Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

592 - Aplikasi Alternatif Pembelajaran


Nama Inisiator

Kelompok Studi Linux WIMA

Organisasi

Kelompok Studi Linux WIMA

Topik

Keadilan dan kesetaraan akses terhadap media

Deskripsi Proyek

Sistem pembelajaran TIK sebagian besar aplikasi yang diberikan menggunakan aplikasi yang berbayar, padahal dalam kurikulumnya sudah disebutkan untuk mata pelajaran TIK menggunakan istilah pengolahan kata, artinya sekolah diberikan kebebasan untuk memlih aplikasi yang akan dipakai dalam proses pembelajaran, sebagian besar sekolah menggunakan open office dengan SO windows, belum dan bahkan tidak ada yang menggunakan aplikasi alternatif yg murah yaitu open office dengan SO linux. Peran mahasiswa disini sangatlah penting untuk mensosialisasikan dan pelatihan kepada pelajar untuk lebih mengenal aplikasi alternatif yang murah ini.

Masalah yang Diangkat

1. Kurangnya komunikasi antara pelajar di karisedenan Madiun
2. Tidak adanya forum yang bisa menjembatani komunikasi dan informasi antar pelajar
3. Tidak tersedianya SDM di daerah terpencil di willayah karesidenan madiun
4. Kurangnya kesadaran dari guru dan pelajar tentang penggunaan Open Source Software

Solusi

1. Melakukan road show di sekolahan se karesidenan Madiun
2. Mengadakan sosialisasi, pelatihan, dan seminar untuk kalangan guru dan pelajar
3. membentuk komunitas studi linux di masing-masing sekolahan
Pihak yang menerima manfaat dari proyek ini adalah para guru dan pengajar TIK, pelajar di tingkat SM dan SMA se karesidenan Madiun, dan masyarakat umum yang peduli dengan OSS.

Target

1. Pada guru dan pengajar TIK di semua sekolahan se karesidenan Madiun dari tingkat SMP dan SMA 2. pelajar di tingkat SM dan SMA se karesidenan Madiun 3. masyarakat umum yang peduli dengan OSS

Indikator Sukses

1. Banyaknya guru yang paham dan mengetahui tentang OOS
2. Laboratorium Komputer di sekolahan sudah terinstal linux
3. terbentuknya forum komunikasi guru TIK se karesidenan Madiun
4. terbentuknya Kelompok Studi Linux di sekolahan se karesidenan Madiun

Lokasi

Madiun, Jawa Timur

Dana yang Dibutuhkan

250 Juta Rupiah

Durasi Proyek

Januari – Agustus (7 bulan)