Anda berada di mode pratinjau.
| |

Media Damai Berbasis Budaya

756

756 - Media Damai Berbasis Budaya


Nomor:
756

Inisiator:
Agus Wahyuni

Organisasi:
NA

Tanggal aplikasi:
16 September 2011

Lokasi:
Pontianak

Dana:
250 Juta Rupiah

Topik hibah:
Meretas batas – kebhinekaan bermedia

Masa Aktivitas:
Januari-Juni 2012 [enam bulan]

Deskripsi Proyek:
Secara geografis Kalimantan Barat sebagai pulau 1,5 luas dari pulau Jawa memiliki beragam etnis mayoritas Dayak, Melayu, Tionghua dan etnis lainnya. Kalbar satu dari pelbagai daerah di tanah air yang rentan konflik berujung pertikaian antar etnis.<br /> Sayang, akses infrastruktur dan komunikasi menjadi batu sandungan bagaimana daerah beranda depan NKRI masih terbelakang. Yang terjadi masyarakatnya mudah terkotak dan terpecah belah sehingga menyebabkan rawan konflik.<br /> Pemecahan masalah tidak akan cukup dengan dialog dan seminar. Harus ada nilai baru bagaimana masyarakat lintas etnis mengenal karakteristik etnis lain. Yang akan kami angkat adalah melalui pendekatan budaya melalui website. Di dalam tampilan website akan diisi dengan format tulisan secara jurnalis dan video dengan format dokumenter.<br /> Gaya bahasa yang kami angkat adalah gaya bahasa santun, penuh empati dan tidak menghakimi. Menceritakan adat dan budaya etnis mulai di sejumlah daerah perbatasan. Seperti Sambas dengan kebudayaan Islam Melayu. Bengkayang, Landak dan Kapuas Hulu dengan etnis Dayak , Singkawang dengan etnis Tionghua dan daerah lainnya. Dengan begitu, antara etnis bisa memahami, “Dimana Bumi Dipijak Disitu Langit Dijinjing.”

Masalah yang ingin diatasi:
Kantong- kantong pusat kebudayaan yang masih asli di sejumlah daerah di Kalbar lokasinya sulit diakses lantaran akses jalan yang rusak dan berlubang menjadi faktor kendala dan tantangan kegiatan. Seperti beragam tradisi Dayak di daerah hulu dan Melayu di daerah pesisir. Di pusat kota sebenarnya ada kebudayaan daerah etnis hanya saja gerak tarian mereka sudah kontemporer. Namun itu menjadi bahan yang nantinya akan diceritakan dan dikemas di dalam website kami.<br /> Kami juga akan menggelar pelatihan penulisan naskah kebudayaan dan pelatihan cameramen pembuatah video kepada warga setempat agar mereka berpartisipasi mengisi website yang kami sediakan. Dengan pengenalan budaya ini, Negara akan semakin kuat dan sulit dipatahkan karena budaya mempersatu keberagaman.

Cara mengatasi dan masyarakat yang diuntungkan:
Kami akan menggandeng tokoh masyarakat dan adat turut berpartisipasi menggelar kegiatan ini. Mulai dari pengambilan gambar sampai teknik penulisan naskah tentang kebudayaan itu sendiri. Kami juga akan menampilkan sejumlah contoh video kebudayaan daerah lain yang bisa diakses dan dilihat pada daerah yang kami tuju untuk mengenalkan keberagaman kehidupan antar etnis.<br /> Pihak yang diuntungkan adalah daerah lokasi budaya, masyarakat sebagai ajang promosi karakter wilayah dan kebudayaan mereka tentu akan berdamak pada kemajuan pembangunan di suatu daerah.

Ukuran kesuksesan:
Partisipasi masyarakat, jumlah kunjungan di website, intensitas pemberitaan dan pengambilan gambar yang terjadwal, mendapat respon dari pemerintah daerah dan menjadi tempat kunjungan wisata dari masyarakat luar.

Perkembangan Proyek



Tidak ada aktifitas