Apri Sulistyo

Organisasi

Humanitarian Forum Indonesia

Topik

Meretas batas – kebhinekaan bermedia

Deskripsi Proyek

Proyek ini ditujukan sebagai upaya melayani para pelaku respon kedaruratan seperti bencana, dan tragedi kemanusiaan lainnya, melalui sistem informasi terpadu dengan memanfaatkan website dan piranti informasi pendukung lainnya seperti upaya membangun cluster respon dengan satu sentral yakni media center. hal ini untuk menghindari risiko bertambah parahnya kondisi korban akibat bencana maupun lainnya akibat kekeliruan, keterlambatan, kesimpangsiuran informasi dalam respon kedaruratan. selain itu hal ini sebagai upaya untuk memnuhi kebutuhan akan informasi yang valid dan terpercaya dalam respon yang saat ini selalu menjadi persolan bagi pihak-pihak terkait baik masyarakat, pemerintah maupun LSM dan masyarkat internasional. dengan jejaring yang kami miliki serta telah ditunjuknya lembaga kami sebagai humanitarian country team mitra bagi UN-OCHA maka upaya untuk mewujudkan suatu sistem informasi terpadu adalah impian kami untuk mewujudkannya. gagasan tentang kebutuhan akan media center kedaruratan ini didasari oleh pergulatan di lapangan kita selama ini dalam respon kemanusian seperti bencana dan terakhir masalah kelaparan di Somalia yang saat ini tengah kami lakukan bersama anggota kami. kami mengiginkan media center ini nantinya menjadi rujukan bagi seluruh pihak terkait dengan kegiatan kemanusiaan khususnya bencana untuk melakukan respon di suatu wilayah, dengan menyediakan seluruh informasi yang dibutuhkan bagi pihak-pihak tersebut melalui sistem jejaring kami.

Masalah yang Diangkat

Kami memiliki anggota delapan organisasi kemanusiaan besar, tujuh di antaranya berlatar belakang keagamaan (LPB Muhammadiyah, World Vision Indonesia (Kristen), PKPU (Islam) Dompet Dhuafa (Islam), Karitas Indonesia, Yakkum Emergency Unit (kristen), YTBI (Kristen), PPKM. kami memiliki sumberdaya yang sangat besar, SDM yang sangat besar dan jejaring yang sangat luas. Namun sebagai sekretariat induk HFI (Humanitarian Forum Indonesia) kesulitan untuk memobiliasi sumberdaya besar tersebut, lantaran kami kekurangan sdm dan sistem yg tepat guna untuk mempercepat jalur koordinasi dan komunikasi secara efektif dan sistem ini bisa diakses oleh siapa saja dan kapan saja untuk membantu mereka melakukan respon dalam keadaan darurat kemanusiaan.selain karena belum adanya sistem informasi tersebut, kami juga belum memiliki SDM yang belum memadai di bidang teknologi informasi. Selain itu hal ini juga kami maksudkan untuk membantu program-program pemerintah untuk mengatasi masalah kemanusiaan.

Solusi

Kami ingin membangun media center kedarutan kemanusiaan, menggunakan jejaring kami untuk mengumpulkan informasi yang dibutuhkan, membangun sistem informasi dan koordinasi berbasis teknologi informasi (website dan aplikasi pendukungnya), melakukan penguatan kapasitas bagi SDM kami untuk melakukan, membangun cluster untuk mendukung sistem ini, dan menjadi jembatan bagi semua pihak baik dalam negeri maupun internasional.
Pihak yang diuntungkan adalah masyarakat yang mengalami kondisi darurat kemanusiaan (korban bencana, kelaparan, keterbelakngan dll), pelaku aksi kemanusiaan, NGO, masyarakat internasional dan pemerintah.

Target

Masyarakat yang mengalami kondisi darurat kemanusiaan (korban bencana, kelaparan, keterbelakngan dll) , pelaku aksi kemanusiaan, NGO, masyarakat internasional dan pemerintah.

Indikator Sukses

Terbentuknya media center kemanusiaan, banyaknya pihak yang mengakses informasi terutama bagi anggota HFI, tersosialisasinya sistem ini bagi masyarakat luas terutama pelaku kemanusiaan, dan adanya pengakuan dari mitra-mitra HFI baik lembaga nasional maupun internasional.

Lokasi

Jakarta

Dana yang Dibutuhkan

950 Juta Rupiah

Durasi Proyek

Desember 2011 – Maret 2012