Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

742 - Media Independen Petani Indonesia


Nama Inisiator

Mohamad Irwan Afandi

Organisasi

Sistem Informasi - UPN "Veteran" Jatim

Topik

Meretas batas – kebhinekaan bermedia

Deskripsi Proyek

Media berbasis web ini dibuat utamanya untuk petani sebagai media berbagi informasi terkait dengan pertanian seperti produk pangan yang dihasilkan dan dibutuhkan, harga pangan, pupuk, dan informasi penting lainnya. Dengan media ini diharapkan petani akan lebih terbuka wawasannya dan karena berbasis komunitas maka juga akan mempunyai posisi tawar yang lebih baik ketika berhadapan dengan para tengkulak yang selama ini memonopoli informasi terutama terkait dengan harga.

Masalah yang Diangkat

Permasalahan petani di Indonesia sampai saat ini sangat kompleks mulai dari pre-produksi, produksi sampai dengan pasca-produksi. Permasalahan Pre-produksi ditandai salah satunya dengan kesulitan mendapatkan bibit, sedangkan pada fase produksi petani dihadapkan pada sulitnya mendapatkan pupuk dengan harga yang wajar, cuaca dan serangan hama. Dan pada pasca produksi, petani lagi-lagi dibuat tak berdaya dengan jatuhnya harga pangan yang salah satunya karena ulah para tengkulak yang menguasai informasi mengenai harga sehingga petani tidak tahu dan pasrah ketika produknya dibeli dengan harga jauh lebih rendah dari seharusnya oleh para tengkulak.

Solusi

Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan membangun komunitas petani melalui pembangunan media informasi dan komunikasi berbasis web (online) yang dikelola secara independen oleh petani dan pelaku usaha terkait dengan pertanian lainnya. Melalui media ini petani bisa mengiklankan produk pertaniannya, berbagi dan sekaligus mendapatkan informasi terkait harga komoditas pertanian, jumlah produksi dan kebutuhan pangan, harga pupuk, best practice pengelolaan pertanian, dll. Sementara pelaku lainnya, seperti penyedia jasa transportasi bisa juga bisa beriklan tentang tarif angkutan. Dengan media ini diharapkan petani tidak lagi diperdaya oleh para tengkulak karena sudah tidak buta lagi terhadap informasi terutama terkait dengan harga. Lebih dari itu dengan media online petani juga mempunyai peluang untuk membuka pasar lebih luas yang tentu saja peluang menambah keuntungan.
Pihak yang diuntungkan adalah para petani.

Target

Sebagai fokus dari proyek, maka sudah sewajarnya petani yang paling diharapkan diuntungkan dengan tersedianya media ini. Akan tetapi karena rantai pemasaran juga melibatkan pihak lain, maka penyedia jasa transportasi (misalnya) dan konsumen juga diharapkan memperoleh keuntungan dari media ini.
Sebagai pilot proyek, akan dicoba di beberapa kecamatan di Kabupaten Magetan

Indikator Sukses

Kinerja proyek dapat diukur dengan indikator sebagai berikut:
– petani telah dapat berbagi informasi terkait pertanian (Aktivitas web)
– petani dan pelaku usaha terkait pertanian telah dapat mengiklankan produk dan layanan yang mereka tawarkan
(aktivitias web)
– terjadi transaksi jual beli yang akibat adanya media online dengan harga yang wajar (survei)

Lokasi

Surabaya

Dana yang Dibutuhkan

300 Juta Rupiah

Durasi Proyek

Desember 2011 – Juni 2012